Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Cloudera Virtual Media Briefing dilaksanakan melalui Zoom pada hari Rabu, 29 September 2021 dengan pembicara  Fanly Tanto, Country Manager Indonesia, Cloudera, Heru Sutadi Pakar IT &Executive Director, Indonesia ICT Institute, dan  Fajar Muharandy, SE Lead Indonesia, Cloudera.

Cloudera Virtual Media Briefing dilaksanakan melalui Zoom pada hari Rabu, 29 September 2021 dengan pembicara Fanly Tanto, Country Manager Indonesia, Cloudera, Heru Sutadi Pakar IT &Executive Director, Indonesia ICT Institute, dan Fajar Muharandy, SE Lead Indonesia, Cloudera.

Teknologi 5G dan Perubahan Perilaku Pelanggani Hadirkan Peluang bagi Perusahaan Telekomunikasi

Rabu, 29 September 2021 | 18:06 WIB
Imam Suhartadi (imam.suhartadi@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Cloudera , perusahaan enterprise data cloud mengumumkan bahwa perusahaan-perusahaan telekomunikasi di Indonesia menggunakan Cloudera untuk memahami data mereka dan menggunakan real-time insights untuk membuat keputusan yang cerdas agar bisnis bisa lebih sigap dengan pertumbuhan bisnis berkelanjutan.

Dengan memanfaatkan platform manajemen data cloud-agnostic dari Cloudera, perusahaan telekomunikasi terkemuka dapat mengelola siklus data end-to-end, dan menerapkan teknologi analitik, pembelajaran mesin, dan kecerdasan buatan untuk mendapatkan insight menyeluruh dari pelanggan, sehingga dapat mengurangi churn, meningkatkan kinerja jaringan dan memacu inovasi.

“Indonesia diharapkan dapat meraih pangsa terbesar dari potensi layanan 5G di ASEAN, dan kami memperkirakan bahwa penyedia telekomunikasi terkemuka yang telah menawarkan layanan 5G di negara ini akan segera memperluas jaringan 5G mereka ke lebih banyak wilayah untuk menghadirkan kecepatan tinggi, latensi rendah. dan konektivitas yang lebih andal yang dapat ditawarkan 5G ke bisnis dan konsumen yang lebih luas di seluruh negeri," kata Fanly Tanto, Country Manager for Indonesia, Cloudera di Jakarta, Rabu (29/9).

Kehadiran teknologi 5G dan perubahan perilaku pelanggan karena pandemi COVID-19 menghadirkan peluang bagi perusahaan-perusahaan telekomunikasi untuk menata ulang perusahaan dan memberikan layanan yang melampaui layanan konektivitas yang selama ini mereka tawarkan.

Berdasarkan data Kearney, Indonesia diprediksi akan meraih pangsa terbesar dari potensi layanan 5G di Asean di mana akan menambah masing-masing hingga 9 persen dan 22 persen dari pendapatan konsumen dan perusahaan pada tahun 2025. 

Kendati demikian, menangkap peluang dari kehadiran 5G dan pelanggan baru mengharuskan perusahaan-perusahaan telekomunikasi untuk mengumpulkan data dari sumber-sumber baru, menganalisanya, dan menggunakan insight yang didapat untuk mengoptimalkan operasional mereka dan menghadirkan layanan-layanan yang inovatif.

Untuk mengubah manajemen data dan strategi analitik mereka di era bisnis yang berbasis data ini, perusahaan-perusahaan telekomunikasi membutuhkan platform yang multi-fungsi, terbuka, dan bersifat end-to-end yang memungkinkan mereka untuk menghasilkan enterprise data insight yang dibutuhkan untuk mendorong nilai bisnis ke berbagai use case penting.

"Perusahaan-perusahaan telekomunikasi merupakan salah satu agregator data terbesar, dan hal ini akan terus berlanjut mengingat aplikasi-aplikasi 5G akan memicu arus masuknya data. Namun, mereka terus ditantang proses yang rumit dari pengelolaan dan monetisasi data tersebut secara efektif. Dengan edge-to-AI enterprise data cloud Cloudera, kami melihat perusahaan-perusahaan telekomunikasi memanfaatkan real time insight untuk mengakselerasi pengambilan keputusan yang meningkatkan pendapatan, dan menggali keunggulan-keunggulan baru yang kompetitif," katanya.

Heru Sutadi, pakar IT dan pendiri Indonesian Information and Communication Technology (ICT) Institute mengatakan tahun ini Indonesia memasuki babak baru pengadopsian teknologi seluler dengan hadirnya 5G. “5G memberikan banyak keuntungan untuk menjawab kebutuhan masyarakat akan akses internet berkecepatan tinggi yang telah menemukan momentumnya sejak pandemi tahun lalu. Adopsi 5G oleh operator telekomunikasi akan membuat operator semakin kuat posisinya sebagai data agregator yang tentunya akan mendukung era data driven.

Cloudera baru-baru ini mengumumkan keanggotaan mereka di TM Forum, asosiasi global yang mendorong kolaborasi dan transformasi digital di industri jaringan dan komunikasi. Sebagai bagian dari pengembangan dan kolaborasi Cloudera yang sedang berlangsung dengan berbagai organisasi di bidang telekomunikasi, partisipasi Cloudera akan fokus pada keterlibatan dan dukungan data dan inisiatif AI.

Dalam perjalanannya, Cloudera akan mencurahkan keahlian di bidang infrastruktur data untuk memungkinkan terjadinya otomatisasi dan digitalisasi bagi perusahaan-perusahaan level enterprise. Upaya-upaya ini pada akhirnya akan menginformasikan dan mendorong standar industri di sejumlah area seperti IoT dan Smart Cities.

"Keanggotaan Cloudera di TM Forum menunjukkan komitmen untuk memperkuat industri melalui data dan analitik," kata Aaron Boasman-Patel, Vice President, AI & Customer Experience di TM Forum.

"Ada banyak perkembangan menarik di data dan AI, dan juga banyak tantangan organisasional di berbagai bidang seperti data dan tata kelola AI, di mana Cloudera dapat membantu industri menanganinya. Solusi-solusi inovatif berbasis data yang dikembangkan berkolaborasi dengan penyedia layanan dan anggota solusi lainnya, dapat mendorong kami menaikkan standar keseluruhan industri," tambahnya.


 

 

Editor : Imam Suhartadi (imam_suhartadi@investor.co.id)

BAGIKAN