Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate Buka Program Stimulus DTS 2020. (Dok Kemenkominfo)

Menkominfo Johnny G Plate Buka Program Stimulus DTS 2020. (Dok Kemenkominfo)

Kemenkominfo Siapkan 5 Program Digitalisasi

Selasa, 23 Juni 2020 | 19:34 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) menyiapkan lima program prioritas untuk percepatan transformasi digital menuju masyarakat digital Indonesia hingga tahun 2022.

Kelima program tersebut terdiri atas penyediaan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK), pengelolaan spektrum frekuensi, pemanfaatan TIK, penataan pengelolaan pos dan informatika, serta komunikasi publik.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengatakan, untuk mempercepat digitalisasi nasional, pihaknya membutuhkan anggaran senilai Rp 22,57 triliun. Anggaran tersebut khusus untuk kebutuhan percepatan digitalisasi hingga 2021 setelah adanya penyesuaian belanja kementerian dan lembaga pada 2020.

“Beberapa anggaran program Kemenkominfo mengalami penyesuaian pada tahun berjalan (tahun 2020) untuk penanganan pandemi Covid-19, sehingga ditunda ke tahun berikutnya, atau diperpanjang waktu penyelesaiannya,” kata Johnny, dalam keterangannya, Selasa (23/6).

Karena itu, Kemenkominfo telah mengusulkan anggaran belanja tambahan (ABT) senilai Rp 2,33 triliun untuk percepatan infrastruktur antara lain untuk membangun base transceiver station (BTS) dan akses internet di wilayah nonkomersial.

“Selain itu, dana tersebut untuk persiapan pusat data nasional sebagai langkah percepatan digitalisasi nasional, operasional layanan publik, dan dukungan sosialisasi Pilkada 2020,” tambahnya.

Digitalisasi

Menkominfo juga memaparkan tentang gambaran kondisi pembangunan infrastruktur telekomunikasi bergerak seluler sebagai fondasi untuk digitalisasi nasional.

Dari total 83.218 desa dan kelurahan di wilayah Indonesia, 70.670 di antaranya saat ini sudah terjangkau layanan jaringan 4G, atau data/internet. Dengan kata lain, masih terdapat 12.548 desa dan kelurahan yang belum 100% terlayani jaringan 4G.

“Sebanyak 9.113 desa dan kelurahan di daerah 3T (tertinggal, terdepan, dan terluar) serta 3.435 desa dan kelurahan di daerah non-3T,” jelas Johnny.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN