Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menkopolhukam Mahfud MD (tengah), saat konferensi pers virtual terkait ASO, Senin (24/10/2022). (Foto: Tangkapan Layar Youtube).

Menkopolhukam Mahfud MD (tengah), saat konferensi pers virtual terkait ASO, Senin (24/10/2022). (Foto: Tangkapan Layar Youtube).

Menkopolhukam: Program ASO Sesuai Ketentuan UU

Senin, 24 Okt 2022 | 18:00 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA,investor.id- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) merevisi target Analog Switch Off (ASO) atau migrasi televisi (TV) analog ke TV digital. Sebelumnya, program ASO secara nasional harusnya rampung pada 2 November 2022. Hal ini sesuai dengan ketentuan UU No 11 tahun 2020, tentang Cipta Kerja di sektor Pos Telekomunikasi dan Penyiaran (Postelsiar),

Disebutkan dalam UU No 11 tahun 2020, tentang Cipta Kerja di sektor Pos Telekomunikasi dan Penyiaran (Postelsiar), pasal 60A , poin (2), Migrasi penyiaran televisi teresterial dari teknologi analog ke teknologi digital sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan penghentian siaran analog (Analog Switch Off) diselesaikan paling lambat 2 (dua) tahun sejak mulai berlakunya UU ini. Artinya, tepat 2 November 2022 program ASO harus sudah selesai di seluruh wilayah Indonesia.

Namun, karena kendala kesiapan infrastruktur multiplex di setiap wilayah siaran, dan juga distribusi Set Top Box (STB) yang belum merata, maka dipastikan hingga 2 November 2022, dari 514 Kota/Kabupaten di seluruh wilayah Indonesia, hanya 222 Kabupaten/Kota yang terealisasi program ASO. Sedangkan, sisanya sebanyak 192 Kabupaten/Kota akan dilakukan secara bertahap.

Baca juga: TV Analog Dimatikan 2 November, Ayo Segera Migrasi ke TV Digital

Advertisement

Mennaggapi hal tersebut, Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD menuturkan, bahwa ASO tetap dilaksanakan pada 2 November 2022, serta akan dilakukan secara bertahap.

“Karena masih ada beberapa hal yang disiapkan, dari sisi infrastruktur dan juga STB. Tetapi STB, itu pemerintah sudah lakukan, yang TV swasta baru 4,4%, sehingga harus diatur kembali. Jadi pemerintah sudah siap, nanti TV swasta kita lakukan bersama-sama. Tetapi secara umum kita sudah memenuhi ketentuan Undang-Undang (UU),” kata Mahfud dalam konferensi pers virtual, Senin (24/10/2022).

Pengamat Telekomunikasi Heru Sutadi menegaskan, sesuai dengan UU Cipta Kerja No.11/2020 di pasal 60A ayat (2), sudah ditegaskan bahwa ASO diselesaikan paling lambat 2 tahun sejak berlakunya UU Cipta Kerja.

“Ini artinya paling lambat pada 2 November 2022 harus selesai ASO. Kalau ada diskresi dari pemerintah sendiri, silakan saja. Tapi perlu diantisipasi adanya persoalan hukum di kemudian hari. Kecuali ada aturan baru yang dikeluarkan Pemerintah dan DPR sebagai Pengganti UU Cipta Kerja ini. Kalau mau tidak tunduk pada UU, ya itu kan keputusan pemerintah. Kita hanya mengingatkan. Kalimatnya jelas, selesai artinya tidak ada lagi analog setelah tanggal 2 November mendatang. Itu menurut UU,” tegas Heru kepada Investor Daily, Senin (24/10/2022).

Heru menambahkan, dengan molornya target ASO di seluruh wilayah Indonesia, maka akan berdampak pada masyarakat dan juga kepada Lembaga Penyiaran Swasta (LPS).

“Dampak bagi masyarakat, ya akan terus tidak siap. Karena masih menunggu tanggal pasti ASO. Prinsip nanti saja bermigrasi ke digital akan terus dipegang entah sampai kapan. LPS juga menjadi tidak jelas nasibnya, karena dengan kondisi sekarang kan harus multicast, pengeluaran besar karena ada yang sudah siaran digital tapi masih juga siaran analog. Jadi double,” tutur Heru.

Baca juga: Sah, 2 November Siaran TV Analog Wilayah Jabodetabek Dimatikan

Sementara, Ketua Umum ATVSI adalah Syafril Nasution mengungkapkan, pihaknya masih mempelajari terkait molornya program ASO di Indonesia. Namun, dia memastikan, hal yang paling penting adalah kesiapan masyarakat menghadapi ASO. “ Yang perlu diperhatikan adalah kesiapan masyarakat kita. Itu yang penting,” tandas Syafril.

Editor : Emanuel (eman_kure@yahoo.com)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com