Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Yohan Gunawan, Director Hybrid Infrastructure Services Business PT Multipolar Technology Tbk. (IST)

Yohan Gunawan, Director Hybrid Infrastructure Services Business PT Multipolar Technology Tbk. (IST)

Multipolar Technology Hadirkan Solusi Keamanan Cortex XDR

Kamis, 23 Juni 2022 | 20:32 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - PT Multipolar Technology Tbk (MLPT), anak usaha dari PT Multipolar Tbk (MLPL) yang berperan sebagai mitra dalam pengembangan teknologi digital perusahaan di berbagai sektor, menghadirkan platform sistem keamanan berbasis machine learning (ML) Cortex XDR, keluaran Palo Alto Networks, perusahaan keamanan siber asal California, Amerika Serikat.

Cortex XDR merupakan platform extended detection and response (EDR) yang mengintegrasikan jaringan (network), endpoint, komputasi awan (cloud), dan thirt-party data untuk menghentikan serangan siber yang mengancam keamanan data pada suatu perusahaan.

Advertisement

Menurut Director Hybrid Infrastructure Services Business Multipolar Technology Yohan Gunawan, sejak awal, Cortex XDR dirancang untuk membantu pengamanan aset digital dan data pelanggan seraya menyederhanakan operasional perusahaan.

“Platform Cortex XDR mampu mempercepat investigasi delapan kali lebih cepat, dengan memberikan gambaran secara lengkap dari setiap security alert yang muncul di sistem keamanan siber perusahaan,” ungkap Yohan, dalam pernyataannya, dikutip Kamis (23/6/2022).

Baca juga: Multipolar Technology Optimistis Pendapatan Tumbuh 5%

Dengan menggunakan behavioral analytics, lanjut dia, Cortex XDR mengidentifikasi ancaman siber, baik yang diketahui maupun tidak. Dilengkapi teknologi ML, Cortex XDR sanggup mengidentifikasi dan memitigasi ancaman lebih awal karena mampu mempelajari behavior dari network, user, dan aplikasi yang digunakan sehari-hari.

Yohan menjelaskan, Multipolar Technology mengusung Cortex XDR ke pasar Indonesia karena menawarkan tools yang mampu menyelesaikan empat langkah berulang sekaligus, yakni mencegah ancaman secara otomatis, mendeteksi ancaman secara akurat, menyelidiki ancaman cepat, dan menanggapi ancaman secara cerdas.

Kerangka kerja yang ditawarkan oleh platform Cortex XDR semacam itu pun dibutuhkan untuk mengamankan perusahaan dari ancaman keamanan siber pada saat ini dan masa mendatang. Hal tersebut tidak terkecuali bagi perusahaan-perusahaan di Indonesia.

Trafik Internet

Solusi keamanan siber seperti Cortex XDR saat ini sangat dibutuhkan di tengah lalu lintas (trafik) internet global tahun ini telah meningkat 50% menjadi 4,8 Zettabyte dibandingkan tahun 2020. Jika disimpan di DVD, panjang tumpukannya sudah setara enam kali keliling bumi.

Seiring dengan itu, semakin canggih teknologi suatu perusahaan, semakin canggih pula cara penjahat siber melakukan serangannya tanpa henti. Modusnya bisa bermacam-macam, baik berupa ransomware, spionase, fileless attack, maupun pelanggaran data yang merusak.

Baca juga: Multipolar Technology (MLPT) Tebar Dividen Rp 253,13 Miliar

Karena itu, perusahaan wajib bukan hanya memperhatikan risiko yang ditimbulkan, melainkan juga tugas berulang (repetitif) ketika menerima peringatan keamanan (security alert) yang tak ada habisnya setiap hari. Karena itu, solusi keamanan siber seperti Cortex XDR pun diperlukan.

Sejak 8 Juli 2013, Multipolar Technology telah tercatat di Bursa Efek Indonesia dengan kode saham MLPT. Perseroan merupakan mitra terpercaya dari perusahaan teknologi global, antara lain Cisco, F5, Google, HPE, IBM, Lenovo, Microsoft, NCR, Nutanix, Palo Alto, Oracle dan VMware, dan telah bersertifikasi ISO.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN