Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Johnny G Plate

Johnny G Plate

Menkominfo akan Berbicara Ekonomi Digital di WEF 2020

Emanuel Kure, Senin, 20 Januari 2020 | 18:34 WIB

JAKARTA, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate menghadiri perhelatan World Economic Forum (WEF) Annual Meeting 2020 yang akan berlangsung di Davos, Swiss, pada Selasa-Jumat (21-24/1) pekan ini. Dia diagendakan bebicara tentang ekonomi digital dan bertemu dengan tokoh-tokoh terkemuka di dunia.

Menkominfo akan menyampaikan pandangannya dalam talkshow bertema Spotlight on Indonesia Unicorn and Digital Economy Advancement: The Big Picture. Tema ini diambil untuk memberikan gambaran lengkap kepada dunia tentang perjalanan unicorn dan decacorn di Indonesia hingga mencapai titik sekarang.

Unicorn merupakan perusahaan rintisan berbasis teknologi (start-up) dengan valuasi lebih dari US$ 1 miliar (sekitar Rp 13,6 triliun). Sedangkan decacorn adalah start-up dengan valuasi minimal US$ 10 miliar (sekitar Rp 136 triliun). Indonesia saat ini memiliki lima decacorn dan unicorn, yakni Gojek, Bukalapak, Tokopedia, Traveloka, dan OVO.

“Begitu juga untuk menyampaikan pandangan pemerintah, dalam hal ini Menkominfo, terkait dukungan untuk ekonomi digital melalui regulasi maupun pengembangan ekosistem digital,” kata Johnny, dalam keterangannya, Senin (20/1).

Pejabat yang dijadwalkan akan melakukan pertemuan bilateral di antaranya Menteri Komunikasi dan Teknologi Informasi Kerajaan Arab Saudi Abdullah Alswaha, CEO Youtube Susan Wojcicki, CEO Google Cloud Thomas Kurian, Presiden Google Asia Pacific Scott Beaumont, dan Presiden Qualcomm Cristiano R Amon.

Bahkan, Menkominfo juga akan berdiskusi empat mata dengan Profesor Klaus Schwab (Pendiri dan Executive Chairman WEF). Profesor Klaus Schwab juga dikenal dengan bukunya The Fourth Industrial Revolution.

Selain itu, para peserta WEF Annual Meeting 2020 akan mendapatkan gambaran dan optimisme tentang perkembangan industri ekonomi digital di Indonesia yang berdampak luas bagi perekonomian. Tidak saja berdampak positif kepada ekonomi Indonesia, namun juga secara regional maupun global.

Dialog juga akan digelar di Indonesia Pavilion yang akan menampilkan Rosan Perkasa Roeslani (Chairman Kadin), Albert (Co-founder Traveloka), Ridzki Kramadibrata (Presiden Grab Indonesia), dan dengan moderator Yasha Chatab (Overseas Development Director WIR Group). Peserta yang diharapkan hadir berasal dari C-level yang mengikuti WEF Annual Meeting 2020.

Indonesia Pavilion akan berisikan agenda sesi workshop, atau talkshow dari para menteri dari Indonesia yang hadir di Davos maupun pimpinan perusahaan nasional yang dipandang memiliki peran signifikan, baik dalam melakukan bisnisnya maupun terhadap perekonomian. Ada pun, sesi-sesi tematik yang dihadirkan menyesuaikan dengan tema WEF 2020, yaitu Stakeholders for a Cohesive and Sustainable World.

Sementara itu, delegasi dari Indonesia lainnya yang datang ke WEF Annual Meeting 2020 beranggotakan Menko Bidang Maritim dan Investasi (Luhut Binsar Pangaribuan), Menko Perekonomian (Airlangga Hartarto), Kepala BKPM (Bahlil Lahadalia), Menteri Perindustrian (Agus Gumiwang Kartasasmita), Menteri Perdagangan (Agus Suparmanto), dan Asisten Deputi mewakili Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (HE Wishnutama Kusubandio).

World Economic Forum Annual Meeting merupakan konferensi tingkat tinggi dan dinilai paling representatif di dunia yang dihadiri oleh sekitar 3.000 kepala negara, pimpinan perusahaan global, pemimpin organisasi politik, penemu-penemu di bidang sains dan kebudayaan dari 90 negara, termasuk 500-an jurnalis dari seluruh dunia.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN