Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra (kiri), Director OVO Harianto Gunawan (kanan) dan Presiden Komisaris OVO Mirza Adityaswara mengacungkan jempol usai jumpa pers di Jakarta, kemarin. PT Visionet Internasional (OVO), mengumumkan bergabungnya Mirza Adityaswara ke dalam jajaran kepemimpinan OVO, sebagai presiden komisaris. Dengan posisi ini, Mirza akan mengawasi dewan direksi, khususnya untuk memastikan diterapkannya tata kelola usaha yang baik (good corporate governance) dan keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra (kiri), Director OVO Harianto Gunawan (kanan) dan Presiden Komisaris OVO Mirza Adityaswara mengacungkan jempol usai jumpa pers di Jakarta, kemarin. PT Visionet Internasional (OVO), mengumumkan bergabungnya Mirza Adityaswara ke dalam jajaran kepemimpinan OVO, sebagai presiden komisaris. Dengan posisi ini, Mirza akan mengawasi dewan direksi, khususnya untuk memastikan diterapkannya tata kelola usaha yang baik (good corporate governance) dan keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang. Foto: Investor Daily/DAVID GITA ROZA

Mirza Adityaswara Jadi Presiden Komisaris OVO

Emanuel Kure, Sabtu, 22 Februari 2020 | 07:15 WIB

JAKARTA, investor.id  - PT Visionet Internasional (OVO), perusahaan pembayaran dan layanan keuangan digital terdepan di Indonesia, mengumumkan bergabungnya Mirza Adityaswara ke dalam jajaran kepemimpinan OVO, sebagai presiden komisaris. Dengan posisi ini, Mirza akan mengawasi dewan direksi, khususnya untuk memastikan diterapkannya tata kelola usaha yang baik (good corporate governance) dan keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang.

Mirza Adityaswara adalah deputi gubernur senior Bank Indonesia (BI) periode 2013-2019. Ekonom dan bankir senior dengan pengalaman lebih dari 30 tahun ini tercatat pernah menduduki berbagai jabatan penting di dunia keuangan nasional, antara lain, kepala Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dan kepala ekonom Bank Mandiri Group.

Menurut Mirza, selama satu dekade terakhir, dirinya menyaksikan bagaimana teknologi telah mentransformasi hidup banyak orang, memberikan pengaruh signifikan terhadap perkembangan keuangan digital, dan menjadikannya sebagai kekuatan penyetara ekonomi di Indonesia.

“Karena itulah, saya menerima tawaran untuk bergabung dengan OVO. Insya Allah, bersama jajaran direksi dan seluruh karyawan, OVO ke depan akan semakin memberikan kontribusi yang positif bagi perkembangan keuangan digital di Indonesia dan tumbuhnya ekosistem keuangan nasional yang kian inklusif dan progresif,” kata Mirza melalui siaran pers yang diterima di Jakarta, Rabu (19/2). Sementara itu, Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra mengatakan, penunjukan Mirza sebagai presiden komisaris merupakan sebuah kehormatan bagi seluruh jajaran OVO.

“Kami sangat berterima kasih atas kesediaan Pak Mirza membimbing kami semua. Pengalaman panjang Beliau di dunia keuangan nasional dan visi progresif Beliau tentang peran fintech di Indonesia, sangat kami butuhkan untuk membawa OVO bukan hanya sebagai perusahaan e-money dan keuangan digital terdepan, tapi juga sebagai aset nasional strategis dan mitra pemerintah, BI, dan OJK,” ujar Karaniya.

Investor Banyak Tertarik

Karaniya menambahkan, banyak investor nasional maupun asing tertarik untuk turut berinvestasi dan mengembangkan OVO. Hal itu seiring dengan pertumbuhan OVO yang pesat, di mana hanya dalam 2,5 tahun telah menjadi potensi masa depan pasar uang elektronik yang besar di Indonesia.

Sejak meluncurkan dompet digital pada September 2017, OVO telah mengukuhkan diri sebagai platform pembayaran dengan pertumbuhan tercepat di Indonesia. Bahkan, sebagai perusahaan dengan strategi ekosistem terbuka, pada akhir tahun lalu, Menteri Komunikasi dan Informatika saat itu Rudiantara menyatakan OVO merupakan unicorn Indonesia dan unicorn pertama di industri teknologi keuangan yang didirikan oleh putra-putri Indonesia. (en)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN