Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Pemeliharaan jaringan BTS XL Axiata di Kemang, Jakarta. (IST)

Pemeliharaan jaringan BTS XL Axiata di Kemang, Jakarta. (IST)

Jelang Lebaran, Jaringan XL Axiata Ditingkatkan 2 Kali Lipat

Minggu, 9 Mei 2021 | 18:57 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT XL Axiata Tbk telah menyiapkan jaringan telekomunikasi dan data guna menghadapi masa libur panjang Lebaran tahun ini. Pada liburan sekitar satu pekan tersebut, perseroan telah mempersiapkan jaringan dengan peningkatan kapasitas hingga dua kali serta mengoptimisasi area permukiman dan lokasi tujuan wisata.

Peningkatan kualitas jaringan juga dilakukan di sepanjang jalur transprortasi darat di Jawa, Sumatera, Kalimantan, dan Sulawesi. Skenario rekayasa jaringan juga disiapkan jika terjadi kepadatan trafik di suatu lokasi. Perseroan pun mengerahkan sekitar 40 unit Mobile BTS (MBTS) di berbagai lokasi yang diprediksi akan mengalami lonjakan trafik.

 “Jauh-jauh hari, kami sudah menyiapkan secara cermat jaringan telekomunikasi dan data untuk kebutuhan Lebaran tahun ini,” ujar Direktur & Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa, dalam pernyataannya, dikutip Minggu (9/5).

Meskipun ada larangan mudik, lanjut dia, trafik kemungkinan tetap naik signifikan seperti Lebaran tahun lalu. XL Axiata memperkirakan trafik meningkat 20% pada layanan data. Layanan streaming video/musik, instant messenger, gim, dan media sosial akan mendominasi.

“Selain itu, layanan video conference dan video call akan naik sebagai saranan bersilaturahmi karena banyak pelanggan yang tidak bisa mudik dan berkunjung ke sanak family,” imbuhnya.

Gede melanjutkan, persiapan jaringan lainnya berupa pengaturan trafik internet ke arah upstream Malaysia dan Australia menjadi 1,5 kali dan menggunakan dua exchange Singapura dan Australia.

Selanjutnya, tim XL Axiata juga telah mengidentifikasi sekitar 800 titik lokasi yang menjadi pusat mobilitas masyarakat, antara lain pusat perbelanjaan dan lokasi wisata serta tempat ibadah.

Meski ada larangan mudik, optimisasi jaringan pun tetap dilakukan di sepanjang jalur tol Jawa dan Sumatera, bandar udara, terminal bus antarkota, pelabuhan penyeberangan, dan stasiun kereta.

Meskipun kemungkinan tidak akan seramai saat lebaran sebelum pandemic Covid-19, XL Axiata tetap mengantisipasinya agar setiap kebutuhan pelanggan atas layanan telekomunikasi dan data tetap terpenuhi secara maksimal.

Bahkan, rekayasa pengalihan, atau pemecahan trafik tetap disiapkan manakala terjadi kepadatan di suatu area. Dengan demikian, lonjakan trafik di suatu lokasi tidak akan menyebabkan congestion yang bisa menurunkan kualitas layanan kepada pelanggan.

Kondisi Tak Terduga

Menurut Gede, XL Axiata juga telah menyiapkan antisipasi jika sewaktu-waktu terjadi accident tidak terduga, misalnya bencana alam banjir, gempa bumi, dan sebagainya, atau karena faktor teknis yang berpotensi menyebabkan terputusnya jaringan.

“Untuk itu, tim di lapangan akan stanby 24 jam, selain juga ada tim yang terus memantau kondisi jaringan di seluruh wilayah layanan melalui pusat monitoring kualitas layanan XL Axiata - Customer Experience and Service Operation Center (CE&SOC) yang berada di kantor pusat di Jakarta,” tambah Gede.

Pada 2020, libur Lebaran telah meningkatkan penggunaan layanan telekomunikasi dan data signifikan, yaitu rata-rata sekitar 25%. Kenaikan trafik tertinggi pada akses  layanan instant messaging, video call, atau video conference, social network service, dan streaming (gim, video, musik, dan film).

Saat ini, perseroan memiliki 56,02 juta pelanggan dan diperkuat dengan lebih dari 147 ribu BTS, termasuk lebih dari 57 ribu BTS 4G. Jaringan 4G LTE XL Axiata juga terus diperluas dan saat ini sudah mencapai lebih dari 458 kota/kabupaten di berbagai wilayah Indonesia.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN