Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate (kanan) bersama Komisaris Utama Telkomsel Wishnutama Kusubandio (kiri) dan Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro (tengah) usai peresmian layanan 5G Telkomsel di Jakarta, Kamis (27/05). (IST)

Menkominfo Johnny G Plate (kanan) bersama Komisaris Utama Telkomsel Wishnutama Kusubandio (kiri) dan Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro (tengah) usai peresmian layanan 5G Telkomsel di Jakarta, Kamis (27/05). (IST)

Menkominfo: Pemerintah Dukung Penuh Komersialisasi 5G

Jumat, 28 Mei 2021 | 20:22 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah, melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo), memberikan dukungan penuh atas implementasi teknologi seluler generasi kelima (5G) di Indonesia. Hal ini disampaikan atas dimulainya layanan komersial 5G Telkomsel.

Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate pun memaparkan potensi komersialisasi 5G yang besar karena meningkatkan efisiensi di level pelanggan. Namun, dia juga mengingatkan, penyelenggara layanan telekomunikasi, atau operator seluler perlu menyiapkan peta jalan (roadmap) yang memadai.

"Efisiensi 5G bagi pelanggan tidak saja secara komersial, tapi juga secara teknologi, karena kecepatannya, manfaatnya itu begitu banyak. Tadi juga digambarkan, seperti gaming, virtual reality dan lain sebagainya yang bisa digunakan. Itu dari human to human communcation, human to machine communcation, dan untuk industri machine to machine communication," ujar Johnny, mengomentari peresmian layanan 5G Telkomsel, dikutip Jumat (28/5).

Menkominfo pun mengapresiasi peresmian 5G Telkomsel, termasuk rencana pergelaran operasi komersial di wilayah Jabotabek dan kota besar lain. Namun, dia mengingatkan, implementasi operasi komersial membutuhkan kerja sama ekosistem, baik kementerian, lembaga, pemerintah provinsi, kabupaten dan kota, hingga pemerintah desa.

“Ini juga perlu dukungan ekosistem industri untuk memastikan pembangunan teknologi 5G berlangsung dengan lancar. Jangan lupa untuk menyiapkan roadmap yang memadai, karena tidak mudah juga untuk menempatkan microcell di kota besar,” ungkapnya.

Menurut Menteri Johnny, penyelenggara telekomunikasi perlu menyiapkan cara yang cerdas dalam menggelar infrastruktur untuk mendukung implementasi 5G yang disesuaikan dengan kebutuhan pengguna.

“Gunakan cara-cara yang tegas, cara-cara yang cerdas, komunikasi yang efektif agar memudahkan kita men-deploy setiap kebutuhan penggelaran ICT infrastruktur untuk mendukung 5G deployment," pintanya.

Di sisi lain, menurut Menkominfo, Presiden Joko Widodo juga telah sering menyampaikan kepada masyarakat bahwa pemerintah akan membangun ibukota negara baru di Kalimantan berbasis teknologi 5G.

Johnny pun menegaskan, hal itu sebagai peluang besar. "Itu peluang, itu kesempatan yang luar biasa, itu pasar. Indonesia mempunyai pasar domestik yang besar," pungkasnya.

Layanan 5G Telkomsel

Seperti diberitakan, setelah menerima Surat Keterangan Laik Operasi (SKLO) 5G dari Kemkominfo  pada 24 Mei 2021, Telkomsel secara resmi telah meluncurkan layanan Telkomsel 5G dengan mengusung tema 5G: Unlock the Future, Kamis (27/5).

Pada tahap pertama komersialisasi 5G tersebut, layanan Telkomsel 5G tersedia di beberapa titik di sembilan kota, di antaranya mencakup wilayah Telkomsel Smart Office (Jakarta) serta di beberapa titik tertentu di enam area residensial di DKI Jakarta, yakni Kelapa Gading Jakarta, Pondok Indah, Pantai Indah Kapuk, Bumi Serpong Damai, Widya Chandra, dan Alam Sutera.

Selanjutnya, layanan bisa dinikmati di GraPARI Bandara Soekarno Hatta, GraPARI Pemuda Surabaya, GraPARI Pettarani Makassar, GraPARI Renon Bali, GraPARI Batam Center, GraPARI Telkom Group Medan, GraPARI Solo, Kantor Balai Kota Solo, GraPARI Balikpapan, Telkom University (Bandung), dan Institut Teknologi Bandung.

Ponsel Mendukung

Sementara itu, smartphone yang mendukung layanan Telkomsel 5G adalah perangkat dengan kemampuan teknologi 5G NSA (non-standalone) pada frekuensi 2.300 MHz, di antaranya yaitu Oppo Reno 5, Huawei Mate 40, Vivo X60, dan Vivo X60 Pro.

Telkomsel akan terus memperluas kerja sama dengan berbagai mitra device untuk menghadirkan pilihan yang bervariasi bagi seluruh pelanggan Telkomsel, termasuk dengan Apple dan Samsung. 

Bagi pelanggan yang ingin menikmati layanan Telkomsel 5G, terlebih dahulu harus memastikan  beberapa hal berikut, yakni menggunakan kartu bertipe uSIM (kartu SIM 4G) dan berada di lokasi yang sudah terlayani jaringan Telkomsel 5G.

Selanjutnya, pengguna harus menggunakan perangkat smartphone yang telah mendukung jaringan dan layanan Telkomsel 5G serta memastikan fitur 5G sudah aktif pada perangkat tersebut. Terakhir,  memastikan nomor ponselnya telah aktif fitur 5G.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN