Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate (tengah) mengumumkan hasil uji laik layanan 5G Indosat Ooredoo. (IST)

Menkominfo Johnny G Plate (tengah) mengumumkan hasil uji laik layanan 5G Indosat Ooredoo. (IST)

Menkominfo: Indosat Ooredoo Laik Komersialisasi 5G di Indonesia

Senin, 14 Juni 2021 | 16:36 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate mengumumkan bahwa operator telekomunikasi PT Indosat Tbk, atau Indosat Ooredoo, telah mendapatkan Surat Keterangan Layak Operasi (SKLO) untuk komersialisasi teknologi 5G di Indonesia.

Dengan demikian, Indosat Ooredoo menjadi operator telekomunikasi kedua setelah Telkomsel yang mengumumkan komersilisasi teknologi 5G di Indonesia belum lama ini.

“Indonesia telah memasuki era 5G sejak tanggal 27 Mei lalu oleh Telkomsel. Indosat Ooredoo juga telah berhasil menjadi operator telkomunikasi berikutnya yang komersialisasi 5G. Indosat dapat SKLO untuk komersialisasi layanan 5G di Indonesia,” kata Johnny, melalui virtual conference di Jakarta, Senin (14/6).

Menurut Johnny, penerbitan SKLO yang diberikan kepada Indosat Ooredoo berdasarkan pelaksanaan uji laik operasi bertempat di Jakarta Pusat, area Monas, Jalan Medan Merdeka Barat dan Medan Merdeka Selatan. Layanan 5G Indosat pun dinyatakan telah laik operasi.

“Dengan diterbitkannya SKLO menandakan bahwa seluruh sarana dan prasarana untuk penggelaran jaringan 5G yang telah selesai dibangun Indosat dan secara teknis siap dioperasikan,” imbuhnya.

Dia melanjutkan, komersialisasi layanan 5G oleh Indosat Ooredoo akan dilakukan melalui pita frekuensi 1.800 Mhz dengan lebar pita 20 Mhz dalam rentang 1.837,5 Mhz-1.857,5 Mhz.

“Tahapan penerbitan SKLO ini dilaksanakan berdasarkan amanat pasal 4 Permenkominfo No 5 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Telekomunikasi yang merupakan peraturan turunan UU No 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja dan PP No 46 Tahun 2021 tentang Postelsiar,” jelas Johnny.

Enterprise dan Consumer

Sementara itu, President Director & CEO Indosat Ooredoo Ahmad Al-Neama mengapresiasi pemerintah, terutama jajaran Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) yang telah mendukung dan memberikan kesempatan kepada Indosat Ooredoo untuk melakukan komersialisasi layanan 5G di Indonesia.

“Indosat telah siap untuk roll out 5G di Indonesia. Ini merupakan kemajuan bagi Indosat dalam mewujudkan transformasi digital di Indonesia. Kami sangat bangga karena Indosat telah menjadi bagian dari ekosistem ini,” ungkap Ahmad.

Dia melanjutkan, roll out 5G akan mendorong pertumbuhan digital ekonomi di Tanah Air yang lebih cepat untuk membantu segmen enterprise dan consumer. Indonesia merupakan potensial untuk menjadi negara yang memiliki ekonomi digital terbesar di kawasan Asia Tenggara.

“Kami percaya, 5G menjadi intsrumen yang tepat untuk mewudukan realitas tersebut. Pada kesempatan ini, saya berterima kasih kepada pemerintah, terutama Menkominfo yang memberikan kepercayaan dan dukungan kepada Indosat,” imbuhnya.

Sebagai langkah awal penerapan 5G, layanan Indosat Ooredoo akan tersedia di Jakarta, Solo, Surabaya, dan Makassar. “Dan, kami akan terus mengikuti ketersediaan ekosistem yang ada,” pungkas Ahmad.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN