Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan. Foto: prasetya.ub.ac.id

Dirjen Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan. Foto: prasetya.ub.ac.id

Pendaftaran Gerakan 1.000 Start-up Kembali Dibuka

Abdul Muslim, Rabu, 17 Juli 2019 | 17:21 WIB

JAKARTA, investor.id - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) membuka pendaftaran program pembinaan Gerakan Nasional 1.000 Start-up Digital 2019 hingga akhir tahun ini dengan penyempurnaan. Generasi milenial yang ingin mendirikan usaha rintisan berbasis teknologi (start-up) pun bisa mendaftar melalui www.participant.1000startupdigital.id.

Direktur Jenderal Aplikasi Informatika Kemenkominfo Semuel Abrijani Pangerapan mengatakan, selama tiga tahun perjalanan gerakan tersebut telah memberikan kesempatan bagi puluhan ribu anak muda Indonesia untuk mendapatkan wadah merealisasikan mimpi besar melalui solusi digital.

“Tahun ini, Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital hadir dengan strategi, tahapan, dan fitur-fitur yang berbeda dari sebelumnya. Dengan penampilan baru, kita akan rilis Ignite the Nation, Kobarkan Bangsa! Membangun Bangsa Dengan Mimpi! Mimpi Besar yang merupakan solusi bangsa dan dunia!" jelas Semmy, panggilan akrab Semuel Abrijani Pangerapan, dalam keterangannya, Rabu (17/7).

Penampilan baru tersebut diharapkan akan membawa konsep untuk perluasan skala dan peningkatan kualitas pengembangan start-up, termasuk mengajak kementerian dan lembaga lain serta mitra lokal terlibat. Tak hanya itu, kurikulum program pun telah direvisi dengan fokus pada inkubasi.

“Selain itu, portofolio dan kualitas mentor akan ditingkatkan dan terjadwal dengan baik,” tambah Staf Khusus Menteri Kemenkominfo Bidang Ekonomi Digital Lis Sutjiati.

Menurut dia, gerakan tersebut bukan sekolah, tapi merupakan upaya untuk menciptakan ekosistem ekonomi digital. Apalagi, di Indonesia masih banyak peluang untuk membuat solusi dari permasalahan sehari-hari sampai masalah kota dan bangsa, mulai dari pertanian,pendidikan, kesehatan dan lainnya.

Karena itu, program pembinaan garakan kan dilakukan bersifat inklusif. Seluruh individu berusia usia 18-40 tahun yang memiliki niat dan semangat membangun usaha digital dapat mendaftarkan diri.

Untuk gelombang tahun 2019, pada tiga hari pertama, telah ada sekitar 4.000 pendaftar untuk mengikuti Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital. Dilaksanakan secara intensif di 10 kota dengan kurun waktu enam bulan, konsep pembinaan akan dilakukan menyeluruh, termasuk di dalamnya pembekalan materi, networking, konsultasi terkait bisnis model dan strategi produk marketing, serta inkubasi yang merupakan sesi mentoring mendalam.

Kali ini, Gerakan Nasional 1.000 Start-up Digital 2019 kembali didukung oleh berbagai institusi pemerintah, masyarakat, dan komunitas. Sementara itu, Kemenkominfo menunjuk Kumpul sebagai koordinator nasional.

CEO Kumpul Faye Alund menjelaskan, pihaknya sangat mengapresiasi Kemenkominfo untuk kepercayaannya menjadikan Kumpul sebagai koordinator nasional program Gerakan Nasional 1.000 Startup Digital.

Kumpul merupakan platform pembelajaran bersama yang memberdayakan coworking space, bertujuan untuk membangun ekosistem fokus pada pertumbuhan wirausaha.

“Melalui Gerakan Nasional 1.000 Start-up Digital, kami berharap dapat menghadirkan jaringan kewirausahaan yang lebih inklusif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN