Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
KPI rilis riset indeks program TV. (Foto: Dok Kemenkominfo)

KPI rilis riset indeks program TV. (Foto: Dok Kemenkominfo)

KPI Rilis 5 Kategori Program TV Berkualitas

Abdul Muslim, Kamis, 12 Desember 2019 | 20:15 WIB

JAKARTA, investor.id - Hasil riset Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) tentang Indeks Kualitas Program Siaran TV 2019 Periode Kedua menyebutkan, lima kategori program siaran televisi (TV) di Tanah Air telah berhasil memenuhi standar nilai berkualitas, atau di atas 3,0 dari delapan kategori program yang menjadi kajian.

Kelima kategori program tersebut terdiri atas program Wisata dan Budaya dengan skor indeks 3,19, Religi 3,09, Berita 3,21, Anak 3,12, dan Talkshow 3,22. Hasil ini melampaui hasil riset KPI periode pertama yang hanya menampatkan empat kategori program dengan nilai di atas standar 3,0.

Namun, dalam riset periode kedua ini, KPI juga masih menemukan tiga kategori program yang belum memenuhi standar, atau skor indeksya masih di bawah 3.0, yakni program Infotainment 2,34, Variety Show 2,52, dan Sinetron 2,48.

Perolehan nilai ketiga kategori program tersebut juga cenderung mengalami penurunan kualitas jika dibandingkan dengan riset KPI periode pertama, yakni Variety Show sempat mencapai skor indeks 2,75, Infotainment 2,56, dan Sinetron 2,53.

Koordinator bidang Riset KPI Pusat Andi Andrianto, mengatakan hasil riset tahun 2019 periode dua tersebut menandakan adanya peningkatan cukup signifikan, terutama pada lima kategori program yang nilainya telah memenuhi standar.

“Perolehan pada kelima kategori itu termasuk konsisten karena dari setiap periode riset nilainya selalu memenuhi standar KPI,” kata dia, seperti dikutip dari laman kominfo.go.id, Kamis (12/12).

Andi berharap, hasil yang dicapai kelima kategori program yang telah berkualitas di atas tersebut dapat dipertahankan dan terus ditingkatkan. Hasil ini juga dapat menjadi acuan dan masukan bagi pengiklan untuk menempatkan iklan pada kelima kategori program yang berdasarkan hasil riset indeks KPI telah berkualitas.

Perbaikan

Berkaitan dengan tiga kategori program yang masih di bawah standar kualitas, dia mengatakan harus ada langkah strategis dan juga sinergi dari berbagai pemangku kepentingan penyiaran untuk memperbaiki dan meningkatkan kualitas, terutama pada program Infotainment.

Berdasarkan catatan KPI, dalam lima tahun terakhir, program Sinetron, Variety Show, dan Infotainment, masih belum meningkat indeksnya. Artinya, tiga kategori program siaran tersebut belum memenuhi standar kualitas KPI selama lima tahun pelaksanaan riset.

Begitu juga, lanjut dia, ada catatan yang perlu diperhatikan lembaga penyiaran. Misalnya, program Variety Show seringkali kurang memperhatikan aspek relevansi topik dan kepekaan sosial. Sebab, masih ada muatan kekerasan, serta tidak menghormati orang dan kelompok tertentu.

Kemudian, untuk program Sinetron, riset KPI masih menemukan adanya aspek ‘kekerasan’ dan persoalan ‘relevansi cerita‘.  “Sementara itu, untuk program Infotainment, aspek yang masih perlu mendapat perhatian adalah untuk menghormati kehidupan pribadi, menghormati nilai dan norma sosial, dan informatif,” tambahnya.

Meskipun masih perlu perbaikan agar sesuai dengan standar kualitas KPI, dalam tiga tahun pelaksanaan riset (2017-2019), indeks secara keseluruhan dalam setiap periode berbeda-beda. Namun, beberapa program siaran menunjukan tren perubahan ke arah yang lebih baik.

Pada periode riset pertama tahun 2017, rata-rata indeks kualitas program siaran TV 2,84, periode kedua 2,88. Selanjutnya, pada periode pertama tahun 2018, indeknya 2,84, indeks periode kedua 2,87, dan indeks periode ketiga 2,81. Untuk periode pertama tahun 2019, skor indeksnya 2,93 serta indeks periode kedua 2,90. 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA