Menu
Sign in
@ Contact
Search
Menteri PPPA Yohana Susana Yembise (tengah) bersama dengan Deputi Partisipasi Masyarakat Kementerian PPPA Indra Gunawan (kiri), Rektor Universitas Pelita Harapan Jonathan L.Parapak (kedua dari kiri), Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Curtis J. Taylor (kanan), Pembina Yamakindo Marinus (kedua dari kanan) menghadiri Seminar Perempuan dan Kapabilitasnya di UPH, Lippo Village, Tangerang, Banten, Sabtu 7 September 2019. Seminar ini diselenggarakan BEM UPH bertujuan untuk memberikan solusi peningkatan perlindungan perempuan dan anak di Indonesia. Investor Daily / Emral Firdiansyah

Menteri PPPA Yohana Susana Yembise (tengah) bersama dengan Deputi Partisipasi Masyarakat Kementerian PPPA Indra Gunawan (kiri), Rektor Universitas Pelita Harapan Jonathan L.Parapak (kedua dari kiri), Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan Curtis J. Taylor (kanan), Pembina Yamakindo Marinus (kedua dari kanan) menghadiri Seminar Perempuan dan Kapabilitasnya di UPH, Lippo Village, Tangerang, Banten, Sabtu 7 September 2019. Seminar ini diselenggarakan BEM UPH bertujuan untuk memberikan solusi peningkatan perlindungan perempuan dan anak di Indonesia. Investor Daily / Emral Firdiansyah

UPH Gelar Seminar Perempuan dan Kapalibiltas

Senin, 9 September 2019 | 18:31 WIB
Mardiana Makmun (mardiana@investor.co.id)

JAKARTA, investor.id - Universitas Pelita Harapan (UPH) menggelar seminar ‘Perempuan dan Kapabilitasnya’ di UPH, Lippo Village, Tangerang, Banten, Sabtu (7/9/2019).

Seminar yang diselenggarakan BEM UPH dan bekerja sama dengan Yayasan Yamakindo ini bertujuan untuk meningkatkan kapabilitas perempuan sehingga dapat berkontribusi bagi peningkatan perlindungan perempuan dan anak di Indonesia.

Rektor Universitas Pelita Harapan Jonathan L.Parapak mengatakan seminar ini adalah inisiatif dari mahasiswa UPH. “Saya bersyukur ada inisiatif dari mahasiswa UPH untuk membicarakan perempuan. UPH sendiri mayoritas mahasiswanya adalah perempuan dan SDM-nya juga banyak perempuan, wakil saya juga perempuan,” kata Jonathan.

Pembina Yamakindo Marinus Gea menilai meskipun perempuan memiliki derajad tinggi, namun masih banyak yang mengalami ketertinggalan di berbagai bidang. “Dengan ketertinggalan ini, kita mengajak perempuan untuk maju bersama di berbagai bidang,” kata Marinus.

Kampus UPH
Kampus UPH

Hal senada dikatakan Menteri PPPA Yohana Susana Yembise. Yohana berpesan agar generasi muda, khususnya perempuan mengerti teknologi untuk meningkatkan kapasitasnya.

“Sudah banyak milenial perempuan berkarya. Saya mau permepuan maju ke tingkat internasional. Di industri 4.0 ini, perempuan harus menggunkan teknologi. Banyak pengusaha perempuan menggunakan teknologi untuk menjual produknya secra online. Dengan teknologi, perempuan juga harus mendapatkan pendidikan tinggi,” tegas Yohana.

Sementara itu, Direktur Rekatara Human Capital Development Okky Asokawati mengatakan, penghargaan kepada perempuan harus dimulai dari keluarga.

“Kita dan keluarga harus mendukung perempuan. Hal ini bisa dimulai dari keluarga, bagaimana ayah dan ibu memberikan kesempatan yang sama kepada anaknya, baik laki-laki maupun perempuan. Kalaupun ada perbedaan tugas, itu karena pilihan, Tetapi ayah dan ibu harus memberikan apresiasi yang sama. Semua ini bertujuan agar anak perempuan tidak mendapat kekerasan dan mendapatkan kesetaraan,” tegas Okky.

Editor : Gora Kunjana (gora_kunjana@investor.co.id)

Sumber : Investor Daily

Baca berita lainnya di GOOGLE NEWS

BAGIKAN
×
×

Email

Password

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Email

Password


×

Nama

Email

Password

Ulangi Password


×

Pencarian


×

INVESTOR.id


Alamat Redaksi :
BeritaSatu Plaza 11th Floor, Suite 1102 Jl. Jend. Gatot Subroto Kav. 35-36 | Jakarta 12950

Telpon:
+6221-29957555 | Fax: +6221-5200072

Email:
subscription.services@beritasatumedia.com