Menu
Sign in
@ Contact
Search
Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti

Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti

Pemerintah Pastikan Siaran TV Analog Berakhir pada 2 November Mendatang

Selasa, 30 Agustus 2022 | 20:30 WIB
Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

NUSA DUA, investor.id – Pemerintah melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan, Indonesia akan mengakhiri siaran TV Analog paling lambat tanggal 2 November 2022. Dan bersamaan dengan itu, Pemerintah akan melaksanakan penghentian TV Analog (Analog Switch Off/ASO).

"Jadi, Indonesia mengakhiri siaran TV Analog paling lambat tanggal 2 November 2022 ini, dan ASO dilaksanakan," kata Staf Khusus Menteri Komunikasi dan Informatika Rosarita Niken Widiastuti di sela acara Kelompok Kerja Ekonomi Digital (Digital Economy Working Group/DEWG) G20 di The Mulia, Nusa Dua, Bali, Selasa (30/8/2022).

Kemenkominfo Akan Lansir Penyesuaian Tahapan Penghentian Siaran TV Analog

Niken menjelaskan, ASO dilakukan mengacu pada pasal-pasal dalam Undang-undang Cipta Kerja yaitu UU No 11 Tahun 2020. Di dalam Undang-undang itu disebutkan bahwa paling lambat dua tahun Indonesia harus menghentikan TV Analog.

Niken menegaskan, ASO harus dilakukan agar masyarakat bisa mendapatkan siaran yang lebih bersih gambarnya, suaranya jernih, dan teknologi yang lebih canggih. "Lebih dari itu, ASO dilakukan untuk efisiensi frekuensi," ujar dia.

Pada TV Analog, kata Niken, satu stasiun TV membutuhkan satu frekuensi. "Ketika pindah ke siaran TV Digital, satu frekuensi bisa digunakan untuk 6-12 stasiun TV atau channel TV. Sehingga lebih efisien frekuensinya. Sisa frekuensi yang ada ini untuk perluasan akses internet," papar dia.

Migrasi TV Analog ke Digital Dikebut

Dengan adanya migrasi TV Digital ini, menurut Niken, daerah-daerah di Indonesia yang selama ini memiliki blank spot signal, nantinya bisa dibangun Infrastruktur pendukung untuk mendapatkan akses internet yang bagus.

Dia menyebut, ASO juga penting untuk perkembangan 5G. "Dengan adanya 5G yang merupakan internet kecepatan tinggi, layanan telekomunikasi untuk Indonesia semakin meningkat. Dan diharapkan dapat meningkatkan ekonomi digital," tutur dia.

Editor : Eva Fitriani (eva_fitriani@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com