Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Wapres KH Ma'ruf Amin

Wapres KH Ma'ruf Amin

Acara Puncak Kilau Digital Permata Flobamora di NTT

Wapres Dorong UMKM Pasarkan Produk secara Online

Jumat, 18 Juni 2021 | 19:04 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id – Wakil Presiden (Wapres) KH Ma’ruf Amin menyampaikan, pemerintah terus mendorong pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) untuk memasarkan produknya melalui media dalam jaringan (daring/online). Hal ini pun diharapkan akan meningkatkan ekonomi daerah dan nasional.

Melalui kegiatan Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), pemerintah juga mendorong merek nasional (national branding), terutama  produk lokal UMKM unggulan, agar menciptakan industri, kreasi dan inovasi baru, serta pasar yang lebih besar.

Untuk menjangkau pasar yang lebih besar, Gernas BBI pada 2020 pun telah berhasil mengikutsertakan 3,7 juta unit UMKM yang bergabung dengan platform online untuk memasarkan produknya. Hal ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah dan nasional.

“Pemasaran produk UMKM secara online diharapkan mampu menciptakan multiplier effects yang memberikan manfaat lebih besar dan lebih luas lagi bagi para pelaku UMKM, sehingga mampu menyumbang pada peningkatan kesejahteraan dan perekonomian nasional,” harap Wapres, dalam sambutan pembukaan Acara Puncak Gernas BBI Kilau Digital Permata Flobamora yang dihadirinya secara daring dari Kediaman Resmi Wakil Presiden di Jl Diponegoro No 2, Jakarta, Jumat (18/6).

Pada acara bertema ‘Kilau Digital Permata Flobamora’ di Puncak Waringin, Labuan Bajo, Provinsi Nusa Tenggara Timur tersebut, Wapres mengungkapkan komitmen pemerintah untuk mengutamakan produk lokal UMKM dengan mewajibkan alokasi 40% bagi UMKM dalam kegiatan pengadaan barang dan jasa pemerintah.

Selain itu, untuk mendorong pertumbuhan ekonomi dan kemandirian ekonomi nasional, Wapres menambahkan, melalui Gernas BBI, pemerintah menekankan pentingnya penggunaan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN).

Lebih lanjut, dia menjelaskan bahwa Gernas BBI juga diarahkan untuk mempersiapkan transformasi ekonomi menuju digitalisasi. Karena itu, penyediaan infrastruktur telekomunikasi dan informasi menjadi hal mendasar dan mutlak untuk dipenuhi.

Pemerintah pun menargetkan, pada 2023, akses internet sudah dapat dinikmati di seluruh  wilayah Indonesia. “Melalui Proyek Strategis Nasional, dengan membangun jaringan backbone fiber optic Palapa Ring dan proyek satelit multifungsi, diharapkan, tahun 2023, seluruh wilayah Indonesia sudah terjangkau internet,” ucapnya.

Dengan adanya jaringan koneksi internet di seluruh wilayah Indonesia, didukung dengan digitalisasi pemasaran, Wapres berharap, produk lokal mampu menembus pasar nasional, dan bahkan, pasar global.

Puncak Waringin

Di samping itu, Wapres juga menyampaikan bahwa Puncak Waringin yang menjadi venue kegiatan tersebut merupakan Creative Hub di Destinasi Super Prioritas Labuan Bajo, itu akan menjadi pusat kegiatan bagi para pelaku ekonomi kreatif (ekraf) dan UMKM, khususnya di propinsi NTT.

Dia pun mengimbau agar pelaku ekraf dan UMKM dapat lebih adaptif, kreatif, dan inovatif, menciptakan produk yang sesuai dengan selera dan kebutuhan pasar serta dapat memasarkan produknya secara daring.

“Dalam era digital ini, UMKM juga harus memanfaatkan platform digital termasuk media sosial untuk mendukung perkembangan usahanya, serta mempermudah akses pada pembiayaan, distribusi dan pemasaran produknya,” tegas Wapres.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN