Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Link Net. Foto: IST

Link Net. Foto: IST

Link Net Tetap Ekspansif

Abdul Muslim/Emanuel Kure, Selasa, 5 Mei 2020 | 08:18 WIB

JAKARTA, investor.id  – PT Link Net Tbk dengan merek dagang First Media, pemimpin industri pay TV dan fixed cable broadband internet di Indonesia, tetap ekspansif di tengah pandemi Covid-19. Tahun ini, perseroan menganggarkan belanja modal (capital expenditure/ capex) Rp 2 triliun untuk penetrasi ke tujuh pasar baru.

Pertumbuhan pelanggan dan pendapatan tahun ini juga diyakini tetap bagus dengan ditunjang bebagai inovasi layanan untuk memuaskan pelanggan.

CEO & President Director PT Link Net Tbk Marlo Budiman mengatakan, belanja modal tahun ini difokuskan untuk ekspansi ke tujuh kota di Pulau Jawa, yakni Cirebon, Purwakarta, dan Cikampek di Jawa Barat, Kediri dan Madiun di Jawa Timur, Tegal di Jawa Tengah, serta Yogyakarta.

Menurut Marlo, broadband internet saat ini sudah merupakan utilitas primer rumah tangga di Indonesia, setara air dan listrik. Apalagi selama masa pandemic Covid-19 yang diharuskan untuk belajar dari rumah dan bekerja dari rumah (work from home/WFH).

“Ada joke, kalau listrik mati masih ebih mending daripada mati Wi-Fi (internet). Itu sebelum WFH loh. Apalagi sekarang WFH dan online learning, internet menjadi kebutuhan primer sekali,” ungkapnyadalam Media Visit ke Beritasatu Media Holdings melalui konferensi video, Kamis (30/4/2020) pekan lalu.

Hadir juga pada kesempatan tersebut jajaran manajemen Link Net, yakni Deputy CEO & Chief Operating Officer Link Net Victor Indajang, Enterprise Sales Director Link Net Agung Satya Wiguna, dan Deputy Chief Marketing Officer Link Net Santiwati Basuki. Di jajaran manajemen dan redaksi grup Beritasatu Media Holdings (BSMH), hadir CEO BSMH Nicky Hogan,Chief Operating Officer BSMH Anthony Wonsono, dan News Director BSMH Primus Dorimulu.

Bisnis Utama

Link Net terus lakukan ekspansi
Link Net terus lakukan ekspansi

Link Net dengan merek dagang First Media merupakan perusahaan dengan fokus bisnis internet service provider (ISP) fixed broadband. Perseroan menjual dua layanan (double play), yakni broadband internet dan TV berbayar (pay TV) dengan memakai jaringan kabel. Link Net mengambil alih bisnis tersebut dari PT First Media (FM) Tbk sejak 2011.

Perseroan memiliki hak merek dagang First Media secara jangka panjang selama 20 tahun dari PT First Media (FM) Tbk dan bisa diperpanjang lagi karena satu grup, Lippo Group. Link Net sudah berkiprah 20 tahun dan berdiri tepatnya pada 28 Maret 2000. Selain menjual layanan utama double play, kata Marlo, Link Net juga sudah bekerja sama dengan operator telekomunikasi seluler seperti Indosat dan XL, untuk menunjang penjualan produk triple play, yakni wireless-telephony, broadband internet, dan juga pay TV.

Segmen Bisnis

CEO & President Director Link Net Marlo Budiman
CEO & President Director Link Net Marlo Budiman

Lebih jauh Marlo menjelaskan, layanan bisnis Link Net ditawarkan ke residensial, ruko, dan juga bisnis/ korporasi (enterprise). Kontribusi segmen residensial terhadap pendapatan mencapai 85% dan sekitar 15% dikontribusi dari enterprise yang dijual secara business to business (B2B) lewat tim First Media Business (FMB).

Saat ini, perseroan telah memiliki 2,5 juta jaringan fiber optik di pinggir jalan dan siap sambung ke pelanggan rumah tangga dan calon pelanggan (home passed).

Adapun pelanggan residensial Link Net telah mencapai 700 ribu rumah tangga. Di bawah kendali Enterprise Sales Director  Link Net Agung Satya Wiguna, Link Net juga memiliki 5.000 offroad client enterprise yang menggunakan layanan dedicated internet dan value added servis lainnya, seperti pusat data (data center), komputasi awan (cloud), serta jasa aplikasi (software) dan solusi (solution). FMB yang melayani korporasi (corporate), lebih fokus pada konektivitas.

“Kita menyediakan corporate TV, baik IPTV maupun analog. Juga manage service, Wi-Fi, itu corporate B2B. Kemudian, di industry solution, ada First Klazz, hospitality solution, dan remote solution,” ujar Wiguna.

Link Net juga menyediakan Cisco Webex meeting bagi pelanggan First Media. Webex menawarkan kepada masyarakat ruang konferensi video untuk halal-bihalal, atau silaturahmi sampai 100 orang. Webex juga bisa dipakai untuk kebutuhan konferensi yang lebih premium bagi 1.000 peserta.

Saat ini, 75% pelanggan Link Net berada di Jabodetabek. Sebanyak 96% pelanggan Link Net/First Media saat ini berlanggaanan combo (broadband internet dan pay TV). Hanya 4% yang berlangganan internet saja.

Keunggulan First Media dari competitor adalah memiliki hampir 200 channel HD dan menjadi satu-satunya operator yang punya channel 4K di Indonesia.

Selain itu, First Media punya produksi channel sendiri, seperti First Warrior untuk olahraga elektronik (e-sport) di channel 999, Rohani Live di channel 392, dan channel 88 untuk rohani Kristen. (hg)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN