Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Cek IMEI ponsel di laman Kemenperin

Cek IMEI ponsel di laman Kemenperin

Mulai 15 September, Pemerintah Blokir Ponsel Ilegal

Rabu, 16 September 2020 | 20:10 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA,  investor.id - Pemerintah mulai memblokir semua perangkat telekomunikasi jenis handphone (ponsel), komputer genggam, dan komputer tablet (HKT) ilegal, yang berlaku efektif mulai Selasa (15/9), pukul 22.00 WIB. Hal ini seiring dengan mulai berlakunya regulasi pengendalian International Mobile Equipment Identity (IMEI).

Regulasi tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Komunikasi dan Informatika No 1 Tahun 2020 tentang Pengendalian Alat dan, atau Perangkat Telekomunikasi yang Tersambung ke Jaringan Bergerak Seluler Melalui IMEI, yang mulai berlaku Selasa (15/9), pukul 22.00 WIB.

Kebijakan pengendalian IMEI diselenggarakan bersama Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo), Kementerian Perindustrian (Kemenperin), Kementerian Perdagangan (Kemendag), Kementerian Keuangan (Kemenkeu), serta didukung operator telekomunikasi seluler di Tanah Air yang tergabung dalam Asosiasi Telekomunikasi Seluler Indonesia (ATSI).

“Dalam rangka perlindungan konsumen, pengendalian IMEI pada perangkat telekomunikasi yang dibeli dan menggunakan perangkat yang memenuhi standar, sah, atau legal dapat memberikan kepastian hukum kepada operator dalam menghubungkan perangkat ke jaringan telekomunikasi,” ungkap Biro Humas empat kementerian tersebut dan ATSI, seperti dikutip Rabu (16/9).

Dijelaskan, sejak diberlakukan peraturan tersebut, sistem Central Equipment Identity Register (CEIR) sebagai pusat pengolahan informasi IMEI telah dibangun oleh ATSI untuk mengintegrasikan sistem Equipment Identity Register (EIR) dari lima operator seluler di Tanah Air.

“Penyempurnaan sistem akan dilakukan terus-menerus untuk menjamin kesiapan pengendalian IMEI,” tambahnya.

Pada Selasa (15/9), pukul 17.00 WIB, sistem CEIR dan EIR telah selesai dilakukan proses stabilisasi sistem. Karena itu, pelaksanaan pengendalian IMEI nasional sudah bisa beroperasi sepenuhnya mulai Selasa (15/9), pukul 22.00 WIB.

Selanjutnya, seluruh perangkat HKT yang IMEI-nya tidak terdaftar di dalam sistem CEIR tidak akan mendapatkan layanan jaringan telekomunikasi bergerak seluler, atau tidak bisa digunakan lagi.

Cek IMEI

Karena itu, pemerintah pun menyarankan masyarakat yang akan membeli perangkat HKT agar terlebih dahulu memastikan IMEI tercantum pada kemasan dan perangkat HKT. Kemudian,  masyarakat juga disarankan untuk mengecek IMEI perangkat di http://imei.kemenperin.go.id untuk menguji kevalidannya.

Selanjutnya, lakukan uji coba perangkat yang akan dibeli dengan memasukkan kartu nomor seluler (SIM card). Pastikan perangkat tersebut mendapatkan sinyal dari operator seluler. “Jika tidak mendapat sinyal, patut diwaspadai bahwa perangkat tersebut tidak terdaftar,” ungkap pernyataan bersama tersebut.

Bagi masyarakat yang membeli secara daring (online), pastikan bahwa penjual menjamin IMEI perangkat sudah tervalidasi dan teregistrasi, sehingga perangkat dapat digunakan. Pedagang luring (offline) maupun online bertanggung jawab atas HKT yang diperdagangkan, termasuk kevalidan IMEI.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN