Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menkominfo Johnny G Plate di podium (baju putih) acara UPH Festival 2022.

Menkominfo Johnny G Plate di podium (baju putih) acara UPH Festival 2022.

Menkominfo Ajak Perguruan Tinggi Berkontribusi Siapkan Talenta Digital

Minggu, 28 Agustus 2022 | 22:36 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengajak sivitas akademika dan perguruan tinggi (PT) untuk ambil bagian dalam menyiapkan talenta digital nasional. Universitas Pelita Harapan (UPH) pun diharapkan ikut terlibat dan berkontribusi di dalamnya.

Pemerintah kini tengah melakukan percepatan transformasi digital nasional. Salah satu langkah yang dilakukan dengan menyelenggarakan program pelatihan digital dengan menjangkau masyarakat yang lebih luas.  

"Kementerian Kominfo (Kemenkominfo) menyediakan digital talent di semua level, yang paling basic melalui Gerakan Nasional Literasi Digital (GNLD)," ujar Johnny, saat menghadiri Universitas Pelita Harapan (UPH) Festival 2022 di Kampus UPH Tangerang, Banten, Jumat (26/8/2022).

Baca juga: Pemerintah Siapkan Program StimulanTalenta Digital

Menkominfo menyampaikan, Kemenkominfo menyiapkan program GNLD melalui pelatihan dengan empat kurikulum dasar yang mencakup digital safety, digital skills, digital culture, dan digital ethics.

"Pelatihan ini untuk tahu apa dan bagaimana menggunakan gadget agar mereka bisa memanfaatkan digital economy, bisa memanfaatkan e-commerce, anak-anak sekolah kita bisa memanfaatkan digital edutech, e-health, dan lain sebagainya," jelasnya.

Pada level menengah (intermediate), lanjut dia, Kemenkominfo menyediakan pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS). Setiap tahun, pelatihan ini menargetkan sekitar 200 ribu tenaga terampil tingkat menengah (intermediate digital skills).

 "Siapa saja mereka? Siswa tamatan sekolah menengah atas atau sederajat, para mahasiswa atau tamatan sarjana baru untuk mengambil program di dalamnya, dilakukan bekerja sama dengan technology company yang ada di Indonesia," ujar Johnny.

Menurut dia, program DTS memiliki beberapa jenis pelatihan, seperti coding, artificial intelligence, virtual reality, augmented reality, internet of things, big data, hingga digital marketing.

Menkominfo pun mendorong dan mengundang para mahasiswa untuk jangan bergantung pada jurusan yang diambilnya saja. Mereka juga perlu mengetahui semuanya, serta bisa masuk dan terlibat dalam proses digitalisasi.

“Jadi, para mahasiswa-mahasiswa Universitas Pelita Harapan, termasuk yang hari ini (Jumat pekan lalu) 4 ribu hadir (tatap muka dan virtual), please join us, gabung agar kita menghasilkan dan menyiapkan talenta-talenta digital," harapnya.

Johnny menegaskan, program pelatihan digital itu dihadirkan agar jangan sampai terjadi kekosongan tenaga ahli digital di dalam negeri. Demikian halnya, para milenial Indonesia pun jangan hanya menjadi penonton di negerinya sendiri.

"Bahkan, nanti, karena kebutuhannya, talent-talent dari bangsa dan negara lain datang dan mengisi kebutuhan digital talent Indonesia. (Karena itu), isilah itu oleh kita sendiri melalui inovasi dan kreasi di bidang digital, karena milenial adalah digital native," tandasnya.

Program DLA

Kepada Rektor dan pimpinan sivitas UPH, Menkominfo pun mengajaknya untuk ambil bagian dalam program Digital Leadership Academy (DLA). Program pelatihan tersebut menurutnya menjadi penting, karena advance digital skills harus dihasilkan.

Kemenkominfo pun telah bekerja sama dengan berbagai universitas untuk memastikan tersedianya policy makers di bidang digital. Hal tersebut perlu dilakukan, karena pada saat Indonesia mengembangkan program kota cerdas (smart city), harus ada pembuat kebijakan (policy makers) yang paham dan mengerti di daerah-daerah di Tanah Air.

“Pada saat kita mendorong e-commerce, unicorn, start-up digital, kita perlu diberikan pelatihan-pelatihan yang berkaitan dengan digital policy," ujarnya.

Baca juga: Menkominfo: Talenta Digital Jadi Navigator Penggerak Ekosistem Digital

Program DLA dijalankan bekerja sama dengan delapan perguruan tinggi dunia, yakni Tsinghua University, National University of Singapore, Oxford University, Cambridge University, Imperial College London, Harvard Kennedy School, Cornell University, dan MIT.

"Saya mengundang para dosen, para kepala dinas, bupati, walikota, sekretaris daerah di seluruh daerah. Mari manfaatkan (program DLA Kemenkominfo), sekitar 500 seat per tahun untuk ambil bagian di dalamnya. Sekali lagi, saya mengundang untuk mengambil bagiannya menjadi digital master dan mentor, karena ini kita lakukan untuk kita semuanya," imbuh Johnny.

Sementara itu, UPH Festival 2022 dihadiri oleh Menteri Koordinator Bidang Perekenomian Airlangga Hartarto, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi, Direktur Jenderal Amerika dan Eropa Kementerian Luar Negeri, Rektor UPH Jonathan L Parapak, serta sejumlah pimpinan sivitas UPH.

Sementara itu, Menkominfo Johnny G Plate didampingi oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan SDM Hary Budiarto dan Staf Khusus Menkominfo Rosarita Niken Widiastuti.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com