Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Halaman depan laman indoxxi. (IST)

Halaman depan laman indoxxi. (IST)

Laman Film Ilegal Indoxxi Tutup Januari 2020

Rabu, 25 Desember 2019 | 20:10 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pengelola Indoxxi, laman (website) menonton film melalui jalur distribusi tidak resmi, mengumumkan akan menutup lamannya mulai 1 Januari 2020. Hal ini akan dilakukan diduga karena adanya ancaman pemblokiran dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo).

"Sangat berat, tapi, harus dilakukan, terima kasih kepada seluruh penonton setia kami. Terhitung sejak 1 Januari 2020, kami akan menghentikan penayangan film di website ini," ungkap pengumuman di laman Indoxxi, seperti dikutip Rabu (25/12).

Sementara itu, Indoxxi menyebut alasan penutupan situsnya demi mendukung dan memajukan industri kreatif di Tanah Air. Terakhir, situs tersebut masih dapat diakses dengan kata kunci indoxxi.com, dan, pengguna akan secara otomatis dialihkan ke situs tersebut.

Akibat rencana penutupan tersebut, tanda pagar #indoxxi, Selasa (24/12) pagi pun sempat bertengger di urutan teratas platform mikroblog Twitter di Indonesia. Netizen merasa kecewa dan sedih karena penutupan website tersebut.

Bahkan, mereka makin sedih ketika mengetahui karya-karya dua penerjemah subtitle kesohor dunia maya di Indoxxi, Lebahganteng dan Pein Akatsuki yang tidak akan bisa dinikmati mulai awal 2020. "Tidak semua pahlawan memakai jubah #lebahganteng #PeinAkatsuki," tulis salah satu netizen di Twitter.

Sebagai laman gratis untuk menonton film-film top dunia, bahkan, terkadang, film terbaru Hollywood sudah ditayangkan setelah beberapa hari versi resminya diputar di bioskop resmi. Karena gratis, penonton pun seringkali disuguhi iklan pembuka kasino dan judi.

Sebelumnya, Kemenkominfo telah menyatakan akan mengkaji pemblokiran IndoXXI. Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate pun mengatakan, pemerintah tidak ingin aksi pembajakan film mengganggu perekonomian Indonesia.

Johnny mengatakan tidak dapat melegalkan situs web streaming lantaran tak sesuai dengan Hak atas Kekayaan Intelektual (HaKI). Sepengetahuannya, sudah ada negara yang dituntut karena maraknya pembajakan film.

Dia juga khawatir, kegiatan ilegal seperti yang dilakukan IndoXXI menghalangi investor masuk ke Indonesia. Padahal, pemerintah tengah fokus membangun iklim investasi dan kepastian usaha yang baik guna mendorong perekonomian. “Jangan sampai kami membuat rencana ekonomi yang baik ini, justru terganggu," kata Johnny, seperti dikutip Antara, Senin (23/12).

Kemenkominfo akan bekerja sama dengan Direktorat Hak Kekayaan Intelektual Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia, penegak hukum, dan asosiasi industri kreatif untuk mengatasi peredaran karya secra ilegal, termasuk di antaranya laman streaming film dan musik.

"Di era digital, kekayaan (hak cipta) yang harus dilindungi. Kalau nggak, nanti, orang malas berkreasi," tutup Semuel.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN