Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Logo Twitter

Logo Twitter

Desember 2019, Twitter Hapus Akun Tidak Aktif

Rabu, 27 November 2019 | 20:31 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Twitter akan menghapus akun-akun yang tidak aktif mulai Desember 2019. Penghapusan akan dilakukan setelah mengirimkan surat elektronik (surel/e-mail) yang berisi peringatan kepada pemilik akun yang selama lebih dari enam bulan tidak masuk ke dalam platform tersebut.

Surel peringatan juga meminta kepada para pemilik akun tidak aktif untuk segera masuk pada 11 Desember nanti. Jika tidak, akun pengguna akan dihapus dan siap untuk digunakan oleh pengguna yang lain.

"Sebagai bagian dari komitmen kami untuk melayani percakapan publik, kami berupaya membersihkan akun yang tidak aktif untuk menyajikan informasi yang lebih akurat dan kredibel, sehingga dapat dipercaya orang di Twitter," ujar juru bicara Twitter, seperti dikutip dari The Verge, Rabu (27/11).

Menurut dia, kebijakan tersebut diambil sebagai bagian dari upaya mendorong orang untuk secara aktif masuk dan menggunakan Twitter ketika sudah mendaftarkan akunnya. Hal ini juga sesuai dengan yang dinyatakan dalam kebijakan akun tidak aktif Twitter.

Namun, Twitter belum memastikan, kapan tepatnya akun nama pengguna yang dihapus akan tersedia bagi pengguna lain. Menurut juru bicara Twitter tersebut, proses penghapusan akun akan terjadi selama berbulan-bulan dan tidak hanya pada satu hari.

Kebijakan itu tidak hanya akan mempengaruhi orang-orang yang telah meninggalkan Twitter, namun masih memiliki akun di dalamnya. Hal ini juga akan berdampak besar kepada akun milik pengguna yang telah meninggal dunia.

“Kami saat ini tidak memiliki cara untuk mengenang akun Twitter seseorang begitu mereka meninggal. Tapi, tim sedang memikirkan cara untuk melakukan itu," kata juru bicara tersebut.

Upaya pembersihan akun-akun pengguna sebenarnya bukanlah hal yang baru bagi platform berbagi konten online besar global. Sebelumnya, Yahoo juga telah meluncurkan upaya 'daur ulang akun' pada 2013.

Selanjutnya, guna mencegah penghapusan akun Twitter, jika memilikinya, pembaca tidak harus aktif untuk men-tweet untuk membuat akunnya tetap aktif. Anda hanya perlu masuk ke platform media jejaring sosial tersebut agar dinilai tetap aktif.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN