Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permady (Foto: Dok.Humas Kemenkominfo)

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permady (Foto: Dok.Humas Kemenkominfo)

Kemenkominfo Ajak Masyarakat Dukung 16 Inisiatif TIK Indonesia dalam WSIS Prizes 2022

Rabu, 23 Maret 2022 | 17:42 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA,investor.id- Adopsi dan perkembangan ekosistem teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di Indonesia mendapatkan perhatian di kancah internasional. Inisiatif TIK mendapatkan penghargaan dalam World Summit on the Information Society (WSIS) Prizes beberapa tahun terakhir.

Juru Bicara Kementerian Komunikasi dan Informatika Dedy Permadi menyatakan, dalam WSIS Prizes 2022 terdapat 16 inisiatif karya anak bangsa yang masuk dalam nominasi. Oleh karena itu, dukungan dari masyarakat dibutuhkan agar perwakilan Indonesia mendapatkan penghargaan dan pengakuan secara global.

“Kementerian Kominfo mendorong seluruh masyarakat melakuka voting untuk menelurkan inisiatif-inisiatif baru di Indonesia yang naik kelas menjadi tidak hanya nominator, tetapi menjadi champion bahkan menjadi winner (dalam WSIS Prizes 2022),” kata Dedy dalam Konferensi Pers WSIS Prizes 2022 yang disiarkan secara virtual, Rabu (23/03/2022).

Baca juga :Kemenkominfo Berbagi Cara Sederhana untuk Menjaga Ruang Digital yang Sehat

Dedy menjelaskan, WSIS merupakan ajang yang sangat bergengsi. Setiap tahun, penghargaan diberikan untuk inisiatif bidang TIK yang menonjol di berbagai belahan dunia.

“Jadi di ajang penghargaan ini ada tiga tingkatan, yang pertama adalah nominator, yang kedua sebagai champion dan yang paling atas adalah sebagai winner,” jelasnya.

WSIS Prizes sendiri merupakan forum yang diselenggarakan oleh beberapa organisasi internasional, diantaranya International Telecommunication Union (ITU), United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO), United Nations Development Programme (UNDP), dan United Nations Conference on Trade and Development (UNCTAD).

Pengakuan Global

Beberapa tahun sebelumnya, perwakilan Indonesia baik dari sektor pemerintah, swasta dan masyarakat umum pernah merebut penghargaan level winner. Dedy merinci, tahun 2017 inisiatif Indonesia diwakili oleh ICT Watch, tahun 2018 dari Indonesia Baik dan tahun 2020 Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD) Siberkreasi.

“Apa artinya jika kita mendapatkan winner? Artinya adalah inisiatif Indonesia tersebut diakui secara global dan mendapatkan penghargaan tertinggi di forum WSIS ini,” ujarnya.

Dalam WSIS Prizes 2022, penyelenggara membuka kesempatan kepada berbagai macam inisiatif di seluruh dunia untuk mengusulkan inisiatif-inisiatif yang memiliki impact atau pengaruh yang luas di tengah masyarakat.

Menurut Dedy, Indonesia memiliki berbagai pencapaian dari inisiatif bidang TIK yang selama ini berkembang di tengah masyarakat, baik dari sektor pemerintah, sektor swasta maupun masyarakat secara luas.

“Inisiatif-inisiatif yang memiliki pengaruh luas itu kemudian dilakukan submission atau diusulkan kepada panitia atau penyelenggara, kemudian diseleksi. Hasil seleksinya akan menghasilkan para nominator yang kemudian akan di-vote secara online. Setelah di-vote dan kemudian masuk ke dalam review panel para ahli, maka hasil voting dan hasil panel para ahli akan menemukan champion dan para champion inilah yang akan menjadi calon winner atau calon pemenang penerima penghargaan,” paparnya.

Dedy menilai, 16 inisiatif Indonesia yang terpilih sebagai nominator WSIS Prizes 2022 telah melalui proses yang sangat ketat untuk dinilai apakah layak dijadikan inisiatif rujukan secara global atau tidak.

Baca juga: Kemenkominfo Sediakan 200 Beasiswa S2 Dalam dan Luar Negeri

“Kami sekali lagi mohon dukungan dari semua pihak, karena ada unsur pemerintahan, ada unsur swasta, ada unsur pendidikan, ada unsur masyarakat umum yang masuk ke dalam nominator penghargaan di tahun 2022,” tandas Dedy.

Daftar 16 Nominator

Dedy memperkenalkan 16 inisiatif perwakilan Indonesia yang masuk dalam nominator WSIS Prizes 2022. Adapun Nominator (1) Connecting Frontier, Outermost, and Disadvantaged Regions of Indonesia through Digital Ecosystem Initiatives (BAKTI Kementerian Kominfo), (2) Indonesia Internet Exchange Single Cloud, Bridging Smart Internet Access thru Distributed Internet Exchange in Indonesia (APJII), (3) Indonesia Teaching Fellowship (ITF) – Digital Platform to Enhance Capacity Building for Teachers and Students (BAKTI Kementerian Kominfo).

Kemudian, (4) The Digital Literacy Netizen Fair (Kementerian Kominfo), (5) Impact Adventures – Digital Platform for Promotion of Lesser-Known Tourism Destinations (BAKTI Kementerian Kominfo), (6) Desa Digital (Jabar Digital Service), (7) BAKTIDesa.id - Empowering Village Enterprises through Digital Platform (BAKTI Kementerian Kominfo), (8) Digital Content Writing Training for Visually Impaired People to be A Digital Nomad Talent (Suarise).

Selanjutnya, (9) National Digital Talent Pool-SIMONAS (Kementerian Kominfo), (10) Villages Information Services - Leveraging ICT For Irrigated Agricultural Information (8villages Indonesia), (11) Class Chat - Smart Learning "Application Android for learning without internet quota / data package" (RTIK Magetan), (12) Flood Control System (Jakarta Smart City).

(13) Belajar Mandiri Cerdas Terdidik (MIN 1 Kota Madiun), (14) Generasi Bersih dan Sehat (Kementerian Kominfo), (15) Podcast Talkshow Literat, Jujur dan Kreatif (MIN 1 Kota Madiun), dan (16) Combating COVID-19 Hoaxes through Digital Public Communication and Multistakeholder Collaboration (ICT Watch).

Editor : Emanuel (eman_kure@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN