Menu
Sign in
@ Contact
Search
Kemenkominfo dan BPSDM Kemendagri bekerja sama dalam menyelenggarakan kegiatan literasi digital sektor pemerintah untuk ASN Jawa Tengah 
Sumber: Istimewa

Kemenkominfo dan BPSDM Kemendagri bekerja sama dalam menyelenggarakan kegiatan literasi digital sektor pemerintah untuk ASN Jawa Tengah Sumber: Istimewa

Kemenkominfo Gelar Literasi Digital ASN Jateng

Sabtu, 6 Agustus 2022 | 15:00 WIB
Indah Handayani (handayani@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika RI (Kemenkominfo) dan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) bekerja sama dalam menyelenggarakan kegiatan literasi digital sektor pemerintahan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Provinsi Jawa Tengah, pada 26-29 Juli 2022.

Kegiatan literasi digital sektor pemerintahan bertujuan untuk meningkatkan pemahaman literasi digital bagi ASN di Indonesia. Peningkatan pemahaman literasi digital ASN merupakan salah satu target nasional Kemenkominfo menuju transformasi digital di Indonesia.

Baca juga: Kemenkominfo Gelar Pekan Literasi Digital di Kota Batu

Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah Sumarno menekankan, jangan sampai ada lagi ASN gaptek (gagap teknologi) dalam pelayanan publik yang saat ini serba digital. Jadi ASN tidak boleh ketinggalan literasi digital dan digitalisasi. “Jangan sampai kita sebagai ASN  tidak bisa memahami, tidak bisa merespon, tidak bisa masuk di era-era digitalisasi agar kita tidak ketinggalan,“ ungkap Sumarno dalam keterangan pers, Sabtu (6/8/2022). 

Direktur Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo Bonifasius Wahyu Pudjianto menambahkan, kegiatan ini diadakan atas kerja sama dari BPSDM Kemendagri dan Direktorat Pemberdayaan Informatika Kemenkominfo untuk meningkatkan kompetensi ASN di bidang digital. Kegiatan ini sangat penting untuk memperlengkapi ASN di Jawa Tengah dengan pengetahuan literasi digital dalam menggunakan teknologi digital dan untuk diadopsi dalam pelayan publik.

Baca juga: Kemenkominfo Buka Akses Blokir Origin

Bonifasius menjelaskan, ada empat pilar, technical aspek ada kecakapan digital dan keamanan digital, lalu ada 2 non technical. Etika berdigital dan budaya berdigital, karena masyarakat masih suka lupa bahwa dunia digital itu sama saja dengan dunia nyata. “Ini diharapkan dapat memberikan pemahaman yang kuat bahwa teknologi digital tidak bisa lepas dari kita sebagai ASN,” tambah Bonifasius. 

Kepala Pusat Pengembangan Kompetensi Fungsional dan Teknis Kemendagri, Dian Andi Permana, mengajak ASN untuk terus belajar dan mengembangkan kapabilitasnya serta terus berinovasi dan antusias dalam menggerakkan atau menghadapi perubahan, khususnya di era digital ini.

“Sesuai dengan core value ASN, yaitu Ber-AKHLAK,  merupakan akronim dari berorientasi pelayanan, akuntabel, kompeten, harmonis, loyal, adaptif, dan kolaboratif, di mana core value kompeten dan adaptif, memiliki makna bahwa ASN terus belajar dan mengembangkan kapabilitasnya,” ujar Dian. 

Editor : Indah Handayani (indah.handayani26@gmail.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com