Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Peluncuran perpustakaan digital Ruang Buku Kominfo secara virtual. (IST)

Peluncuran perpustakaan digital Ruang Buku Kominfo secara virtual. (IST)

Kemkominfo Luncurkan Perpustakaan Digital Ruang Buku

Selasa, 31 Agustus 2021 | 19:45 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) meluncurkan electronic library atau perpustakaan digital Ruang Buku Kominfo guna memacu minat baca masyarakat. Era digital mendorong Kemkominfo untuk menghadirkan beragam inovasi yang memudahkan akses terhadap jutaan, bahkan, miliaran buku.

Sekretaris Jenderal Kemkominfo Mira Tayyiba mengatakan, salah satu inovasi yang progresif dan futuristik dalam hubungan dengan jagad literasi adalah electronic library, atau perpustakaan digital.

"Melihat efektivitas dan efisiensi dari perpustakaan digital, Kemkominfo, sebagai punggawa transformasi digital di Indonesia, berinisiatif untuk membuat perpustakaan digital yang bertajuk Ruang Buku Kominfo,” ujar dia, dalam webinar ‘Peluncuran e-Perpustakaan Ruang Buku Kominfo’ secara virtual, Selasa (31/8).

Mira menilai, sebagai negara yang tengah berkembang, Indonesia memerlukan sumber daya manusia berkualitas yang tumbuh dan berkembang dari tradisi literasi yang baik, tradisi belajar, dan membaca yang baik.

"Sayangnya, data dari UNESCO menyebutkan bahwa tingkat literasi di Indonesia adalah 0,001%. Artinya, dari 1.000 orang Indonesia, hanya satu orang yang memiliki minat baca,” imbuhnya.

Data tersebut juga sekaligus mengonfirmasi hipotesis bahwa Indonesia perlu lebih bekerja keras untuk meningkatkan rasio literasi nasional karena saat ini masih terbilang rendah.

Menurut dia, memasuki era digital, aktivitas literasi tidak selalu harus paralel dengan tas besar berisikan buku-buku bacaan, rak-rak besar yang dipenuhi buku-buku, maupun menenteng buku ke mana-mana.

"Dengan perpustakaan digital, orang tidak perlu antre di toko buku untuk membeli buku, orang tidak perlu memenuhi lorong-lorong perpustakaan untuk membaca buku. Bahkan, orang tidak perlu menenteng buku fisik ke mana-mana," tutur Mira.

Saat ini, perpustakaan offline Kemkominfo memiliki koleksi  3.378 eksemplar buku yang terdiri atas 2.137 judul. Selain itu, terdapat 10.000 eksemplar buku koleksi Departemen Penerangan yang masih dalam proses integrasi ke Ruang Perpustakaan Kemkominfo. 

"Dari sisi SDM, saat ini, jumlah anggota perpustakaan Kemkominfo yang terdaftar adalah 309 orang. Sedangkan untuk e-Perpus, saat ini,  Kemkominfo memiliki 254 judul dengan 119 pengguna terdaftar," ungkapnya.

Dengan keberadaan perpustakaan digital, Mira mengharapkan sivitas Kemkominfo dan masyarakat umum dapat memanfaatkan aplikasi e-perpus.

"Kami berharap, ini sebagai sarana untuk meningkatkan aktivitas membaca, sehingga pada akhirnya atmosfer literasi di lingkungan Kemkominfo semakin kuat," harap dia.

Perpustaan Digital

Perpustakaan digital merupakan perpustakaan yang berbentuk electronic library yang memiliki koleksi buku dalam bentuk elektronik (e-book). Setiap orang pun bisa mengakses dari komputer, atau gawai dari mana dan kapan pun.

"Kita tidak perlu keluar rumah dan bisa mendapatkan informasi atau pun pengetahuan secara mudah. Artinya, Work From Home, atau pun School From Home tidak menjadi alasan untuk tidak membaca," tandas Mira.

Ruang Buku Kominfo pun sudah bisa diunduh dalam aplikasi Playstore dan App Store. Setelah mendaftar dan terkonfirmasi, pengguna bisa membaca e-book yang ada di Ruang Buku.

Dia pun mengajak semua warganet untuk memanfaatkan aplikasi Ruang Buku Kominfo seoptimal mungkin. “Bergerak maju bersama dalam mengembangkan budaya literasi dan menciptakan lompatan besar yang inovatif di era transformasi digital, menuju Indonesia Terkoneksi: Semakin Digital, Semakin Maju!” pungkas dia. 

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN