Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Utama Las Vegas Mobile Store Herry Ramba dan jajaran manajeman  Las Vegas pada pembukaan pameran Vegas Gadget Vaganza 2019 di Royal Plaza Surabaya, Senin (2/12/2019)

Direktur Utama Las Vegas Mobile Store Herry Ramba dan jajaran manajeman Las Vegas pada pembukaan pameran Vegas Gadget Vaganza 2019 di Royal Plaza Surabaya, Senin (2/12/2019)

Penjualan Offline Masih Kuasai Pasar Ritel Ponsel Pintar di Jatim

Amrozi Amenan, Selasa, 3 Desember 2019 | 13:19 WIB

SURABAYA-Penjualan lewat gerai atau toko saat ini masih menguasai pasar ritel ponsel pintar atau smartphone di Jawa Timur. Kebutuhan masyarakat datang langsung ke gerai di tengah maraknya pasar online telah mendorong pemilik jaringan ritel handphone terus menambah gerai baru.

Seperti penyedia jaringan ritel handphone, Las Vegas Mobile Store, yang berencana menambah satu gerai atau outlet baru tahun depan untuk melengkapi 17 gerai yang tersebar di sejumlah pusat perbelanjaan di Surabaya seperti Plaza Marina, Pakuwon Trade Center, dan Royal Plaza serta kota-kota lain di Jatim.

Direktur Utama Las Vegas Mobile Store, Herry Ramba, mengatakan bahwa saat ini penjualan smartphone melalui toko atau gerai (sistem offline) khususnya di kota-kota di Jawa Timur masih cukup unggul kalau dibandingkan dengan penjualan melalui toko online (marketplace). Kebanyakan pembeli masih suka datang ke toko, karena bisa langsung melihat, memegang, serta merasa lebih aman dengan produk yang mau dibelinya dengan harga di kisaran Rp 2,5 juta sampai dengan Rp 3 juta itu. “Kebutuhan masyarakat yang masih tinggi ini menjadi alasan kami untuk tetap mengembangkan offline. Online untuk cek harga aja tapi rata rata belinya di offline,” kata Herry usai pembukaan pameran Vegas Gadget Vaganza 2019 di Royal Plaza Surabaya, Senin (2/12/2019).

Menurut Herry, saat ini penjualan online di tempatnya hanya tercatat 5%, dan selebihnya masih dikuasai penjualan offline. Masih besarnya penguasaan penjualan offline ini sekaligus menepis kekhawatiran bakal tergusurnya penjualan ritel offline di tengah gencarnya penjualan lewat online. Bahkan, penjualan offline diperkirakan masih akan bertahan dalam sepuluh tahun ke depan. “Karena potensi offline yang besar ini, kami akan menambah satu outlet baru tahun depan, di samping memperkuat layanan penjualan online dengan menggandeng toko online,” ujarnya.

Dia menargetkan pameran yang berlangsung pada 1-8 Desember 2019 dan didukung 12 brand itu mampu membukukan penjualan sebanyak 1.500 unit, lebih besar dari capaian pameran serupa pada tahun lalu sebanyak 1.300 unit.

 

 

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA