Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Grab Kembangkan Program Mendobrak Sunyi

Grab Kembangkan Program Mendobrak Sunyi

Kembangkan Program Mendobrak Sunyi

Grab Layani Lebih Banyak Penyandang Disabilitas

Abdul Muslim, Rabu, 4 Desember 2019 | 08:44 WIB

JAKARTA, investor.id - Grab Indonesia, aplikasi serba bisa terkemuka di Indonesia, memperkenalkan inisiatif baru di bawah program Mendobrak Sunyi yang telah diluncurkan pada September lalu untuk merayakan Hari Disabilitas Internasional. Program ini digulirkan terutama untuk memberikan layanan dan meningkatkan pendapatan yang lebih baik bagi komunitas penyandang disabilitas di Tanah Air.

Sebagai bagian dari komitmen GrabforGood untuk membuat platform Grab lebih inklusif dan dapat diakses oleh semua orang, Grab menambahkan teks terjemahan (subtitles) pada materi video pendaftaran dan pelatihan bagi mitra pengemudi Tuli. Tim layanan pelanggan Grab juga dilatih dengan kemampuan Bahasa Isyarat Indonesia (Bisindo) dasar untuk membantu mereka.

Selain itu, Grab meningkatkan kapasitas GrabKios untuk bisa merangkul lebih banyak mitra dari komunitas disabilitas agar memiliki peluang penghasilan tambahan. Grab juga memperluas layanan GrabGerak, layanan transportasi untuk penumpang dengan kebutuhan mobilitas khusus, ke Medan dan Semarang setelah sebelumnya tersedia di Jakarta dan Yogyakarta sejak tahun 2018.

Untuk melengkapi inisiatif-inisiatif tersebut, Grab menjalin kerja sama dengan Jangkau, sebuah platform online nirlaba yang mengumpulkan dana untuk membantu pemenuhan kebutuhan aksesibilitas manula dan anak-anak yang memerlukan dan Perkumpulan Penyandang Disabilitas Indonesia (PPDI), sebuah organisasi yang memayungi beragam asosiasi sosial disabilitas di Indonesia.

Managing Director Grab Indonesia Neneng Goenadi mengatakan, pihaknya percaya bahwa setiap orang harus memiliki akses yang sama untuk mendapatkan peluang terlepas dari latar belakang, atau kemampuannya. Setelah meluncurkan program Mendobrak Sunyi September lalu, Grab juga ingin melayani komunitas disabilitas lain, selain komunitas teman Tuli.

Hal tersebut pun telah membuka mata Grab pada kenyataan pahit bahwa terdapat banyak tantangan bagi para penyandang disabilitas di Indonesia untuk mencari peluang mendapatkan penghasilan. Apalagi, hal ini bukan disebabkan oleh kurangnya upaya, atau keinginan untuk menciptakan masa depan dan keluarga mereka yang lebih baik.

“Kami akan terus berdialog dan berkolaborasi dengan Gerkatin, sebagai mitra asosiasi teman Tuli nasional kami selama proses peluncuran pada September lalu. Dan sekarang, dengan PPDI dan Jangkau, untuk memahami dan membangun solusi yang dapat melayani kebutuhan para teman Tuli dan komunitas disabilitas lain dengan lebih baik,” ujar Neneng, dalam keterangannya, Selasa (3/12).

6 Terobosan

Sementara itu, ada berbagai hal baru yang dihadirkan oleh Grab Indonesia untuk menjangkau lebih banyak komunitas disabilitas di Indonesia dan menghadirkan mobilitas tanpa batas. Pertama, memastikan kualitas layanan mitra pengemudi Tuli.

Sebagai bagian dari kemitraan Mendobrak Sunyi yang tengah berjalan dengan Gerakan untuk Kesejahteraan Tunarungu Indonesia (Gerkatin), Grab Indonesia telah menambahkan teks terjemahan (subtitle) pada video penerimaan dan pelatihan mitra pengemudi, untuk membantu teman Tuli.

Dukungan visual bahasa isyarat juga akan ditambahkan dalam video tersebut. Di samping materi pendukung untuk teman Tuli, pelatihan Bisindo juga dilakukan untuk staf Grab yang melayani para mitra teman Tuli.

Kedua, menjangkau komunitas disabilitas di luar teman Tuli. Grab pun terus mencari cara lain untuk membuka lebih banyak peluang penghasilan bagi teman Tuli melalui berbagai produk dan layanan. Tidak hanya dapat bermitra dengan Grab sebagai mitra pengemudi, mereka juga bisa menjadi mitra GrabKios.

GrabKios merupakan warung digital yang ditujukan untuk membantu pelanggan guna melakukan isi ulang pulsa, mengirim uang, menabung emas, membeli bahan makanan dalam jumlah besar, dan masih banyak lagi. Semua proses transaksinya bisa dilakukan dari ponsel cerdas para mitra.

Ketiga, bekerja sama dengan organisasi baru untuk peningkatan kualitas layanan. Grab pun telah menekan nota kesepahaman dengan PPDI untuk meningkatkan kapasitas internal, kerja sama program, advokasi kebijakan, dan sosialisasi terkait kebutuhan komunitas penyandang disabilitas untuk mewujudkan Indonesia yang ramah disabilitas.

Keempat, kerja sama untuk donasi melalui GrabRewards. Organisasi lain yang akan didukung Grab melalui platform GrabRewards adalah Jangkau. Mulai Selasa (3/12), pengguna dapat menukarkan poin GrabRewards dan menyumbang ke Jangkau untuk membantu membeli kursi roda, tongkat, dan perangkat aksesibilitas lainnya.

Pengguna Grab dapat menyumbangkan Rp 5.000 untuk setiap 200 poin GrabRewards yang ditukarkan dan Rp 10.000 untuk setiap 400 poin GrabRewards yang ditukarkan. Grab berterima kasih dan akan terus mendukung organisasi seperti Jangkau yang memiliki visi inklusif yang sama di seluruh daerah di Indonesia.

Kelima, Grab juga berkomitmen untuk mendukung keberlanjutan organisasi PPDI, sehingga dapat terus mewakili kebutuhan komunitas penyandang disabilitas. Karena itu, melalui platform GrabRewards, Grab akan menjalankan kampanye donasi selama lima minggu untuk mendukung berbagai kegiatan PPDI.

Keenam, memperluas layanan GrabGerak untuk mobilitas tanpa batas. Pada Desember ini, Grab memperluas layanan GrabGerak ke dua kota baru, yaitu Medan dan Semarang. Pertama kali diluncurkan pada 2018 di Jakarta, GrabGerak merupakan layanan transportasi khusus untuk membantu penumpang dengan kebutuhan aksesibilitas.

Dengan memperluas layanannya, Grab dapat melayani lebih banyak penumpang penyandang disabilitas dengan lebih dari 2.000 armada GrabGerak di Jakarta, Yogyakarta, Medan, dan Semarang pada akhir tahun ini. Grab juga bermitra dengan lebih dari 17 rumah sakit, mal, dan pusat rekreasi di kota yang sama untuk mendukung kebutuhan mobilitas para penyandang disabilitas.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA