Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Direktur Human Capital Management Telkomsel Muharam Perbawamukti (kiri), Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro (tengah), dan VP Corporate Communication Telkomsel Denny Abidin (kanan), menjelaskan keamanan data pelanggan di Jakarta, Senin (13/7). (Foto: Emanuel Kure/ID)

Direktur Human Capital Management Telkomsel Muharam Perbawamukti (kiri), Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro (tengah), dan VP Corporate Communication Telkomsel Denny Abidin (kanan), menjelaskan keamanan data pelanggan di Jakarta, Senin (13/7). (Foto: Emanuel Kure/ID)

Telkomsel Berusaha Data Pelanggan Tetap Aman

Senin, 13 Juli 2020 | 19:10 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Operator telekomunikasi seluler Telkomsel memastikan bahwa data pelanggannya yang terdapat di server milik perseroan tetap tersimpan dengan aman. Hal ini disampaikan berkaitan dengan kasus kebocoran data yang dialami oleh penggiat media sosial Denny Siregar (DS), salah satu pelanggan Telkomsel.

“Data yang tersimpan di Telkomsel, kami pastikan tetap aman, baik secara teknis maupun secara standard operation procedure (SOP),” kata Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro, saat konferensi pers di Gedung Telkomsel, Jakarta, Senin (13/7).

Menurut dia, Telkomsel secara rutin selalu melakukan evaluasi maupun meng-upgrade sistem terkait penyimpanan data pelanggan di server. Langkah tersebut dilakukan sebelum ada kejadian maupun ketika terjadi kejadian seperti yang dialami oleh DS.

“Ada, atau tidak ada kejadian (kasus DS), kami selalu rutin melakukan evaluasi dan upgrade sistem. Langkah itu kami lakukan secara rutin karena untuk memastikan data-data pelangan tetap aman,” ujarnya.

Terkait dengan adanya kasus kebocoran data DS di Grapari Rungkut, Surabaya, Setyanto menjelaskan bahwa oknum pelakunya merupakan pegawai alih daya (outsourching) customer services (CS).

Oknum tersebut telah melakukan tindakan akses ilegal (illegal acces) terhadap data pelanggan Telkomsel, sehingga harus berurusan dengan hukum. Saat ini, pelakunya telah ditangkap Polri dan menjadi tersangka.

“Karena oknum tersebut melakukan illegal acces, maka kita lapor ke polisi untuk diusut secara tuntas,” jelasnya.

Dia melanjutkan, pada dasarnya, setiap pegawai CS Telkomsel bisa mengakses data pelanggan, tetapi hanya bisa dilakukan secara terbatas. Selain itu, pegawai CS telah dibekali dengan SOP yang berlaku di Telkomsel. Jika melanggar, pegawai yang bersangkutan akan langsung berhadapan dengan hukum yang berlaku.

“Akses yang terbatas itu dengan tujuan supaya untuk bisa validasi data pelanggan saja. Tetapi, kalau melanggar SOP, tidak ada lagi toleransi buat oknum yang bersangkutan,” ungkap Setyanto.

Direktur Human Capital Management Telkomsel Muharam Perbawamukti mengungkapkan, dalam merekrut karyawan, pihaknya telah memiliki prosedur standar baku serta proses perekrutan yang transparan dan profesional.

“Secara sistem sudah sesuai aturan, terutama dalam proses perekrutan. Karena itu, jika tidak melaksanakan SOP yang diterapkan, itu berarti telah melakukan illegal acce, dan itu akan diproses secara hukum,” tambah Muharam.

Penyempurnaan

Lebih jauh, VP Corporate Communication Telkomsel Denny Abidin menambahkan, data-data pelanggan Telkomsel dipastikan tetap terjaga aman. Namun, bagi okunum karyawan yang melakukan akses ilegal terhadap data pelanggan tidak ada toleransi. Otomatis, oknum yang bersangkutan diproses secara hukum.

“Karyawan yang bertindak di luar SOP tidak ada toleransi. Kami juga berkomitmen untuk secara kontinyu melakukan penyempurnaan di sistem kami, baik secara teknis maupun SOP,” tutur Denny.

Selain itu, dia juga tetap mengingatkan kepada para pelanggan untuk selalu menjaga data pribadinya. Karena, kasus kebocoran data pribadi bisa terjadi kapan dan di mana saja.

“Kami prihatin dengan kasus yang terjadi ini (pada kasus DS). Kami juga mengimbau kepada seluruh pelanggan Telkomsel untuk selalu menjaga data-data pribadinya. Kasus ini sekarang sedang ditangani pihak Kepolisian RI,” tegas Denny.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN