Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Orang-orang mengenakan masker pelindung saat berbelanja di sebuah pasar swalayan di Shenyang, provinsi Liaoning, timur laut Tiongkok, pada 10 Februari 2020. ( Foto: STR / AFP )

Orang-orang mengenakan masker pelindung saat berbelanja di sebuah pasar swalayan di Shenyang, provinsi Liaoning, timur laut Tiongkok, pada 10 Februari 2020. ( Foto: STR / AFP )

Hingga 12 Februari, Kominfo Identifikasi 86 Hoaks Virus Korona

Gora Kunjana, Rabu, 12 Februari 2020 | 18:50 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika terus proaktif melakukan pemantauan atas beredarnya hoaks, disinformasi dan kabar bohong terkait Virus Korona atau Novel Coronavirus (2019 n-CoV).

Kominfo telah mencatat, sebanyak 86 hoaks ditemukan hingga hari Rabu (12/2/2020), termasuk hoaks terkait Meikarta yang ditemukan pada tanggal 11 Februari 2020.

“Hoaks yang beredar di media sosial Facebook menyebutkan ada Tenaga Kerja Asing (TKA) asal Tiongkok ditemukan meninggal dunia karena Virus Korona di pembangunan proyek Apartemen Meikarta, Cikarang Selatan. Hal tersebut dibantah oleh Kapolres Metro Bekasi Kombes Hendra Gunawan yang mengatakan bahwa, TKA Tiongkok yang meninggal disebabkan karena faktor kecelakaan kerja, bukan karena Virus Korona,” demikian Kominfo dalam keterangan persnya.

Peningkatan jumlah hoaks tersebut merupakan hasil dari identifikasi dan validasi yang dilakukan menggunakan mesin AIS.

Identifikasi atas beredarnya hoaks Virus Korona ini dilakukan sejak 23 Januari 2020, di mana ditemukan pesan berantai yang disebarkan melalui media sosial dan platform pesan instan. Rata-rata temuan hoaks terkait virus Korona yang diidentifikasi dan divalidasi oleh Kementerian Kominfo terdapat 4 hingga 6 hoaks setiap harinya.

Hasil temuan hoaks, disinformasi dan kabar bohong terkait virus Korona telah tersebar di beberapa daerah di Tanah Air seperti di Jakarta, Depok, Bandung, Jogjakarta, Semarang, Surabaya, Solo, Jember, Jombang, Tulungagung Makassar, Medan, Palembang, Tarakan, Pontianak, Lombok hingga Banda Aceh. Beragam jenis hoaks yang disebarkan misalnya, pasien terinfeksi virus Korona di RS maupun tersebar lewat Bandara dan tempat-tempat umum.

Sebelumnya, Kementerian Kominfo telah melakukan Konferensi Pers pada tanggal 3 Februari 2020 terkait hoaks Virus Korona. Pada Konpers tersebut, Kominfo mencatat sebanyak 54 informasi hoaks, disinformasi dan kabar bohong tersebar melalui media sosial dan platform pesan instan. Kemudian, jumlah tersebut bertambah menjadi 86 hoaks per tanggal 12 Februari 2020.

Kementerian Kominfo kembali mengimbau warganet untuk ikut memantau penyebaran informasi seputar Virus Korona. Jika mendapatkan informasi yang diduga hoaks, disinformasi atau kabar bohong, warganet dapat mengirim ke portal aduankonten.id, pesan WhatsApp di nomor 0811 922 4545 atau email di aduankonten@mail.kominfo.go.id.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN