Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi aplikasi privyid di ponsel. (Dok: Telkomsel)

Ilustrasi aplikasi privyid di ponsel. (Dok: Telkomsel)

Telkomsel Suntik Dana ke PrivyID

Emanuel Kure, Kamis, 26 September 2019 | 07:00 WIB

JAKARTA, investor.id - Telkomsel Mitra Inovasi (TMI), unit ventura operator seluler Telkomsel, melalui MDI Ventures, mengumumkan pendanaan perpanjangan Seri A untuk PrivyID, sebuah usaha rintisan berbasis teknologi (start-up) regulasi di Indonesia. Namun, tak disebutkan dana yang diinvestasikan.

Start-up tersebut mengembangkan solusi digital untuk memudahkan verifikasi calon konsumen (customer onboarding journey). Usaha rintisan ini telah mendapat sertifikasi dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) untuk menerima pendaftaran, memverifikasi, menerbitkan sertifikat elektronik, dan tanda tangan elektronik untuk publik.

CEO TMI Andi Kristianto mengatakan, teknologi application program interface (API) dan workflow produk buatan PrivyID menghadirkan proses operasional yang efektif dan efisien bagi para penggunanya. Layanannya pun dalam posisi untuk tumbuh secara signifikan, sehingga akan mengakselerasi inklusi keuangan. 

“Kolaborasi PrivyID dengan produk, aset dan sumber daya dari Telkomsel, akan menghadirkan banyak pengembangan inovasi menarik di bidang ini dalam beberapa tahun ke depan,” kata Andi, dalam keterangannya, Rabu (25/9).

Andi menjelaskan, memiliki prinsip mengedepankan prioritas privasi pengguna dalam penyediaan layanan identitas digital, PrivyID telah memiliki sertifikasi ISO 27001:2013. Hal tersebut merupakan standar tertinggi dalam manajemen keamanan informasi. PrivyID telah memfasilitasi beberapa lembaga keuangan terkemuka untuk proses akuisisi konsumen berbasis digital.

“Privy ID juga menggunakan berbagai jenis teknologi terkini, antara lain pengecekan dokumen berbasis AI (artificial intelligence), pendeteksi karakter kehidupan (livenes detection), pengenalan wajah (facial recognition), infrastruktur enkripsi, dan jalur autentifikasi terintegrasi (smart authentication gateway),” tambahnya.

Menurut dia, dengan tingkat penetrasi pengguna mobile yang jauh lebih tinggi dibandingkan dengan penetrasi perbankan, pendanaan TMI untuk PrivyID merupakan langkah awal dalam membangun platform yang dapat mengubah pasar layanan verifikasi identitas dengan menghadirkan sarana yang efektif dan terintergrasi bagi konsumen.

“Dengan mengutamakan keamanan, layanan ini mengidentifikasi pengguna melalui algoritma penilaian kredit yang dikombinasikan dengan metode lain, seperti tanda tangan digital dan kartu identitas terverifikasi untuk memproses pengguna hanya dalam hitungan menit. Hasil dari integrasi produk ini membuka peluang untuk mengakselerasi inklusi keuangan di Indonesia,” ungkap Andi.

Sementara itu, CEO PrivyID Marshall Pribadi menuturkan, PrivyID kini telah digunakan lebih dari 4,5 juta orang dan lebih dari 200 institusi, termasuk oleh Telkom Group, BRI, Bank Mandiri, Investree, BCA Finance, dan Adira Finance.

“Dengan kerja sama bersama Telkomsel, kami semakin optimistis dalam menjalankan misi mewujudkan inklusi keuangan dan membuka kunci potensi ekonomi digital di Indonesia,” tutur Marshall.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA