Menu
Sign in
@ Contact
Search
Bjorka mengklaim memiliki data MyPertamina di situs Breached Forum

Bjorka mengklaim memiliki data MyPertamina di situs Breached Forum

Pertamina Masih Investigasi Dugaan Kebocoran Data MyPertamina

Sabtu, 12 Nov 2022 | 18:33 WIB
Herman (redaksi@investor.id)

JAKARTA, investor.id -  Pertamina masih melakukan investigasi terkait dugaan kebocoran data pengguna aplikasi MyPertamina yang dikembangkan bersama Telkom. Dugaan kebocoran data ini muncul setelah Bjorka, pada 10 November 2022 lalu, membuat unggahan baru di situs Breached Forum dengan topik MyPertamina Indonesia 44 Million.

Bjorka mengklaim telah memiliki sekitar 44 juta data pengguna MyPertamina. "Kami masih investigasi," kata Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga  Irto Ginting saat dikonfirmasi Beritasatu.com, Sabtu (12/11/2022).

Bjorka sendiri dalam unggahannya menjual data  berukuran 30GB dengan hasil kompresi 6GB. Total data yang dijual sebanyak 44.237.264. Dia mengklaim data tersebut memuat nama, email, NIK, NPWP, nomor telepon, alamat, tanggal lahir, jenis kelamin, bahkan penghasilan (harian, bulanan, tahunan).

Data ini dijual Bjorka dengan harga US$ 25.000 dan hanya bisa dibeli dengan menggunakan bitcoin (BTC). Belum bisa dipastikan apakah klaim Bjorka tersebut benar. 

Advertisement

"MyPertamina merupakan platform layanan finansial dari Pertamina yang terintegrasi dengan aplikasi LinkAja. Aplikasi ini digunakan untuk pembayaran bahan bakar secara non tunai di SPBU," tulis Bjorka dalam unggahan tersebut.

Data yang diklaim Bjorka sebetulnya berbeda dengan kondisi di MyPertamina. Bjorka mengklaim punya 40 juta data, sedangkan jumlah kendaraan yang didaftarkan untuk program subsidi BBM tepat sasaran di aplikasi MyPertamina baru sekitar 3 juta kendaraan. "Betul, data MyPertamina subsidi tepat sementara baru mencapai 3 juta," ungkap Irto. 

Bjorka pertama kali muncul pada 21 Agustus 2022. Bjorka mengklaim telah menguasai 26 juta data pelanggan IndiHome dan mempublikasikannya di forum breached.to dengan judul thread “Telkom Indonesia (INDIHOME) Customer’s Browsing History 26M”. 

Namun dari hasil investigasi yang dilakukan Telkom, tidak terdapat record yang mengandung ID Indihome yang valid. Sehingga kesimpulannya tidak ada sistem yang di-breach. Diduga data yang dipublikasikan di forum adalah hasil fabrikasi.

Kemudian pada 31 Agustus 2022, Bjorka kembali mengklaim punya 1,3 miliar data registrasi SIM Card masyarakat Indonesia. Setelah itu, data-data para tokoh juga ikut dibocorkan, mulai dari Menkominfo Johnny G. Plate, Menko Maritim dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan, hingga Menteri BUMN Erick Thohir. Setelah cukup lama menghilang, Bjorka muncul lagi dan mengklaim punya 40 juta data pengguna MyPertamina.

Editor : Frans (ftagawai@gmail.com)

Sumber : BeritaSatu.com

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com