Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Penandatanganan CSPA antara Telkomsel dan Mitratel untuk pengalihan kepemilikan  6.050 menara telekomunikasi. (IST)

Penandatanganan CSPA antara Telkomsel dan Mitratel untuk pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi. (IST)

Alihkan Kepemilikan 6.050 Menara Telekomunikasi ke Mitratel

Telkomsel Fokus Transformasi Bisnis Digital

Rabu, 21 Oktober 2020 | 07:46 WIB
Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id – Telkomsel akan fokus memperkuat transformasi menjadi perusahaan telekomunikasi digital terdepan di Indonesia. Karena itu, perseroan melakukan aksi korporasi penataan portofolio bisnis dengan mengalihkan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi kepada Mitratel.

Kesepakatan itu ditandai dengan penandatanganan Perjanjian Jual dan Beli Bersyarat (Conditional Sale and Purchase Agreement/CSPA) antara PT Telekomunikasi Selular (Telkomsel) dan PT Dayamitra Telekomunikasi (Mitratel).

Pengalihan kepemilikan dilakukan secara bertahap hingga ditargetkan selesai pada akhir triwulan I-2021. Penandatanganan dilakukan oleh Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro dan Direktur Utama Mitratel Theodorus Ardi Hartoko di Jakarta, Rabu (14/10) pekan lalu.

Setyanto Hantoro menyampaikan, Telkomsel mendukung kesepakatan itu yang juga dilakukan sebagai komitmen untuk melanjutkan transformasi perusahaan ke bisnis digital sekaligus akan memperkuat penataan portofolio Telkom Group dengan pelepasan 6.050 menara telekomunikasi yang dimiliki.

“Salah satu prioritas strategi bisnis dengan memperkuat ekosistem digital melalui layanan digital connectivity terbaik dan merata serta mengembangkan potensi layanan digital services dan digital platform bagi masyarakat Indonesia,” ungkap Setyanto, dalam pernyataannya, Selasa (20/10).

Theodorus Ardi Hartoko menambahkan, aksi korporasi tersebut merupakan salah satu strategi bisnis Mitratel untuk meningkatkan kapabilitas dari sisi aspek infrastruktur telekomunikasi. Pengalihan kepemilikan 6.050 menara telekomunikasi milik Telkomsel diyakininya akan memperkuat bisnis Mitratel secara fundamental.

“Ini menjadi potensi yang baik dan menciptakan nilai tambah bagi Mitratel yang akan berdampak positif pada penguatan industri telekomunikasi nasional, khususnya sektor menara telekomunikasi,” ujar Theodorus.

Penataan

Direktur Strategic Portfolio Telkom Budi Setyawan Wijaya menambahkan, aksi korporasi yang dilakukan Telkomsel dan Mitratel itu merupakan bagian dari penataan portofolio Telkom Group demi optimalisasi bisnis dan aset yang dimiliki serta memastikan optimal value bagi pemegang saham.

“Langkah ini juga merupakan upaya untuk value creation bisnis tower dan memastikan agar setiap entitas anak perusahaan dapat fokus dalam melakukan penguatan pada lini bisnisnya masing-masing,” tutur Budi.

Lebih lanjut, Wakil Menteri BUMN II RI Kartika Wirjoatmodjo menjelaskan, kesepakatan antara Telkomsel dengan Mitratel untuk 6.050 menara telekomunikasi menjadi satu langkah besar dari restrukturisasi portofolio Telkom Group demi keberlangsungan perusahaan dalam jangka panjang.

“Ini juga menjadi bagian dari inisiatif pemerintah yang berupaya melakukan restrukturisasi BUMN dalam mengembalikan bisnis inti dari masing-masing perusahaan dan menciptakan nilai tambah melalui struktur perusahaan yang lebih ideal,” tutur Kartika.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN