Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto (ki-ka): Head of Sales Kepri dan Ridar XL Axiata Alex Burnama, Kepala Dinas Kominfo Natuna Raja Darmika, Territory Sales XL Axiata Area Bintan-Natuna Rudi Darma, Sekretaris Desa Dursalim, dan nelayan meresmikan BTS 4G USO di Desa Mekar Jaya, Kabupaten Natuna, Jumat (20/12). (IST)

Foto (ki-ka): Head of Sales Kepri dan Ridar XL Axiata Alex Burnama, Kepala Dinas Kominfo Natuna Raja Darmika, Territory Sales XL Axiata Area Bintan-Natuna Rudi Darma, Sekretaris Desa Dursalim, dan nelayan meresmikan BTS 4G USO di Desa Mekar Jaya, Kabupaten Natuna, Jumat (20/12). (IST)

XL Axiata Tambah 3 Jaringan 4G USO

Abdul Muslim, Minggu, 22 Desember 2019 | 20:35 WIB

JAKARTA, investor.id - PT XL Axiata Tbk menghadirkan dan mulai mengoperasikan tiga BTS Universal Service Obligation (USO) di beberapa area terpencil, yaitu Natuna di Provinsi Kepulauan Riau, Musi Rawas di Sumatera Selatan, dan Pesisir Barat di Lampung pada penghujung 2019 ini.

Keberadaan jaringan USO dengan spesifikasi sebagai jaringan data 4G tersebut diharapkan mampu mendukung pemerataan pembangunan di kawasan perbatasan serta memperkuat aspek ketahanan nasional. Khusus BTS di Natuna ada di garis terdepan wilayah Republik Indonesia di wilayah Laut Tiongkok Selatan.

Peresmian BTS USO Natuna tersebut berlangsung di Desa Mekar Jaya, Kecamatan Bunguran Barat, Kabupaten Natuna. Head of Sales Kepri - Ridar, Alex Burnama hadir mewakili manajemen XL Axiata. Sementara itu, dari perwakilan pemerintah daerah hadir Kadis Kominfo Natun, Raja Darmika, Kepala Desa Mekar Jay, Muhammad Isa, dan sejumlah tokoh masyarakat.

Plt Chief Technology Officer XL Axiata I Gede Darmayusa mengatakan, merupakan satu kebanggaan bagi XL Axiata bisa kembali meresmikan beroperasinya jaringan telekomunikasi dan data di wilayah-wilayah yang termasuk dalam kategori terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Kali ini, Kepulauan Natuna merupakan salah satu titik terluar dari wilayah kedaulatan Republik Indonesi, yang berlokasi di tengah Laut Tiongkok Selatan. Terletak di area permukiman, jaringan BTS yang dibangun dengan skema USO ini memiliki jangkauan hingga radius 7 km.

“Warga setempat dan aparat pemerintah bisa memanfaatkan layanan telekomunikasi dan internet cepat 4G untuk bermacam aktivitas produktif,” ujar Gede, dalam keterangannya, seperti dikutip Minggu (22/12).

Sebelumnya, pada 2019, XL Axiata juga telah mengoperasikannya jaringan USO, antara lain di Provinsi Nusa Tenggara Timur, yaitu di Kabupaten Ende, di Provinsi Maluku Utara, tepatnya di Kabupaten Halmahera Barat, serta tiga lainnya di Provinsi Maluku, yaitu di Kabupaten Tengah Tengah.

Pembangunan jaringan USO oleh XL Axiata pada 2019 ditargetkan mencakup 289 titik di 51 kabupaten yang tersebar di berbagai provinsi, baik di pulau Sumatera, Kalimantan, Sulawesi, Nusa Tenggara Timur, Maluku, dan Papua. Seluruh 289 BTS USO yang dibangun merupakan jaringan berteknologi 4G.

Berlanjut

Langkah XL Axiata untuk membangun jaringan USO tidak akan berhenti sampai tahun ini saja. Perseroan berharap akan bisa melanjutkannya tahun 2020 di area yang semakin luas.

Gede menuturkan, XL Axiata juga akan mengelola dan mengembangkan semua BTS USO yang dibangun menjadi jaringan yang benar-benar mampu melayani masyarakat semaksimal mungkin agar memberikan nilai ekonomi dan bisnis.

Karena itu, seiring dengan pembangunan jaringan USO, XL Axiata juga akan membangun ekosistem pendukungnya, sehingga masyarakat setempat semakin mudah mengakses dan memanfaatkan semua jenis layanan XL Axiata.

 Dia menjelaskan, area luar Jaw, memiliki potensi perluasan jaringan, terutama karena penggunaan data internet yang berkembang sangat tinggi. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII), pengguna internet di Indonesia mengalami peningkatan menjadi 171 juta, di mana 44% penggunanya berada di luar Jawa dan akan terus bertambah.

“Dengan potensi ini, tentunya, kami sangat optimistis untuk mengembangkan potensi bisnis, terutama data di area luar Jawa, termasuk area-area jaringan USO,“ imbuhnya.

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN

REKOMENDASI UNTUK ANDA