Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
UMKM Peserta Pelatihan Active Selling di NTB

UMKM Peserta Pelatihan Active Selling di NTB

Pengusaha UMKM di NTB Ikuti Pelatihan Active Selling Secara Hybrid

Rabu, 20 Oktober 2021 | 20:11 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, Investor.id – Para pengusaha UMKM di Nusa Tenggara Barat (NTB) mendapatkan pelatihan Active Selling untuk mengoptimalkan pemasaran. Pelatihan digelar oleh Direktorat Jenderal Aplikasi Informatika (Ditjen Aptika) Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Republik Indonesia secara hybrid, yakni memadukan sistem online dan offline.

Para peserta mendapatkan materi dari program pendampingan tentang penerapan aplikasi digital yang sudah diberikan via online. Pada triwulan kedua, peserta sudah mengunduh aplikasi agregator dan Point of Sales (POS) di gadget mereka sehingga benar-benar tahu fungsi dan manfaatnya. Selanjutnya peserta akan dipandu mengoptimalkan pemasaran dengan mempratikkan tips dan trik berjualan online di media sosial dan marketplace.

Bagi para pelaku UMKM produsen sektor pengolahan yang menjadi peserta program Active Selling, mereka kini tahu manfaat aplikasi-aplikasi digital yang diajarkan, yakni memudahkan proses bisnis. Dengan penjualan, promosi, dan pencatatan yang baik dan praktis, maka mereka mampu meluangkan waktu lebih banyak untuk produksi.

“Dibanding sebelum pelatihan, kini peserta sudah merasakan manfaat pelatihan, yakni untuk memudahkan penjualan dan promosi,” ungkap Irwan Hardiana, fasilitator pelatihan dalam keterangan pers.

Saat pelatihan, peserta dapat bertanya kepada para fasilitator terlatih, dipandu ketika mengalami kesulitan, serta mempraktekkan materi yang diberikan dalam program pendampingan.

Alternatif lain dari kegiatan pendampingan adalah secara offline, dengan pertemuan bersama para fasilitator di Training Center. Bahkan bagi para peserta yang kesulitan datang ke Training Center, atau kesulitan sinyal, atau jauh dari titik wifi yang disediakan oleh Kominfo, atau terkendala waktu yang sempit karena harus melakukan kegiatan produksi, fasilitator bersedia datang ke lokasi usaha atau rumah UMKM. Untuk memudahkan pendampingan, para peserta dibagi menjadi kelompok-kelompok kecil berdasarkan lokasi usaha.

Irwan Hardiana dan tim sebagai fasilitator, merasa bahwa metode offline dapat mempercepat transfer ilmu. Tidak mudah memang membagi waktu untuk mengatur jadwal kunjungan ke UMKM, apalagi ketika jumlah peserta melonjak 40% dari target.

“Kami menjadwalkan setiap kelompok peserta mendapatkan pendampingan minimal seminggu sekali. Dengan pendampingan offline para UMKM langsung mempraktekkan, lalu jika ada kendala bisa langsung kami berikan solusi, kami ajarkan step-by-step sehingga transfer ilmunya lebih cepat dan mengena,” tutur Irwan.

Melihat animo peserta, materi yang diberikan, dan model pelatihan hybrid, baik peserta maupun fasilitator berharap bahwa pelatihan dan pendampingan dapat dilanjutkan tahun depan. Diharapkan pelatihan selanjutnya dapat mempertajam materi yang telah diterima saat ini, dan menjangkau lebih banyak peserta UMKM lainnya.

I Nyoman Adhiarna, Direktur Ekonomi Digital Kementerian Kominfo mengapresiasi para fasilitator yang kreatif dan bersemangat seperti Irwan dan timnya.

“Fasilitator adalah kepanjangan tangan kami di lapangan. Terimakasih atas tekad dan semangat yang pantang menyerah dengan berbagai kendala selama menjadi fasilitator. Tetap semangat ya kawan-kawan,” kata Nyoman.

Program Active Selling 2021 menyasar 26.000 UMKM produsen sektor pengolahan di sepuluh Kawasan Wisata Prioritas selama bulan Juli hingga Desember 2021. Program melibatkan sejumlah fasilitator yang telah diseleksi dan diberikan pembekalan.

Editor : Mardiana Makmun (mardiana.makmun@investor.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN