Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi Belajar Jarak Jauh yang didukung oleh operator seluler Telkomsel. (IST)

Ilustrasi Belajar Jarak Jauh yang didukung oleh operator seluler Telkomsel. (IST)

Operator Telko Dukung PJJ Kemendikbud

Rabu, 23 September 2020 | 08:33 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id -  Operator telekomunikasi (telko) seluler yang tergabung dalam Asosiasi Penyelenggara Telekomunikasi Seluruh Indonesia (ATSI) mendukung program  Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) yang digelar oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud).

Dukungan diberikan dalam kebijakan bantuan kuota data internet untuk peserta didik dan pendidik tingkat Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), tingkat dasar hingga menengah (SD-SMA), serta mahasiswa dan dosen, dalam mendukung implementasi PJJ pada masa pandemi Covid-19.

Wakil Ketua Umum ATSI Merza Fachys mengatakan, saat ini, PJJ merupakan salah satu solusi terbaik guna memastikan keberlangsungan pendidikan di tengah pandemi Covid-19.

ATSI pun menyadari koneksi internet berperan penting dalam penyelenggaraan program tersebut. Karena itu, ATSI sepenuhnya mendukung pemerintah supaya pendidikan tetap bisa berjalan dengan lancar di seluruh wilayah Republik Indonesia.

“Semoga melalui kerja sama ini, pelajar maupun pengajar dapat sama-sama menjaga semangatnya dan terus berprestasi,” ujar Merza, dalam keterangannya, Selasa (22/9).

Kuota internet subsidi dari pemerintah bagi pelaku pendidikan di Tanah Air diharapkan bisa membantu kelancaran pelaksanaan kegiatan PJJ yang sangat mengandalkan ketersediaan internet.

Selanjutnya, pengadaan kuota data internet dari seluruh penyedia layanan telekomunikasi seluler bergerak menggunakan tarif yang telah diatur melalui kebijakan yang ditetapkan oleh Kemendikbud.

Sementara itu, proses penyaluran, penentuan pihak yang berhak menerima, serta hal teknis lainnya terkait bantuan kuota internet dilaksanakan sesuai dengan Peraturan Sekretaris Jendral Kemendikbud Nomor 14 Tahun 2020 tentang Petunjuk Teknis Bantuan Kuota Data Internet Tahun 2020.

Merza melanjutkan, selain sepakat untuk menyalurkan kuota internet subsidi pemerintah, setiap operator telekomunikasi menyelenggarakan inisiatif berupa paket data dengan harga terjangkau maupun kartu perdana untuk peserta didik di Tanah Air.

Sejalan dengan petunjuk teknis yang dibuat oleh Kemendikbud, kuota data internet dibagi atas kuota umum dan kuota belajar. “Lewat inisiatif ini masyarakat diharapkan akan lebih mudah mengakses sarana penunjang pendidikan jarak jauh,” jelasnya.

Kuota umum dapat digunakan untuk mengakses seluruh laman dan aplikasi. Sedangkan kuota belajar hanya dapat digunakan untuk mengakses laman dan aplikasi pembelajaran tertentu.

Bagi anak didik PAUD mendapatkan kuota 20 GB per bulan dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 15 GB. Peserta didik jenjang pendidikan dasar dan menengah mendapatkan 35 GB per bulan, dengan rincian 5 GB untuk kuota umum dan kuota belajar 30 GB.

Selanjutnya, pendidik PAUD, dasar, dan menengah akan mendapatkan kuota 42 GB per bulan, dengan rincian 5 GB kuota umum dan 37 GB kuota belajar. Terakhir, kuota internet untuk mahasiswa dan dosen, yakni 50 GB per bulan dengan rincian 5 GB kuota umum dan 45 GB kuota belajar.

Subsidi Kuota

Sementara itu, pemerintah juga menyalurkan kuota subsidi yang dilakukan selama empat bulan mulai September sampai dengan Desember 2020.  Bantuan kuota data internet untuk bulan pertama pada tahap I dilaksanakan pada 22 sampai 24 September 2020 dan tahap II pada tanggal 28 sampai 30 September 2020.

Bantuan kuota data internet untuk bulan kedua tahap I dilaksanakan pada tanggal 22 sampai 24 Oktober 2020 dan tahap II dilakukan pada tanggal 28 sampai 30 Oktober 2020.

Terakhir, bantuan kuota data internet untuk bulan ketiga dan keempat dikirim bersamaan. Pada tahap I, bantuan kuota dilaksanakan pada 22 sampai 24 November 2020 dan tahap II pada 28 sampai 30 November 2020.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN