Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate. (IST)

Menkominfo Johnny G Plate. (IST)

Menkominfo Dorong Siswa Berinovasi di Bidang Digital

Minggu, 3 Juli 2022 | 20:27 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Kemajuan teknologi digital membuka banyak kesempatan inovasi, termasuk di sektor pendidikan. Karena itu, Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mendorong siswa untuk mengembangkan inovasi di bidang digital agar menjadi digital native.

Johnny mengatakan, inovasi teknologi melalui perangkat pintar, antara lain  handphone, laptop, dan personal computer (PC), bisa membuat guru dan siswa peserta didik terhubung dengan dunia luar.

Advertisement

“Meskipun saya di Jakarta, namun karena terhubung melalui internet, saya tetap bisa menyapa anak-anakku sekalian yang berada di Nusa Tenggara Timur (NTT). Ini salah satu contoh penggunaan teknologi digital yang akan terus berkembang dan makin canggih,” ungkap dia, dalam “Webinar Pelatihan Fiber Optic Palapa Timur Telematika (Ruteng, Flores, dan Kupang)”, dari Jakarta Pusat, dikutip Minggu (3/7/2022).

Baca juga: Siapkan SDM Digital Berdaya Saing, Kemenkominfo Sediakan Pelatihan dan Beasiswa

Menurut Menkominfo, saat ini, pemerintah bersama dengan operator telekomunikasi maupun pengelola jaringan fiber optic, seperti Palapa Timur Telematika, tengah membangun infrastruktur digital di seluruh wilayah Indonesia.

Dengan ketersediaan infrastruktur digital di tingkat hulu yang memadai, Johnny pun mengajak para guru dan peserta didik di Indonesia untuk memanfaatkannya secara maksimal.

“Saya ingin berpesan agar anak-anakku sekalian dapat memanfaatkan sebaik mungkin medium konektivitas digital yang dimiliki Indonesia untuk terus meningkatkan kompetensi dalam mata pelajaran. Terus berkarya dan memberikan kontribusi yang terbaik bagi nusa, bangsa, masyarakat, dan keluarga,” imbuhnya.

Sementara itu, lanjut dia, di masing-masing kabupaten di Provinsi NTT, para siswa untuk terus belajar mencari ilmu setinggi-tingginya, khususnya di bidang digital, demi kejayaan negeri dan menembus cita-cita kemerdekaan Indonesia secara konkret.

Melalui teknologi internet, Menkominfo menyampaikan bahwa kegiatan belajar-mengajar dapat berlangsung dengan baik. Para siswa pun bisa menggali sebanyak mungkin pengetahuan.

“Melewati batas-batas ruang fisik, bahkan, menghubungkan kita ke dunia global. Dengan demikian, bangsa kita berharap, negara berharap, masyarakat berharap, akan bermunculan para pemimpin baru, bermunculan generasi-generasi masa depan Indonesia dari digital native group,” ungkapnya.

Digital Native

Menkominfo pun mengharapkan mimpi besar dan inovasi luar biasa bisa tercipta dari tokoh generasi muda NTT. Mereka diharapkan muncul dari siswa Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Santo Aloisius Ruteng, SMK Teknik Komputer dan Informatika St Petrus Ruteng, SMK Negeri 1 Kupang, dan para siswa di NTT.

“Di era perkembangan teknologi digital, kita perlu melahirkan generasi digital native yang tumbuh dan berkembang di semua bidang, secara khusus ahli di bidang digital, sehingga dapat berkontribusi di kancah nasional dan kancah internasional,” harap Johnny.

Baca juga: Pendidikan dan Pelatihan Vokasi Dukung Kaum Muda Kompeten di Era Digital

Para siswa yang hadir pun disebutnya sebagai Generasi Digital Native Indonesia, Digital Native Nusa Tenggara Timur, Digital Native Kabupaten Manggarai, Digital Native Kota Kupang, dan Digital Native kapubaten lainnya di NTT.

“Karenanya, (kalian) harus memiliki peran untuk terus mengembangkan inovasi digital demi kemajuan kabupaten, provinsi, dan negara kita,” tandasnya.

Sebagai digital native, Menkominfo mendorong siswa dari Nusa Tenggara Timur untuk memperkuat keahlian digitalnya agar menuai manfaat sebanyak-banyaknya dari perkembangan teknologi digital.

“Untuk itu, perlu mempelajari keterampilan teknis, seperti yang sering disebut sebagai The ABC, yaitu artificial intelligence, big data analytics, dan cloud computing atau komputasi awan, sembari mengembangkan karakter softskill 4C, yaitu critical thinking, creativity, collaboration, dan communication,” pungkas Johnny.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN