Menu
Sign in
@ Contact
Search

×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (Foto: Eman)

Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G Plate (Foto: Eman)

Menkominfo Siapkan Dukungan Komunikasi untuk Atasi Stunting

Jumat, 14 Januari 2022 | 19:58 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor. id - Menteri Komunikasi dan Informatika (Mnekominfo) Johnny G Plate menyampaikan, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) memberikan dukungan program strategis komunikasi publik, penyediaan pusat data dan infrastruktur teknologi informasi, serta komunikasi untuk akses internet guna mempercepat penurunan stunting di Tanah Air.

Menurut Johnny, penanganan stunting perlu dimulai dengan melakukan sosialisasi dalam skala nasional. Karena itu, Direktorat Jenderal Informasi dan Komunikasi Publik (Ditjen IKP) Kemenkominfo telah menyiapkan dukungan komunikasi publiknya.

“Pak Usman (Dirjen IKP Kominfo) sudah menyiapkan program sosialisasi penurunan stunting, bahkan saya, minta mulai di TV agar langsung dilaporkan ke masyarakat. Program talkshow sudah jalan semua,” ujar dia, dalam pertemuan dengan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo di Kantor Kemenkominfo, Jakarta Pusat, dikutip Jumat (14/1).

Menurut Menkominfo, komunikasi publik dilaksanakan sebagai bentuk kampanye pemerintah dengan berbagai macam strategi. Sedangkan dari Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) perlu mengampanyekan secara efektif dengan menyasar masyarakat luas.

“Ada macam-macam strategi komunikasinya. Kita sudah siapkan bahan komunikasi publik,” jelasnya.

Johnny menegaskan, berdasarkan dokumen dari BKKBN berkaitan dengan percepatan penurunan stunting di Indonesia, masih terdapat beberapa provinsi dengan angka stunting rata-rata di atas 30%.

Padahal, pemerintah telah menetapkan target setiap tahunnya harus mencapai 10%. Karena itu, Menkominfo mendorong upaya komunikasi juga dilakukan serius seiring dengan aksi penanganan stunting.

“Mau menangani penurunan stunting ini dalam dua tahun juga bisa turun jadi 10% kalau serius. Jangankan minta 14%, jauh dibawahnya bisa. Ini program sektor yang perlu dikomunikasikan. Saya mau korelasinya searah antara yang kita komunikasikan dan program yang kita lakukan,” tandas Johnny.

Infrastruktur TIK

Menkominfo melanjutkan, pihaknya juga akan membantu menyediakan aplikasi dan pusat data melalui sistem pemerintah berbasis elektronik (SPBE). Namun, dia menekankan agar kebutuhan kapasitas data sudah harus disiapkan.

“Terkait dengan aplikasi dari Kemenkominfo sederhana saja, saya sudah cek kita bisa bantu untuk pemerintahan berbasis elektronik. Kalau perlu, pusat data pun saya siapkan. Dan, saya harus pastikan dan tahu dulu, berapa kapasitas prosesor, kapasitas memorinya, berapa kapasitas virtual CPU. Jadi, saya harus tahu klafikasinya, selebihnya, nanti kita bantu,” ujarnya.

Menurut Johnny, Kemenkominfo siap berkolaborasi dengan BKKBN dengan memperhatikan korelasi program pemerintah pusat yang berkaitan dengan percepatan penurunan stunting di Indonesia.

“Saya dukung (penyediaan aplikasi dan pusat data). Tadi, saya sudah sampaikan kepada Pak Semmy (Dirjen Aptika Kemenkominfo) untuk disiapkan. Silakan Pak Hasto (Kepala BKKBN) presentasikan,” tutur dia.

Selain itu, Kemenkominfo menyiapkan dukungan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) di wilayah terdepan, tertinggal, dan terpencil (3T) maupun di wilayah non-3T. Guna mendukung pelaksanaan program stunting di tingkat kecamatan oleh BKKBN, Johnny akan memastikan ketersediaan jaringan internet.

Dalam pertemuan dengan Kepala BKKBN Hasto Wardoyo, Menkominfo Johnny G Plate didampingi Sekretaris Jenderal Kemenkominfo Mira Tayyiba, Dirjen IKP Usman Kansong, Dirjen Aptika Semuel Abrijani Pangerapan (Semmy), dan Juru Bicara Kemenkominfo Dedy Permadi.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN