Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Kepala Balitbang SDM Kemkominfo Hary Budiarto (kiri) dan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud-Ristek Prof Nizam (kanan). (IST)

Kepala Balitbang SDM Kemkominfo Hary Budiarto (kiri) dan Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud-Ristek Prof Nizam (kanan). (IST)

Kemkominfo dan Kemendikbud-Ristek Kembangkan Talenta Digital Indonesia

Senin, 10 Mei 2021 | 19:14 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) dan Kementerian Pendidikan, Kebudayan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud-Ristek) memperkuat sinergi untuk membangun ekosistem pengembangan talenta digital di Indonesia.

Melalui kolaborasi Akademi Talent Scouting Academy (TSA) Digital Talent Scholarship (DTS) dan program Kampus Merdeka, pemerintah berusaha memfasilitasi para mahasiswa yang memiliki minat dan bakat di bidang teknologi informasi dan komunikasi (TIK).

Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kemkominfo Hary Budiarto mengatakan, pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) yang dilakukan oleh pemerintah perlu dilakukan sinergis untuk meningkatkan jumlah dan kompetensi talenta Indonesia.

Pengembangan SDM pun harus didukung dan dilaksanakan oleh pemerintah dan juga lembaga, organisasi, maupun korporasi swasta, sehingga hasil yang didapat akan lebih masif dan merata.

“Untuk itu, pemerintah berperan tidak hanya untuk melaksanakan program pengembangan, namun juga membangun ekosistem pengembangan SDM,” kata Hary, dalam acara Penandatanganan Kerja Sama (PKS) Kesinergisan Program Peningkatan Kapasitas SDM melalui Pelaksanaaan Kampus Merdeka Dan Beasiswa Talenta Digital secara virtual dari Bogor, Jawa Barat, Senin (10/5).

Berdasarkan PKS itu, Kemkominfo dan Kemendikbud-Ristek memadukan pelaksanaan program Kampus Merdeka dengan Talent Scouting Academy (TSA), salah satu akademi dalam Program DTS yang baru diluncurkan tahun ini.

“TSA akan menjadi salah satu akademi unggulan dari DTS yang fokus pada target peserta, yaitu mahasiswa terbaik di tingkat akhir yang memiliki minat dan bakat di bidang TIK untuk mendapatkan pelatihan melalui magang kerja di industri TIK yang akan menggantikan enam bulan masa perkuliahan di kampus,” imbuhnya.

Sementara itu, Direktur Jenderal Pendidikan Tinggi Kemdikbud-Ristek Prof Nizam menilai kerja sama tersebut juga sangat penting dalam menyiapkan SDM di bidang TIK Indonesia.

“Kemajuan Indonesia ke depan sangat ditentukan dari kesiapan talenta di bidang TIK. Harapan kita, agenda kebutuhan sektor TIK dapat selaras dengan program di Kemendikbud-Ristek dan bisa saling melengkapi bersinergi dengan satu dengan yang lain untuk akselerasi di berbagai sektor,” tambah Nizam.

Dia melanjutkan, sinergi antarberbagai sektor dapat berlangsung terus untuk saling menguatkan dalam pengembangan SDM unggul di Indonesia.

“Kita punya lebih dari 4.000 PT (perguruan tinggi) dari Sabang sampai Merauke. Jika kerja sama itu berlangsung dapat saling menguatkan, skalanya akan sangat besar dibandingkan kerja secara parsial,” tuturnya.

Talenta Digital

Lebih jauh, program DTS merupakan program unggulan pemerintah untuk pengembangan talenta digital guna meningkatkan daya saing digital Indonesia dan memenuhi kebutuhan tenaga kerja bidang TIK menuju revolusi Industri 4.0.

Mengutip hasil survei IMD World Digital Competitiveness Rangking pada 2020, Hary mengungkapkan, daya saing digital Indonesia masih berada di peringkat ke-56 dari 63 negara dan ditargetkan naik ke-45 tahun 2024.

Mengutip hasil riset Bank Dunia, Indonesia membutuhkan sekurangnya 9 juta talenta digital. Dinamika revolusi Industri 4.0 juga membutuhkan peningkatan kompetensi SDM berkaitan dengan teknologi digital terkini.

Dalam Program DTS 2021, Kemkominfo menyiapkan beberapa akademi sesuai kebutuhan peserta, antara lain Vocational Graduate Academy (VGA), Fresh Graduate Academy (FGA), Thematic Academy (TA), Digital Entrepreneurship Academy (DEA), Profesional Academy (PROA), Government Transformation Academy (GTA), dan Talent Scouting Academy (TSA). (man)

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN