Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
CEO Mbiz Rizal Paramarta dan manajemen. (Foto; Emanuel Kure/ID)

CEO Mbiz Rizal Paramarta dan manajemen. (Foto; Emanuel Kure/ID)

Semester I, Transaksi Sektor Jasa Mbiz Melonjak 60%

Emanuel Kure, Jumat, 30 Agustus 2019 | 18:34 WIB

JAKARTA, investor.id - Mbiz, platform solusi total pengadaan secara elektronik untuk business to business (e-procurement B2B) yang menyediakan produk dan solusi jasa, mencatat kenaikan transaksi sektor jasa di platformnya 60% pada semester I-2019. Kenaikan tersebut lebih tinggi dibandingkan dengan sektor produk, atau barang.

CEO Mbiz Rizal Paramarta mengatakan, terdapat lima kategori produk dan jasa yang memiliki jumlah nilai transaksi paling tinggi di Mbiz. Sektor jasa menempati posisi teratas yang terkait layanan instalasi serta jasa pemeliharaan dan perbaikan.

Kemudian, transaksi pada sektor barang, atau produk, permintaan terhadap kebutuhan produk-produk industri manufaktur dan peralatan listrik, emas batangan, ponsel pintar (smartphone), serta barang-barang untuk pencetakan.

“Kebutuhan akan jasa dalam e-procurement memiliki tren kenaikan yang signifikan. Transaksi untuk kebutuhan jasa pada semester ini (I-2019) naik sebesar 60%,” ujar Rizal di Jakarta, Jumat (30/8).

Dia menjelaskan, dari keseluruhan transaksi di Mbiz, industri dengan tingkat intensitas paling tinggi dalam pengadaan barang dan jasa terjadi pada sektor barang-barang konsumsi (consumer goods), perbankan, dan ritel. Perusahaan-perusahaan pada sektor tersebut masuk dalam kategori unggulan/utama (blue chips), multinasional, dan korporasi besar.

“Sebagai platform e-procurement, kami selalu berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik kepada para klien. Kami melihat tren pengadaan barang melalui teknologi akan terus berkembang ke depannya,” tambah dia.

Meski demikian, menurut Rizal, ke depannya, dibandingkan dengan pengadaan produk-produk berupa barang, permintaan terhadap layanan pada sektor jasa akan lebih berkembang. Pasalnya, proses e-procurement yang disediakan di platform Mbiz memberikan ruang yang lebih fleksibel bagi perusahaan untuk mengakses layanan jasa.

“Saat ini, di platfrom kami, sektor jasa itu berkontribusi sekitar 70% dan barang berkontribusi 30%. Ke depannya, tren tersebut akan terus berlanjut,” ungkapnya.

Dia juga menuturkan, secara keseluruhan, pelaku e-procurement yang memanfaatkan platfom Mbiz dan Mbizmarket berasal dari perusahaan penyedia barang dan jasa, serta perusahaan pembelinya terus meningkat. Skala perusahaan-perusahaan tersebut juga beragam, mulai dari perusahaan besar maupun usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).

“Ini mengembirakan kami. Sebab, tergambar bahwa penerimaan Mbiz sebagai platform e-procurement dilihat efektif dalam mendigitalisasi kegiatan procurement mereka. Kami berkomitmen untuk menjunjung tinggi transparansi dan akuntabilitas,” tegas Rizal.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN