Menu
Sign in
@ Contact
Search
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR DAILY


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com
Foto ilustrasi: id.up-wallpaper.com

Foto ilustrasi: id.up-wallpaper.com

13 Klub Bundesliga Hadapi Masalah Keuangan

Indah Handayani, Selasa, 7 April 2020 | 13:04 WIB

JAKARTA, investor.id – Dampak pandemic covid-19 memukul sendi-sendi ekonomi dunia, tak terkecuali sektor olahraga. Sebanyak 13 dari 36 tim di bawah naungan Bundesliga, seperti dikutip Forbes, berpotensi menghadapi masalah keuangan yang parah seandainya sepak bola tidak kembali digelar pada Mei mendatang.

Situasi tampaknya sangat genting terjadi di Bundesliga 2 atau pada divisi kedua. Tanpa ada pertandingan, tujuh klub mungkin tidak dapat membayar tagihan mereka pada akhir Mei. Dua klub lagi akan berpengaruh apabila pada akhir Juni mereka tidak menerima uang hak penyiaran.

Di divisi pertama, satu klub berada dalam situasi kritis. Tanpa pertandingan, tiga klub lagi bisa menghadapi ketidakpastian keuangan pada akhir Juni. Bahkan meskipun dengan kebijakan karyawan bekerja paruh waktu, situasi keuangan masih dalam posisi kritis.

Bundesliga adalah industri yang signifikan di Jerman. Sekitar 56 ribu orang dipekerjakan secara langsung atau tidak langsung oleh Deutsche Fußball Liga, yang merupakan badan pengelola divisi pertama dan kedua di Jerman. Seperti diberitakan sebelumnya, sepak bola Jerman bisa kehilangan di 770 juta euro dari uang hak siar seandainya liga tidak selesai.

Beberapa klub telah kembali berlatih. Bayern Munich kembali berlatih pada awal pekan ini, para pemain dilatih dalam kelompok berisikan empat ataupun lima orang. Itu adalah sesi pertama di Säbener Straße dalam tiga minggu terakhir. Sebelumnya, klub menggunakan sesi konferensi video untuk melatih pemain.

Tim lain juga telah kembali ke sesi pelatihan. Satu masalah adalah menemukan solusi pelatihan untuk semua klub. Setiap negara bagian di Jerman memiliki prosedur jarak atau social distancing yang berbeda, yang berarti beberapa klub diizinkan untuk berlatih dalam kelompok yang lebih besar daripada yang lain.

Werder Bremen, misalnya, adalah di antara yang terakhir diizinkan kembali ke lapangan karena Senat di Bremen tidak mengizinkan sesi pelatihan. Baru pada Senin (6/4) sore para pemain diizinkan untuk berlatih dalam kelompok kecil beranggotakan empat orang.

Dengan sesi pelatihan yang berlangsung di 18 klub, kemungkinan pertandingan pada Mei akan digelar kembali menjadi lebih besar. Tetapi banyak yang akan tergantung pada pemerintah Jerman. Untuk saat ini, lockdown dan aturan social distancing tetap berlaku sampai setelah liburan Paskah pada 20 April mendatang. (Forbes)

Sumber : Investor Daily

BAGIKAN