Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate bersama pejabat Kemkominfo hadiri Raker dengan Komisi I DPR RI, Senin (1/2).

Menkominfo Johnny G Plate bersama pejabat Kemkominfo hadiri Raker dengan Komisi I DPR RI, Senin (1/2).

DPR Apresiasi Pencapaian Kemkominfo Tahun 2020

Senin, 1 Februari 2021 | 20:45 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Komisi I DPR RI mengapresiasi pencapaian empat program strategis Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) pada 2020. Empat program strategis meliputi penyediaan infrastruktur teknologi, pengelolaan pos dan informatika, pemanfaatan teknologi, dan komunikasi publik.

Apresiasi itu diberikan setelah mendengarkan penjelasan Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate. Namun, fokus utama Kemkominfo tahun anggaran 2020 adalah memperkuat konektivitas digital dan menciptakan ruang digital yang sehat dan produktif.

"Komisi I DPR RI mengapresiasi capaian kinerja Kemkominfo tahun 2020 dan mendorong agar pencapaian kinerja terus ditingkatkan tahun 2021," ujar Wakil Ketua Komisi I Bambang Kristiono, dalam Rapat Kerja Komisi I dan Kemkominfo di Gedung DPR RI Senayan, Jakarta, yang disiarkan secara virtual, Senin (1/2).

Dalam rapat kerja itu, Menkominfo memaparkan, untuk program penyediaan infrastruktur teknologi, Kemkominfo memperkuat infrastruktur telekomunikasi sekaligus infrastruktur data secara simultan. 

Hal tersebut dapat dilihat dari beberapa kegiatan yang dilakukan, antara lain berupa pembangunan 1.682 unit base transceiver stations (BTS), khususnya di wilayah 3T Indonesia.

“Kedua, penyediaan 11.817 akses internet di fasilitas publik. Ketiga, pengadaan lahan Pusat Data Nasional, dan yang keempat, pembaharuan sistem pemancar digital TVRI di 34 lokasi untuk mendorong proses digitalisasi televisi, atau analog switch off (ASO),” jelas Johnny.

Selanjutnya, untuk program pengelolaan pos dan informatika, Menkominfo menyatakan sudah berlangsung penambahan spektrum frekuensi radio sebesar 30 Mhz untuk memperkuat konektivitas digital nasional. 

Melalui program pemanfaatan teknologi untuk penciptaan ruang digital yang lebih produktif, lanjut Johnny, Kemkominfo juga di antaranya telah menggelar pelatihan terhadap 58 ribu talenta digital dan literasi lebih kepada lebih dari 200 ribu penduduk.

Selain itu, Kemkominfo telah melakukan proses pemblokiran (take-down) terhadap lebih dari 2 juta konten negatif di dalam ruang digital serta mengembangkan 20 perusahaan rintisan digital (start-up) baru.

Komunikasi Publik

Disamping menyediakan dan mengembangkan teknologi, Menkominfo memaparkan peran nyata Kemkomindo dalam komunikasi publik, khususnya dalam penanganan pandemi Covid-19.

Sepanjang tahun 2020, Kemkominfo telah menggerakkan komunikasi publik mengenai kampanye vaksinasi dalam sembilan lini yang beragam. “Inisiatif ini akan terus diperkuat pada 2021 dengan memanfaatkan jalur-jalur media secara komprehensif dan inovatif, baik di ranah digital maupun nondigital,” tandasnya.

Johnny memaparkan, sejak dibubarkannya Departemen Penerangan, tugas komunikasi publik telah dilakukan secara desentralisasi, atau oleh sektor masing-masing kementerian dan lembaga, bahkan pemerintah daerah. 

“Kemkominfo bertugas untuk melakukan orkestrasi komunikasi publiknya. Karenanya, selama ini, komunikasi publik lebih didominasi secara sektor oleh kementerian dan lembaga,” tutur Menkominfo.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN