Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Ilustrasi trafik data Telkomsel Naik saat Nataru. (IST)

Ilustrasi trafik data Telkomsel Naik saat Nataru. (IST)

Trafik Data Telkomsel Naik 39% Saat Nataru

Emanuel Kure, Senin, 6 Januari 2020 | 20:52 WIB

JAKARTA, investor.id - Telkomsel, operator telekomunikasi seluler terbesar di Tanah Air, mencatat trafik data/internetnya melonjak sekitar 39% saat melayani kebutuhan komunikasi pelanggan pada periode Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 (Nataru) dibandingkan dengan periode Nataru tahun sebelumnya.

Sementara itu, pada momen pergantian tahun tersebut, tercatat trafik layanan data (payload) Telkomsel mencapai 23.9 petabyte, atau meningkat sekitar 16% dibandingkan rata-rata payload pada hari normal tahun 2019.

Wilayah dengan kenaikan trafik layanan data tertinggi adalah Sumatera Utara dan Bali-Nusa Tenggara dengan peningkatan masing-masing sekitar 24% dan 23% dibandingkan hari normal, diikuti oleh Papua dan Maluku melonjak 23% serta Jawa Tengah 21%.

Vice President Corporate Communications Telkomsel Denny Abidin mengatakan, tingginya peningkatan trafik layanan data tersebut antara lain dipicu oleh meningkatnya aktivitas pelanggan yang menggunakan layanan video streaming di smartphone, atau komputer tablet saat pergantian tahun baru.

“Selain itu, pelanggan melakukan aktivitas momen tersebut melalui berbagai media sosial serta berkomunikasi melalui pesan instan yang mengalami peningkatan pada periode yang sama,” kata Denny, dalam keterangannya, Senin (6/1).

Dia menjelaskan, kontribusi tertinggi penggunaan layanan Telkomsel secara umum berasal dari pelanggan yang memanfaatkan layanan data untuk aktivitas di media sosial yang mencapai sekitar 36%.

“Pelanggan juga menggunakan data untuk menyaksikan film, atau video secara streaming dengan kontribusi sekitar 26%,” tambahnya.

Di sisi lain, menurut Denny, komunikasi berbasis teks, serta panggilan suara dan panggilan video melalui aplikasi pesan instan, memberikan kontribusi sekitar 17% terhadap penggunaan layanan data.

Sementara itu, trafik layanan suara dan SMS bervariasi dibandingkan dengan pada hari normal. Trafik layanan suara mengalami penurunan sekitar 3% menjadi 1,12 miliar per menit. Sedangkan trafik layanan SMS tak seperti biasanya masih mengalami kenaikan sekitar 9% menjadi 595 juta SMS.

Telkomsel juga sebelumnya sudah memprediksi bahwa perilaku pelanggan lebih banyak menggunakan layanan data dibandingkan suara dan SMS. "Meskipun demikian, pada pergantian tahun ini, layanan SMS masih mampu mengalami kenaikan dibandingkan hari biasa. Selain itu, tidak ada kenaikan untuk layanan suara,” ungkap Denny.

Persiapan Matang

Dia melanjutkan, untuk mengantisipasi lonjakan trafik layanan yang sudah rutin terjadi pada momen pergantian tahun ini, sejak jauh hari, Telkomsel telah memperkuat seluruh elemen jaringan di seluruh wilayah Indonesia.

Optimalisasi seluruh elemen jaringan Telkomsel dengan menyediakan sebanyak 82 unit compact mobile base station (Combat), atau mobile BTS yang dikerahkan di point of interest (PoI) dengan trafik komunikasi yang terpadat.

"Dengan begitu, penguatan jaringan dari Telkomsel mampu menjangkau 533 PoI titik di seluruh Indonesia,” pungkas Denny.

Telkomsel merupakan operator seluler terbesar di Indonesia dengan jumlah pelanggan mencapai lebih dari 170 juta. Untuk melayani pelanggannya yang tersebar di seluruh Indonesia, termasuk juga di daerah terpencil dan pulau terluar serta daerah perbatasan negara, perseroan menggelar lebih dari 209.000 BTS.

Telkomsel secara konsisten mengimplementasikan teknologi seluler terkini dan menjadi yang pertama melakukan uji coba layanan 5G di Indonesia. Memasuki era digital, Telkomsel terus mengembangkan bisnis digital, di antaranya digital advertising, digital lifestyle, mobile financial services, dan internet of things.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA