Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
alexander rusli

alexander rusli

Gluu Gempur Pasar dengan Strategi B2B

Kamis, 12 Agustus 2021 | 13:47 WIB
Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Gluu, aplikasi marketplace data seluler peer-to-peer terdesentralisasi pertama di dunia yang sebelumnya bermitra dengan Nestlé, Alfamart, dan Great Eastern akan fokus mengembangkan strategi business to business (B2B) sebagai strategi masuk pasar ke depan.

“Kami melihat pasar terbuka sangat lebar untuk Gluu. Oleh karena itu, kami memutuskan menjadikan Indonesia sebagai pasar awal untuk strategi baru ini.  Kami yakin Gluu dapat memberikan nilai tambah dalam membantu kondisi konektivitas data yang kurang konsisten di Indonesia,” ujar investor dan advisor Gluu Alexander Rusli, belum lama ini.

Saat ini, dia menuturkan, Gluu memiliki 130 ribu pengguna, sehingga sekarang adalah waktu tepat untuk fokus di Indonesia dengan strategi B2B. Untuk mendukung keputusan ini, Gluu mengangkat Fidesia Noor dan Jesse Melvin Surya sebagai co-CEO Gluu, sedangkan Stephen Lee dan Lin Shu Fen, co-founders Gluu, menjadi anggota dewan direksi untuk memastikan arah Gluu ke depan tetap sesuai dengan intensi awal.

Fidesia Noor menuturkan, layanan B2B Gluu yang disebut BizConnect memungkinkan mitra mengetahui dan mempelajari pelanggan agar dapat memberikan layanan atau produk yang tepat sasaran melalui layanan konektivitas peer-to-peer. Selain itu, Gluu menawarkan poin glits yang dapat ditukarkan dengan berbagai macam produk yang dapat dipromosikan oleh mitra, sehingga meningkatkan keterikatan antara pelanggan dan mitra.

“Menurut data Hootsuite, pengguna internet di Indonesia pada awal 2021 202,6 juta orang. Jumlah ini meningkat 15,5% dibandingkan dari Januari 2020 lalu atau meningkat 27 juta pengguna. Hal ini membuka peluang bagi kami untuk mengembangkan Gluu di masa pandemi ini, di mana segala sesuatunya dilakukan secara digital,” kata dia.

Sonny Miharjo setelah meninggalkan posisi CFO Telkomsel dan Rico Usthavia Frans mantan direktur teknologi informasi Bank Mandiri telah bergabung menjadi penasihat senior Gluu menambahkan, kehadiran Gluu akan membawa angin segar bagi industri digital di Indonesia. Hal ini dikarenakan solusi yang ditawarkan ke mitra dapat mempelajari pelanggan dan memahami pelanggan lebih mendalam.

Gluu didirikan pada tahun 2017 di Singapura. Gluu adalah platform berbagi konektivitas peer-to-peer pertama di dunia yang didukung oleh komunitas pengguna dan perusahaan sebagai mitra hotspot tetap. Seluruh koneksi akan melalui Gluu Secure Connect dan dapat menghubungkan siapa saja dan di mana saja. Pengguna individu yang membagikan data selulernya yang tidak terpakai dapat memperoleh Glits, mata uang platform Gluu. Glits dapat diperoleh, dibeli atau digunakan untuk menukar data seluler dengan produk dan layanan dari Gluu Store.

Editor : Harso Kurniawan (harso@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN