Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
OVO raih dua penghargaan.

OVO raih dua penghargaan.

Adopsi World-Check untuk Cegah Kejahatan Keuangan

OVO Bekerja sama dengan Refinitiv

Senin, 8 Juli 2019 | 20:25 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - OVO, platform pembayaran digital terkemuka di Indonesia, menjalin kerja sama dengan Refinitiv untuk mengadopsi solusi World-Check. Keduanya berkolaborasi untuk mendukung prosedur pengenalan konsumen (Know-Your-Customer/KYC) dan antipencucian uang (Anti-Money Laundering/AML) guna meminimalisasi paparan risiko kejahatan keuangan.

Direktur OVO Harianto Gunawan mengatakan, dengan adanya dorongan dari pemerintah Indonesia untuk membangun ekonomi digital yang inklusif dan ekosistem keuangan, layanan teknologi keuangan seperti OVO harus memainkan peran integral dalam menentukan standar industri dan meningkatkan langkah-langkah untuk memerangi kejahatan keuangan.

“Penerapan OVO atas World-Check milik Refinitiv menyoroti komitmen kami yang berkelanjutan untuk membangun infrastruktur keamanan yang kuat guna mendukung visi Indonesia menuju ekonomi digital dan bukti masa depan yang lebih baik,” ujar Harianto, dalam keterangannya, Senin (8/7).

Menurut Harianto, sistem tersebut juga akan memastikan OVO tetap waspada dalam melawan kejahatan keuangan. Seiring dengan ekonomi digital Indonesia yang terus menuju pertumbuhan, OVO akan terus berkembang dan beradaptasi untuk mengantisipasi kebutuhan pelanggan sambil mempertahankan standar keamanan yang terkemuka di industrinya.

Sementara itu, Managing Director Bisnis Risiko Refinitiv, Phil Cotter, mengungkapkan, pihaknya akan selalu mendukung OVO dalam perjalanannya menjadi metode pembayaran utama di Indonesia dengan teknologi kecerdasan yang tepercaya.

“Saat ini, kami terus berjuang melawan kejahatan keuangan. World-Check memenuhi kebutuhan penting KYC dan penyaringan pihak ketiga untuk OVO, sehingga bisa melayani konsumen Indonesia serta kewajiban peraturan saat mengembangkan bisnisnya,” ungkap Phil.

Menurut laporan kejahatan keuangan tahunan 2019 dari Refinitiv, tigaperempat dari organisasi di Asia Pasifik telah dipengaruhi oleh kejahatan finansial selama 12 bulan terakhir. Hal ini pun telah memacu 60% dari pelaku bisnis ini mengadopsi teknologi baru untuk memerangi masalahnya.

Sementara itu, solusi World-Check merupakan database intelijen yang sangat terstruktur untuk individu dan organisasi yang berisiko tinggi. World-Check telah diadopsi secara luas oleh perusahaan jasa keuangan di dunia.

Hal itu dilakukan untuk mendukung KYC dan proses uji tuntas dari risiko pihak ketiga dan membantu pengungkapan risiko yang terkait dengan kejahatan terorganisir, penipuan, pencucian uang, penyuapan dan korupsi, serta perbudakan modern dan risiko negara.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN