Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Achmad Zaky, CHIEF EXECUTIVE OFFICER BUKALAPAK.COM

Achmad Zaky, CHIEF EXECUTIVE OFFICER BUKALAPAK.COM

Tak Lagi CEO Bukalapak, Zaky Pamit ke Karyawan

Abdul Muslim, Selasa, 10 Desember 2019 | 21:30 WIB

JAKARTA, investor.id - Achmad Zaky pamitan kepada karyawan dari jabatannya sebagai Chief Executive Officer (CEO) Bukalapak melalui surat terbuka setelah mengumumkan penggantinya kepada Muhammad Rachmat Kaimuddin (Rachmat). Selanjutnya, Zaky akan berperan sebagai Penasihat dan Pendiri Bukalapak, Tech Startup Mentor, serta Ketua Yayasan Achmad Zaky.

Para Pendiri Bukalapak yang terdiri atas Zaky, Fajrin Rasyid, Nugroho Herucahyono, telah mengumumkan perubahan komposisi di level C-Suite tersebut akan terhitung efektif mulai 6 Januari 2020. Hal ini sebagai kelanjutan dari rencana jangka panjang perusahaan memasuki dekade kedua dan dalam rangka membangun bisnis e-commerce yang berkelanjutan (sustainable).

Dengan perubahan tersebut, komposisi C-Suite baru Bukalapak terdiri atas Rachmat sebagai CEO, Fajrin Rasyid sebagai presiden dan co-founder, Nugroho Herucahyono sebagai chief technical officer (CTO) dan co-founder, Willix Halim sebagai COO, Natalia Firmansyah sebagai chief financial officer, Teddy Oetomo sebagai chief strategy officer, dan Bagus Harimawan yang baru bergabung pada Juli 2019 sebagai chief of talent.

“Selanjutnya, saya akan berperan sebagai Pendiri/Pemilik dan Advisor Bukalapak. Walau tidak aktif day to day, saya akan terus mendampingi Rachmat bersama Fajrin dan Xinuc (panggilan akrab Nugroho Herucahyono). Bagaimana pun Bukalapak sudah seperti anak saya sendiri. So, pastinya saya akan masih main-main di kantor baru kita yang keren ini,” ujar Zaky, dalam surat terbuka kepada karyawan Bukalapak, Selasa (10/12).

Dia yakin, di bawah kepemimpinan Rachmat, Bukalapak akan semakin berkembang dan meneruskan misi kebaikan untuk lebih menebarkan manfaat ke banyak masyarakat. Dalam beberapa minggu ke depan, Zaky pun akan memperkenalkan Rachmat ke masing-masing Tribe dan Function agar bisa lebih mengenalnya di Bukalapak. Karyawan Bukalapak juga diharapkan tetap mendukung dan bisa bekerja sama dengan Rachmat dengan sebaik-baiknya.

Setelah melewati satu dekade yang panjang, lanjut Zaky, sudah saatnya bagi dia memikirkan hal-hal lain yang lebih luas. Dia mengaku akan banyak meluangkan waktu menjadi mentor bagi ekosistem start-up/entrepreneurship di luar Bukalapak agar industrinya semakin membesar dan banyak lapangan kerja tercipta.

Zaky mengaku juga akan meluangkan waktu untuk kegiatan non-profit melalui yayasan yang akan didirikannya. “Almarhum Ayah saya selalu bercerita kepada saya, Urip iku mung mampir ngombe, artinya hidup itu hanya mampir minum. Saya akan memanfaatkan sisa waktu dalam hidup saya ini dengan sebaik-baiknya agar memberikan manfaat semaksimal mungkin untuk banyak orang,” tambahnya.

Pada akhir suratnya, dari lubuk hati yang paling dalam, dia pun meminta maaf jika dalam segala tindakan dan kata-katanya memiliki kesalahan kepada karyawan Bukalapak. “Saya pribadi mengucapkan terima kasih kepada teman-teman semua. Kalian luar biasa. Sampai bertemu nanti di peran saya yang berbeda. Kita tetap satu keluarga,” pungkasnya.

10 Tahun

Masih dalam suratnya, Zaky bercerita, tepat 10 tahun lalu, Bukalapak hanyalah sebuah gagasan. Karena itu, Bukalapak tidak pernah terbayangkan bisa sampai sebesar sekarang dan menjelma jadi salah satu unicorn (bernilai minimal US$ 1 miliar) di Tanah Air.

“Kami waktu itu hanyalah anak muda seperti kebanyakan anak muda lain yang tidak memiliki apa-apa, baik itu pengalaman maupun modal uang. Kami memulai semua ini dengan modal mimpi, harapan, dan niat mulia. Mimpi dan niat mulia agar kami tidak sekedar hidup untuk diri sendiri, tapi juga bagaimana kita bisa menghidupi orang lain,” katanya.

Pada hari ini, dia pun bangga dan sangat bahagia sekali Bukalapak telah memberikan manfaat ke jutaan masyarakat, terutamaa usaha kecil di Indonesia. Dari sisi finansial juga semakin mantap, pertumbuhan Bukapalak yang masih di atas 100% dengan pendapatan sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi (earning before interest, taxes, depreciation, and amortization/EBITDA) terus mengalami perbaikan.

“Saya berdoa agar kita selalu diberikan kekuatan dan kekompakan untuk menjaga titipan dan amanah dari yang Di Atas ini seterus dan selamanya. Aamiin,” tutur Zaky.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA