Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto (ki-ka): Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih, Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata Feby Sallyanto, dan Head of IoT XL Axiata Brian Cakra memperkenalkan teknologi NB-IoT. (Foto: Emanuel Kure/ID)

Foto (ki-ka): Group Head Corporate Communication XL Axiata Tri Wahyuningsih, Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata Feby Sallyanto, dan Head of IoT XL Axiata Brian Cakra memperkenalkan teknologi NB-IoT. (Foto: Emanuel Kure/ID)

XL Hadirkan Jaringan NB-IoT di 31 Kota

Kamis, 26 September 2019 | 08:00 WIB
Emanuel Kure (emanuel.kure@beritasatumedia.com)

JAKARTA, investor.id - Operator telekomunikasi seluler XL Axiata menjajaki binsis jaringan Narrow Band Internet of Things (NB-IoT). Pada tahap awal, perseroan mengumumkan kehadiran jaringan NB-IoT di 31 kota dan kabupaten di wilayah Indonesia. Kehadiran jaringan ini diklaim sangat mendukung era Industri 4.0.

Ke-31 kota dan kabupaten di antaranya DKI Jakarta, Bogor, Bandung, Purwakarta, Majalengka, Cimahi, Cirebon, Tasikmalaya, Semarang, Yogyakarta, Surabaya, Malang, Mojokerto, Denpasar, Mataram, Medan, Binjai, Lhoksumawe, Lubuk Linggau, Padang, Pekanbaru, Batam, Tanjung Pinang, Bengkulu, Banjarmasin, Bontang, Palangkaraya, Samarinda, Pontianak, Makassar, dan Kendari. Jaringan NB-IoT akan terus dikembangkan hingga bisa menjangkau ke seluruh wilayah Indonesia.

Peluncuran jaringan NB-IoT dan layanan solusi IoT tersebut merupakan upaya XL Axiata melalui XL Business Solution yang bertujuan untuk memperkuat bisnis layanan dalam melayani pasar korporasi serta usaha kecil dan menengah (UKM) terhadap kebutuhan solusi IoT secara tuntas (end to end) dan disesauikan kebutuhan konsumen (customize).

Chief Enterprise & SME Officer XL Axiata Feby Sallyanto mengatakan, layanan jaringan NB-IoT memiliki masa depan yang cerah. Di era yang sudah serba terhubung dengan internet, kehadiran solusi NB-IoT akan menjadi kebutuhan di berbagai sektor, baik industri maupun masyarakat.

“Oleh karena itu, mulai saat ini, kami berusaha memperkuat ekosistemnya, sehingga layanan ini benar-benar akan memberikan solusi kepada para pengguna,” kata Feby di Jakarta, Rabu (25/9).

Menurut dia, di era Industri 4.0 yang merupakan kombinasi antara dunia siber, fisik, maupun pikologi, di dalamnya juga berkembang yang namanya IoT. Kehadiran IoT dinilai akan mengubah seluruh sektor kehidupan secara masif.

Sementara itu, sektor-sektor yang menjadi target NB-IOT yang dikembangkan oleh XL terdiri atas sektor pertanian (agriculture), manufaktur (manufacture), kesehatan (healthcare), kota pintar (smart city), energi (energy & utilities), serta gedung/perkantoran (building/office).

“Merespons hal tersebut, kami terus memperkuat ekosistemnya. Salah satunya dengan meluncurkan secara komersial penyediaan kartu perdana khusus NB-IoT, jaringan di 31 kota, dan solusi NB-IoT secara end to end dan customize yang bisa dimanfaatkan oleh seluruh ekosistem yang membutuhkan,” ujarnya.

Dalam menyediakan layanan tersebut, XL Axiata merangkul berbagai ekosistem pendukung, antara lain penyedia perangkat, platform, system security, perguruan tinggi dan institusi pendidikan terkait, serta komunitas yang memiliki minat melakukan riset dan pengembangan di bidang IoT untuk memanfaatkan jaringan NB-IoT.‬

“Semua komunitas itu kami rangkul, sehingga bisa menghasilkan solusi yang mampu menjawab setiap persoalan yang dihadapi di masyarakat,” jelas Feby.

Pengoperasian

Sementara itu, Head of IoT XL Axiata Brian Cakra menambahkan, secara teknis, jaringan NB-IoT secara prinsip kerjanya sama dengan teknologi seluler secara umum. Hal yang membedakannya, modul komunikasi yang ada pada perangkat IoT hanya dapat bekerja pada jaringan NB-IoT pada frekuensi 900 MHz (band 8).

Dengan menggunakan frekuensi yang rendah, jaringan NB-IoT berkemampuan Low Power Wide Area (LPWA). Artinya, daya yang digunakan perangkat untuk berkomunikasi dengan jaringan sangat kecil, namun cakupan jangkauannya sangat luas. Jaringan tersebut lebih efektif dan efisien dibandingkan dengan jaringan seluler lainnya untuk use case IoT yang tidak membutuhkan bandwidth besar.

“Dengan menggunakan NB-IoT, sebuah perangkat IoT juga dapat bertahan hingga 10 tahun dengan menggunakan baterai. Selain itu, perangkat pemancarnya dapat mencakup radius lebih dari 10 kilometer serta menggunakan infrastruktur telekomunikasi yang aman dan terintegrasi,” jelas Brian.

Dia juga mengungkapkan, jaringan NB-IoT milik XL Axiata didukung oleh penyedia perangkat telekomunikasi ternama, yakni Ericsson, Huawei, Cisco, dan beberapa perusahaan penyedia perangkat telekomunikasi lainnya.

Tidak hanya menyediakan layanan koneksi NB-IoT, XL Axiata melalui XL Business Solution juga menghadirkan solusi tuntas (end-to-end solution) berbasis teknologi NB-IoT sesuai dengan kebutuhan pelanggannya.

“Kami menyediakan solusi yang end to end solutions, sehingga dari sisi keandalan dan security dipastikan terjamin. Karena, kami sudah berpengalaman dalam memberikan layanan jaringan selama ini,” ungkap Brian.

Editor : Abdul Muslim (abdul_muslim@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN