Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Menkominfo Johnny G Plate bersama Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Heather Variava. (IST)

Menkominfo Johnny G Plate bersama Wakil Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Heather Variava. (IST)

RI-AS Jajaki Kerja Sama Transformasi Digital

Senin, 31 Agustus 2020 | 21:10 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Pemerintah Republik Indonesia (RI) melalui Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) bersama Pemerintah Amerika Serikat (AS) membahas beberapa peluang kerja sama transformasi digital. Beberapa di antaranya kerja sama dalam bidang infrastruktur telekomunikasi, talenta digital, dan pelindungan data pribadi.

Pembahasan rencana kerja sama tersebut dilakukan dalam pertemuan persahabatan antara Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate bersama Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia Heather Variava pada Jumat (28/8).

“Tadi, pertemuan persahabatan yang luar biasa antara Indonesia dan Amerika Serikat. Indonesia Amerika melihat peluang-peluang apa yang ada di Indonesia, sehingga mampu nanti membangun kerja sama yang muncul benefit untuk Indonesia dan untuk Amerika,” kata Johnny, dalam keterangannya.

Menurut dia, perbincangan yang dilakukan perwakilan kedua negara tersebut mencakup transformasi digital dari aspek teknologi informasi dan komunikasi serta sumber daya manusia di Indonesia. Variava pun menyatakan keterkarikan AS untuk memberikan dukungannya.

Johnny melanjutkan, Pemerintahan AS menyiapkan dukungan financing support kepada perusahaan AS untuk mengambil bagian di dalam pembangunan digital ekonomi dan digital broadcasting di Indonesia.

“Secara spesifik, Ibu Wakil Duta Besar menyampaikan komitmen dan keinginan pemerintah dan perusahaan Amerika Serikat dalam pembiayaan dari program-program pembangunan transformasi digital, termasuk di dalamnya ada digital broadcast, teknologi informasi, dan infrastruktur TIK (teknologi informasi dan komunikasi),” jelasnya.

Menkominfo pun menegaskan, di tengah pandemi Covid-19, Pemerintah Indonesia secara serius melakukan kerja sama bilateral dengan negara-negara mitra dalam pengembangan dan pembangunan infrastruktur TIK di Indonesia.

Hingga saat ini, ada beberapa negara besar di dunia yang menyampaikan minat untuk menjalin kerja sama di bidang TIK dengan Indonesia. “Secara serius, Ibu Wakil Duta Besar menyampaikan minatnya Amerika untuk mengambil bagian. Ada juga minat pemerintah dan perusahaan Perancis serta pemerintah dan perusahaan Jepang,” ungkap Johnny.

Meskipun demikian, dia menyatakan, semua minat kerja sama tersebut nantinya dilakukan sesuai tahapan dan mekanisme yang ada di pemerintah Indonesia dan pemerintah negara mitra. Misalnya, peluang kerja dari sisi financing maupun teknologi dari perusahaan-perusahaan negara-negara yang bersangkutan.

“Diskusinya tadi bagus, terbuka, banyak hal didiskusikan mulai dari hulu sampai hilir di transformasi digital. Kami mendiskusikan mulai dari legislasi, atau payung hukum, mendiskusikan juga yang berkaitan dengan deployment infrastruktur TIK,” kata Johnny.

Tak hanya itu, dalam pertemuan tersebut juga dibahas mengenai digital talent untuk kebutuhan masyarakat Indonesia. Bukan saja terkait pemenuhan digital talent di tingkat menengah tetapi juga gerakan nasional literasi digital di tingkat basic.

“Kita mendiskusikan juga bagaimana menjaga ruang digital yang lebih baik yang berhubungan dengan cyber security dan crime. Pemahamannya sama, Amerika share values dan experience yang dimiliki, kita juga share kondisi kekinian di Indonesia,” tuturnya.

Apresiasi AS

Wakil Duta Besar AS untuk Indonesia Heather Variava menambahkan, pemerintah AS mengapresiasi pertemuan tersebut. Karena, ada banyak kesempatan untuk perusahaan AS di Indonesia untuk memberikan dukungan dalam pembangunan sektor ekonomi digital.

“Ada kesempatan antara pemerintah Amerika Serikat untuk kerja sama dengan perusahaan dan pemerintah Indonesia. Tapi, ada juga kesempatan untuk mendukung secara pelatihan dan pendidikan terkait dengan human capital development yang itu prioritas Pak Jokowi,” ujarnya

Menurut dia, sudah ada beberapa program pemerintah Indonesia yang didukung pemerintah AS melalui Kedutaan Besar AS di Indonesia. “Kami berharap, rencana kerja sama tersebut akan terealisasi dalam waktu dekat,” pungkas Variava.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN