Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Peluncuran Aplikasi e-Sihat Belitung. (Dok Telkomsel)

Peluncuran Aplikasi e-Sihat Belitung. (Dok Telkomsel)

Telkomsel Hadirkan Aplikasi e-Sihat Belitong

Abdul Muslim, (abdul_id)  Jumat, 27 Desember 2019 | 08:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Telkomsel, sebagai digital telco company dan operator seluler terbesar di Tanah Air, menghadirkan aplikasi e-Sihat Belitong. Aplikasi dihadirkan sebagai solusi untuk membantu Pemerintah Kabupaten Belitung Timur guna mengatasi permasalahan gagal pertumbuhan pada anak akibat kekurangan gizi.

Menurut data Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) tahun 2018 yang dirilis oleh Kementerian Kesehatan, Indonesia merupakan salah satu negara yang memiliki angka kasus tubuh pendek (stunting) pada anak sekitar 27,67%. Stunting, kondisi gagal pertumbuhan pada anak, baik pertumbuhan tubuh dan otak, banyak terjadi akibat kekurangan gizi dalam waktu yang lama dan tidak termonitor oleh pemerintah.

Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani, pada saat acara serah terima aplikasi e-Sihat Belitong dengan Pemerintah Kabupaten Belitung Timur, mengatakan, aplikasi tersebut merupakan salah satu bentuk sumbangsih dari aksi corporate social responsibility (CSR) Telkomsel untuk membantu pemerintah daerah dalam memonitor dan mengefektifkan solusi dari sejumlah permasalahan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita di wilayah Belitung Timur.

Aplikasi itu akan menghadirkan data kesehatan secara realtime, sehingga Pemerintah Kabupaten Belitung Timur dapat mengambil tindakan pencegahan, khususnya stunting pada anak usia dini.

"Melalui aplikasi ini, Telkomsel mendorong akselerasi dalam menciptakan ekosistem digital untuk keseharian masyarakat, termasuk di Belitung Timur,” ujar Ririn, dalam keterangannya, Kamis (26/12).

Menurut dia, e-Sihat Belitong merupakan platform aplikasi kesehatan digital yang akan memudahkan petugas kesehatan untuk memonitor terkait kondisi ibu hamil, bayi, dan balita yang ada di Belitung Timur.

Melalui aplikasi tersebut, petugas yang sebelumnya melakukan pencatatan secara manual akan beralih ke pencatatan digital. Selanjutnya, data digital yang bersifat realtime diharapkan akan membantu petugas kesehatan mengambil tindakan pencegahan dengan cepat dan akurat untuk mencegah stunting pada anak.

Selain itu, e-Sihat Belitong akan berperan sebagai alarm petugas jika ada ibu hamil, bayi, dan balita yang tidak melakukan cek kesehatan secara berkala. Nantinya, petugas kesehatan diminta untuk mengunjungi ibu hamil, bayi, dan balita tersebut, untuk memastikan kondisi kehamilan dan kesehatannya.

Pada tahap awal, Telkomsel memberikan 23 akses user tanpa biaya beserta dengan perangkat tablet, serta akses jaringan Telkomsel tanpa biaya kepada Pemerintah Kabupaten Belitung Timur.

Akses user dan perangkat tersebut akan disebar dan diberikan kepada seluruh petugas kesehatan yang ada di Belitung Timur. Secara periodik, program e-Sihat akan rilis di daerah-daerah selanjutnya.

“Diharapkan, program di Belitung Timur ini bisa menjadi langkah awal guna membantu pemerintah daerah dalam menekan angka kasus stunting pada anak di Indonesia serta merangsang perkembangan ekosistem digital di Belitung dalam seluruh aspek kehidupan. Kami ingin menciptakan cara kerja berbasis digital yang lebih efektif dan efisien,” tutup Ririn.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN