Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Lintasarta Arya Damar. Foto: IST

Direktur Utama Lintasarta Arya Damar. Foto: IST

Konsorsium Artajasa dan Lintasarta Kembangkan Sistem 'Third Party Card Management'

Kamis, 22 Juli 2021 | 12:30 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, Investor.id - Perusahaan pelopor sistem pembayaran dan prinsipal layanan ATM Bersama, PT Artajasa Pembayaran Elektronis (Artajasa) dan PT Aplikanusa Lintasarta (Lintasarta) sebagai penyedia layanan solusi total teknologi informasi dan komunikasi (TIK), berkolaborasi menghadirkan layanan baru, Third Party Card Management (TPCM). Kolaborasi konsorsium ini didukung PT Worldline Internasional Indonesia (Worldline).

Direktur Utama Lintasarta, Arya Damar mengungkapkan,  TPCM merupakan solusi lengkap untuk pengembangan proses bisnis produk berbasis kartu kredit hingga paylater account.  “Layanan Third Party Processor (TPP) pertama di Indonesia ini terbilang lengkap dengan cakupan layanan aktivasi, transaksi, pembuatan tagihan, hingga pengawasan dari fraud,” kata Arya melalui virtual conference, Kamis, (22/7).

Arya Damar menjelaskan, layanan itu juga memungkinkan industri keuangan mengembangkan bisnis berbasis kartu kredit secara eksklusif dengan brand perusahaannya. “Solusi ini akan membantu industri keuangan menurunkan biaya investasi dan operasional kartu kredit, seperti penerbitan kartu kredit, pencatatan transaksi, hingga penanganan fraud,” ujar dia.

Dia menambahkan, kerja sama dengan perusahaan nasional maupun internasional memberikan kemudahan kepada nasabah untuk bertransaksi di mana pun dan kapan pun. “Di sisi lain perusahaan perbankan dalam mengelola kartu kredit dapat tetap fokus pada bisnis inti perusahaan,” tutur dia.

Menurut Arya, didukung tenaga infrastruktur profesional dan pakar di bidangnya, Lintasarta mampu memberikan layanan prima dan andal bagi bank dengan memenuhi kebutuhan infrastruktur TPCM, yaitu menggunakan data center di Technopark, Banten, ditunjang Disaster Recovery Center (DRC) di Jatiluhur, Jawa Barat. Infrastruktur itu juga didukung sistem keamanan yang mampu memproteksi hingga ke lapisan (layer) tujuh aplikasi.

Layanan tersebut, kata Arya, hadir karena Artajasa, Lintasarta, dan Worldline bersama-sama menyadari bahwa dalam beberapa tahun terakhir cara bertransaksi masyarakat mengalami pergeseran dari cara konvensional menjadi cashless atau tanpa menggunakan uang tunai.

Karena itu, menurut dia, kalangan perbankan dan insitusi keuangan dituntut mengembangkan produk untuk memenuhi kebutuhan digitalisasi. Namun untuk melakukan pengembangan sistem digital yang mumpuni diperlukan investasi sistem yang besar.

Dia mengatakan, salah satu pilihan efisien yang dapat dilakukan adalah bekerja sama dengan pihak ketiga yang dapat mendukung sistem dan menangani operasional dari proses bisnis berbasis kartu hingga paylater account. “Untuk itu, layanan TPCM ini menjadi jawaban atas kebutuhan institusi perbankan ataupun institusi keuangan lainnya,” tandas Arya.

Persaingan Perbankan

Direktur Artajasa, Siti Hidayati menambahkan, konsorsium Artajasa dan Lintasarta dengan dukungan Worldline hadir karena memahami adanya tantangan dan persaingan di kalangan perbankan dan institusi keuangan dalam melayani pelanggan.

“Kami ingin mengambil peran sebagai penyedia solusi, khususnya di bidang sistem pembayaran dan manajemen card issuing. TPCM adalah solusi bagi perbankan dan institusi keuangan untuk menjalankan bisnis secara cepat dan efisien dengan mengedepankan konektivitas langsung dengan prinsipal internasional, efisiensi harga, kecepatan, dan keamanan,” papar Hidayati.

CEO Worldline Asia Pasifik, Tee Kee Ming mengungkapkan, kolaborasi strategis tersebut mampu menghadirkan TPCM pertama di Indonesia. Peluncuran yang tepat waktu ini akan membantu lebih banyak bank menengah dan kecil untuk mempercepat transformasi pembayaran digital mereka.

“Ini juga memungkinkan populasi yang lebih besar di Indonesia berpartisipasi dan menikmati manfaat pembayaran tanpa uang tunai dan digital. Worldline berkomitmen penuh menghadirkan lebih banyak solusi dan layanan terbaik di Indonesia untuk mendukung pertumbuhan industri pembayaran,” tegas Ming.

 

Editor : Abdul Aziz (abdul_aziz@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN