Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Halodoc dukung pemerintah tangani Covid-19. (Foto: Kemenkominfo)

Halodoc dukung pemerintah tangani Covid-19. (Foto: Kemenkominfo)

Hadirkan Telemedicine di Aplikasi Peduli Lindungi

Kemenkominfo Gandeng Halodoc

Kamis, 25 Juni 2020 | 07:37 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menjalin kerja sama dengan Halodoc, platfom layanan kesehatan jarak jauh (telemedicine). Selanjutnya, platform tersebut akan bisa diakses oleh masyarakat melalui aplikasi Peduli Lindungi. 

Peduli Lindungi merupakan aplikasi yang diinisiasi oleh Kemenkominfo dan pihak terkait di pemerintahan yang bertujuan untuk melacak persebaran Covid-19 di  Indonesia. Jalinan kerja sama dengan Halodoc pun akan memudahklan  masyarakat  tetap terhubung dengan dokter secara daring sebagai upaya pencegahan penularan Covid-19.

Direktur Jenderal Penyelenggaraan Pos dan Informatika Kemenkominfo Ahmad M Ramli mengatakan, berdasarkan Surat Edaran Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Nomor 7 Tahun 2020 dan Nomor 8 Tahun 2020, masyarakat diimbau untuk mengunduh dan mengaktifkan aplikasi Peduli Lindungi pada ponsel pintarnya (smartphone).

Hal tersebut penting untuk dilakukan, terutama ketika masyarakat dalam perjalanan antarwilayah dan mulai beraktivitas serta bekerja kembali pada masa adaptasi kebiasaan baru.

Masyarakat pun akan dapat selalu mengakses informasi yang akurat mengenai pergerakan orang yang dalam status pasien dalam pengawasan (PDP) dan orang dalam pemantauan (ODP). Ini dengan catatan pengguna punya data identitas dan nomor telepon yang benar.

“Apabila merasakan gejala seperti influenza, jangan ragu juga untuk berkonsultasi dengan dokter di Halodoc, sehingga risiko penyakit bisa kita antisipasi lebih dini,” ungkap Ramli, dalam keterangannya, Rabu (24/6).

Sementara itu, aplikasi Peduli Lindungi yang telah diluncurkan pada Maret lalu  hingga kini sudah diakses oleh lebih dari 4 juta pengguna di seluruh wilayah Indonesia.

Aplikasi tersebut memiliki fitur utama untuk memetakan dan memantau pergerakan orang-orang yang pernah dinyatakan positif Covid-19, PDP, dan status ODP.

“Dengan hadirnya layanan telemedicine Halodoc, kini, pengguna Peduli Lindungi bisa lebih waspada saat beraktivitas dan menerapkan protokol pencegahan sesuai anjuran dokter, termasuk saat melakukan perjalanan ke luar daerah,” tambahnya.

Penangangan Covid-19

CEO Halodoc Jonathan Sudharta menuturkan, hadirnya akses layanan Halodoc di aplikasi Peduli Lindungi menjadi langkah awal untuk memperkuat ekosistem penanganan Covid-19 yang lebih komprehensif di Indonesia.

Masyarakat juga bisa mengurangi kunjungan ke fasilitas layanan kesehatan apabila tidak dalam kondisi darurat.

“Melalui kolaborasi ini, kami berharap semakin banyak lagi masyarakat yang dapat memanfaatkan teknologi telemedicine untuk memutus mata rantai penularan Covid-19,” ungkap Jonathan.

Lebih lanjut, mengenai Peduli Lindungi, aplikasi ini diyakini akan semakin banyak dimanfaatkan oleh masyarakat karena keamanan akses dan akurasi data yang ditawarkannya.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN