Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Aplikasi pembayaran OVO

Aplikasi pembayaran OVO

Berikan Solusi Pembiayaan Untuk UMKM

OVO Hadirkan DanaTara

Emanuel Kure, Senin, 16 Desember 2019 | 16:24 WIB

JAKARTA, investor.id - OVO, platform pembayaran dan layanan keuangan digital terdepan di Indonesia, memperkenalkan inovasi pembiayaan DanaTara yang dirancang untuk pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Layanan ini bertujuan untuk memperluas akses bagi UMKM dalam mengembangkan potensi bisnisnya.

Presiden Direktur OVO Karaniya Dharmasaputra mengatakan, untuk menjawab tantangan yang dihadapi para pelaku UMKM, OVO memperkenalkan OVO DanaTara sebagai solusi pengembangan usaha, pengelolaan arus kas, dan tambahan modal usaha bagi pelaku UMKM Indonesia.

Solusi tersebut diyakini akan sangat mendukung kebutuhan UMKM untuk memperoleh pembiayaan modal usaha dengan cara yang jauh lebih mudah dan sederhana.

CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra . Foto: techinasia
CEO Bareksa Karaniya Dharmasaputra . Foto: techinasia

“Sebelumnya, DanaTara telah tersedia bagi pegiat UMKM yang tergabung dalam platform e-commerce seperti Tokopedia, Lazada, Shopee, dan Bukalapak,” kata Karaniya, dalam keterangannya, baru-baru ini.

Dia menjelaskan, OVO DanaTara akan memberikan pelaku UMKM akses pembiayaan sampai Rp 500 juta dengan status pengajuan yang diproses dalam 2-5 hari kerja dan tenor sampai dengan 12 bulan.

Menurut Karaniya, sejak diluncurkan tahun 2017, saat ini, telah ada 450.000 pegiat UMKM tergabung dalam ekosistem OVO. Hal ini juga sejalan dengan upaya meningkatnya transaksi uang elektronik sebesar 200% hingga bulan Juli 2019.

Tidak hanya itu, terus meningkatnya adopsi pembayaran digital menjadi prospek pasar yang sepatutnya dapat menjadi momentum pendorong tumbuhnya UMKM nasional.

Pembayaran QRIS

Selanjutnya, pemerintah juga dinilai telah memberikan tanggapan yang positif dengan menghadirkan stimulus bagi UMKM yang terus berkembang.

Bahkan, sejak dicanangkan pada Agustus 2019, inovasi QRIS dari Bank Indonesia dipandang sebagai langkah besar terciptanya ekosistem keuangan digital nasional yang inklusif.

Sebagai pelaku industri teknologi keuangan (tekfin), OVO mengemban tanggung jawab untuk mempercepat inklusi keuangan melalui layanan yang aman dan merangkul masyarakat, termasuk pegiat UMKM.

“Saat ini, OVO sedang melaksanakan implementasi QRIS sesuai arahan Bank Indonesia, dan, kami percaya bahwa inovasi sistem pembayaran merupakan langkah awal pemanfaatan teknologi bagi perkembangan UMKM,” ujar Karaniya.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), kontribusi UMKM terhadap prokuk domestik bruto (PDB) Indonesia telah mencapai 60% serta menyerap 97,22% tenaga kerja secara nasional.

Namun, masih kurang dari 15% UMKM yang telah memiliki akses terhadap produk pembiayaan. Rendahnya penetrasi pembiayaan dipengaruhi oleh keterbatasan akses terhadap layanan keuangan serta literasi keuangan yang belum merata.

“Sebagai ekosistem terbuka, OVO siap berkolaborasi dengan pemerintah serta lembaga keuangan untuk mendorong pemerataan akses layanan keuangan yang aman, nyaman, dan bermanfaat bagi masyarakat,” pungkas Karaniya.

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA