Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Rapat Kerja Menkominfo bersama Anggota Komisi I DPR RI melalui konferensi video dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Foto: Kemkominfo

Rapat Kerja Menkominfo bersama Anggota Komisi I DPR RI melalui konferensi video dari Kantor Kementerian Kominfo, Jakarta, Selasa (7/4/2020). Foto: Kemkominfo

Total Hoaks Covid-19 Tembus 1.125 Kasus

Emanuel Kure, Rabu, 8 April 2020 | 20:25 WIB

JAKARTA, investor.id - Total kabar bohong (hoaks) mengenai virus korona (Corona Virus Disease 2019/Covid-19) yang menyebar di berbagai platform media sosial di Tanah Air telah mencapai 1.125 kasus hingga Rabu (8/4).

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) pun telah bekerja sama dan menggandeng pengelola platform digital untuk menangani sebaran hoaks Covid--19 dengan cara memblokir konten (take down). Kerja sama antara lain dilakukan dengan Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube.

“Langkah-langkah yang kami lakukan adalah berkomunikasi dengan platform digital global, di antaranya Facebook, Twitter, Instagram, dan Youtube,” kata Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate di Kantor Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Jakarta, Rabu (8/4).

Total 1.125 hoaks Covid-19 yang terdiri atas 474 isu dan ditemukan Kemenkominfo menggunakan mesin pendeteksi hoaks bernama Automatic Identification System (AIS) tersebar di platform Facebook mencapai 785 kasus, 324 kasus di Twitter, 10 kasus di Instagram, dan enam kasus di Youtube.

Menurut Johnny, berkat kerja sama tersebut, hingga Rabu kemarin, sudah ada 359 hoaks berhasil diblokir, dengan rincian 303 dilakukan oleh Facebook, tiga oleh Instagram, dan 53 oleh Twitter. Sedangkan di Youtube masih dalam proses.

“Masih terdapat 766 sebaran isu hoaks yang beredar. Kami sudah berkomunikasi secara rutin dengan perusahaan kantor pusat di Amerika Serikat dan perwakilannya di Jakarta untuk minta proses blokir,” tuturnya.

Pada kesempatan itu, Johnny juga mengungkapkan bahwa ada kasus hoaks yang sudah ditangani oleh Kepolisian RI (Polri) untuk penindakan secara hukum dan kemungkinan ditingkatkan proses pidana.

“Kami berterima kasih kepada Kepolisian Republik Indonesia, di mana 21 Polda dan Bareskrim Polri telah menangani 77 kasus hoaks terkait Covid-19 dan tentu kami mengapresiasi langkah cepat dan kolaborasi dengan Polri,” tambah Johnny.

Covid-19

Sementara itu, Kemenkominfo telah melibatkan semua pihak terkait (stakeholders), yakni pemerintah, masyarakat atau komunitas, akademisi, pengusaha, dan media dalam mendukung penanganan dampak Covid-19. Keterlibatan semua unsur tersebut dilaksanakan secara sistematis dan komprehensif.

“Kami memanfaatkan betul jejaring kerja sama. Karena, memutus rantai penyebaran Covid-19 tidak bisa dilakukan sendiri-sendiri. Harus kolaboratif,” kata Menkominfo, dalam Rapat Kerja bersama anggota Komisi I DPR RI melalui konferensi video, Selasa (7/4).

Menurut Johnny, sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 7 Tahun 2020 tentang Percepatan Penanganan Covid-19, Kemenkominfo mendukung penuh setiap upaya untuk meningkatkan kesiapan dan kemampuan dalam mencegah, mendeteksi, dan merespons Covid-19.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN