Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Email

Password

×

Nama

Email

Password

Ulangi Password

×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Xiaomi akan Tingkatkan Investasi dan SDM di Indonesia

Primus Dorimulu, Selasa, 19 November 2019 | 22:58 WIB

BEIJING, investor.id – Produsen smartphone Xiaomi menyatakan akan memperluas jaringan bisnis dan investasinya di Indonesia.

Demikian dikemukakan Vice President Public Affairs – International Affairs, Christine Wong dalam diskusi dengan Duta Besar RI untuk RRT, Djauhari Oratmangun saat mengunjungi Xiaomi Campus, Beijing di kawasan Xi'erqi, Distrik Haidian, Senin (18/11/2019).

Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun bersama Christine Wong saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

“Sejak hadir di Indonesia tahun 2014, Xiaomi berkembang dengan cepat dari perusahaan dengan hanya 20 staf hingga sekitar 2000 orang saat ini,” kata Christine Wong.

Menurut dia, staf utama Xiaomi Indonesia kini berjumlah sekitar 100 orang dan pabrik telepon seluler Xiaomi di Batam memperkerjakan lebih dari 2000 pekerja. Produksi perdana pabrik Xiaomi di Indonesia terlaksana bulan Februari 2017 yaitu ponsel Redmi 4A.

Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Kampus baru ini menjadi salah satu pusat riset dan pengembangan produk Xiaomi termasuk produk berteknologi 5G dan artificial intelligence. Xiaomi berdiri sejak tahun 2010 dan saat ini memiliki lebih dari 20 ribu orang pekerja di seluruh dunia. 1600 di antara para stafnya berasal dari berbagai negara di luar RRT dan bekerja di kampus-kampus Xiaomi di RRT dan berbagai lokasi di dunia.

Penjelasan produk Smartphone Xiaomi terbaru. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Penjelasan produk Smartphone Xiaomi terbaru. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Diakui oleh Christine Wong bahwa Indonesia adalah patner luar negeri paling penting bagi Xiaomi. Oleh karena itu Xiaomi juga bekerja sama dengan semakin banyak pihak di Indonesia. Xiaomi pernah menyelenggarakan Suppliers Summit pada tahun 2018 di Batam dan MIDC (Xiaomi Developers Confererence) pada bulan September 2019 lalu di Jakarta. MIDC sukses menarik kehadiran banyak start up Indonesia dan developer individual untuk berbagi ide mengenai pengembangan teknologi.

Smartphone Xiaomi terbaru. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Smartphone Xiaomi terbaru. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Dalam kaitan ini, Dubes Djauhari mengajak Xiaomi untuk terus berkolaborasi dengan start up di Indonesia serta merekrut generasi muda kreatif Indonesia.

Smartphone Xiaomi terbaru. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Smartphone Xiaomi terbaru. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Di tahun 2020 mendatang Xiaomi akan meluncurkan serangkaian produk baru di Indonesia. Dubes Djauhari menyampaikan bahwa rencana ini perlu dibarengi dengan perluasan jaringan bisnis dan investasi baru di Indonesia. Melihat demografi dan proyeksi kemajuan ekonomi Indonesia maka Xiaomi harus menanamkan modal lebih besar di Indonesia.

Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Christine Wong mendampingi Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Christine Wong menimpali bahwa Xiaomi akan berinvestasi dengan membuka lebih banyak Mi Stores dan bekerja sama dengan lebih dari 2000 toko penjual ponsel di seluruh Indonesia. Investasi lainnya adalah dengan membuka gerai layanan purna jual dan perbaikan produk.

Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Diskusi juga membahas realisasi visi Xiaomi untuk memberi produk terbaik dengan harga yang layak. Walau lebih dikenal sebagai produsen telepon seluler namun pemasukan terbesar Xiaomi kini dari layanan berbasis internet.

Perkembangan ini karena Xiaomi menyiapkan ekosistem yang didukung berbagai produk pendukung. Xiaomi berharap visi ini bisa dicapai melalui teknologi 5G, artificial intelligence, dan internet of things.

Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu
Dubes RI di Tiongkok Djauhari Oratmangun saat mengunjungi pabrik Xiaomi. Foto: Investor Daily/Primus Dorimulu

Kunjungan diakhiri dengan melihat contoh smart home Xiaomi yang menggabungkan ketiga teknologi tersebut.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA